Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Dari Ketahanan Pangan hingga Rumah MBR, Ini Fokus ATR/BPN pada 2027

×

Dari Ketahanan Pangan hingga Rumah MBR, Ini Fokus ATR/BPN pada 2027

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI dalam pembahasan penyesuaian RKA-K/L Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Singkatnya Gini...
  • Kementerian ATR/BPN menyiapkan program dan rencana anggaran Tahun Anggaran (TA) 2027 dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI untuk mendukung pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional.
  • Fokus kebijakan anggaran 2027 diarahkan pada penguatan kedaulatan pangan, sertifikasi tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), kemandirian energi dan air, serta penataan ruang berbasis mitigasi bencana.
  • Kementerian ATR/BPN berkomitmen menuntaskan konflik pertanahan, menjalankan redistribusi tanah, dan mempercepat legalisasi aset guna memberikan kepastian hukum sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Jakarta, Khazminang.id– Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempersiapkan program dan anggaran Tahun Anggaran (TA) 2027 untuk mendukung pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) penyesuaian RKA-K/L TA 2027 bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (31/08/2026).

“Untuk Program Kerja Prioritas Nasional, dukungan ATR/BPN mencakup kedaulatan pangan melalui perlindungan lahan pertanian dan Reforma Agraria, hingga secara khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah, legalisasi aset, serta fasilitasi bersama pemerintah daerah untuk memberikan kepastian hukum dan meningkatkan nilai ekonomi aset masyarakat,” ujar Dalu Agung Darmawan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Dalu Agung Darmawan menjelaskan, program dan anggaran Kementerian ATR/BPN pada 2027 diarahkan bukan hanya untuk mendukung pembangunan nasional, namun juga menjawab kebutuhan masyarakat. Jika dirincikan, rencana tersebut difokuskan untuk program ketahanan pangan, sertifikasi tanah bagi MBR, mewujudkan kemandirian energi dan air, penyediaan lahan bagi fasilitas pendidikan dan kesehatan, penguatan hilirisasi industri, pengembangan perumahan, serta penataan ruang berbasis ketahanan bencana. Untuk menjalankannya, Kementerian ATR/BPN menggunakan instrumen pertanahan dan tata ruang melalui legalisasi aset, pengadaan tanah, penataan ruang, serta redistribusi tanah.

Baca Juga:  12 OPD Pemprov Sumbar Terima Penghargaan Terbaik Pelaksanaan Reformasi Birokrasi

Lebih lanjut, untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi kemiskinan dan menguatkan ekonomi masyarakat, Kementerian ATR/BPN akan memberi dukungan melalui redistribusi tanah, legalisasi aset, serta pemberdayaan masyarakat. Sejalan dengan pengembangan tersebut, Kementerian ATR/BPN berkomitmen menyelesaikan konflik-konflik pertanahan agar bisa menciptakan kepastian hukum dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan aset serta kegiatan ekonominya.

“Kementerian ATR/BPN berkomitmen agar kebijakan pertanahan dan penataan ruang pada 2027 dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian prioritas pembangunan nasional dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Dalu Agung Darmawan.

Rapat bersama Komisi II DPR RI kali ini turut diikuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Dalam kesempatan ini, Dalu Agung Darmawan hadir dengan didampingi sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. (rel)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.