Padang, Khazminang.id โ Bank Rakyat Indonesia (BRI) selalu hadir di tengah masyarakat Sumatera Barat. Tak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga peduli pada warga terdampak bencana banjir dan longsor melalui aksi nyata pendampingan masyarakat di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Regional CEO (RCEO) BRI Padang, Riza Pahlevi menjelaskan, kehadiran BRI di lokasi bencana membawa misi keberlanjutan. Pihaknya tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan lalu pergi, melainkan berupaya hadir mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan.
“Kami menegaskan komitmen untuk hadir secara berkelanjutan dalam mendampingi saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Sumatera Barat. Di usia ke-130 tahun ini, BRI terus hadir melalui BRI Peduli sebagai wujud kolaborasi dalam kebaikan,” ujar Riza Pahlevi dalam siaran pers yang diterima, Kamis (8/1/2026) di Padang.
Selama empat hari, sejak Minggu (4/1/2026) hingga Rabu (7/1/2026), BRI mendirikan posko dan menyalurkan bantuan di Batu Busuk. Salah satu bantuan yang menjadi sorotan utama adalah pembangunan fasilitas air bersih. Infrastruktur ini dinilai krusial mengingat akses air bersih hingga saat ini masih belum lancar usai terputus akibat banjir.
“Kami juga melakukan pembangunan sumur bor yang diproyeksikan bisa memfasilitasi kebutuhan air bersih bagi 300 jiwa di kawasan tersebut. Harapannya, fasilitas ini bisa bermanfaat jangka panjang,” jelas Riza.

Riza menjelaskan, pergerakan ini melibatkan kolaborasi solid seluruh sumber daya BRI di antara Tim Elang Relawan BRI Peduli, tenaga medis, dan relawan setempat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh tenaga medis dari RS Bunda serta relawan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI.
Ketua Tim Elang Relawan BRI Pusat bersama Tim Elang Padang dan jajaran BRI Peduli Region 3 Padang, juga turun langsung memantau distribusi bantuan.
“Bersama Tim Elang Relawan BRI Peduli, kami bergerak menyalurkan bantuan logistik, menggelar doa dan muhasabah, serta menyediakan layanan cek kesehatan. Karena bagi BRI, kepedulian adalah tindakan nyata untuk memulihkan harapan masyarakat,” tambah Riza.
Bantuan yang disalurkan mencakup 250 paket sembako dan 250 bungkus makanan siap saji untuk kebutuhan mendesak warga. Selain itu, layanan pemeriksaan kesehatan gratis digelar untuk memastikan kondisi fisik warga tetap prima pascabencana. Tak lupa, kegiatan doa bersama dilakukan sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual.
Total penerima manfaat dari seluruh rangkaian kegiatan di Posko Batu Busuk ini mencapai 300 orang. Sinergi antara korporasi, relawan, dan tenaga medis ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Batu Busuk pascabencana. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






