Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Mahasiswa KKN Unand Ajarkan Petani Tanjuang Baringin Bikin Biopori

×

Mahasiswa KKN Unand Ajarkan Petani Tanjuang Baringin Bikin Biopori

Sebarkan artikel ini

Lubuk Sikaping, Khazminang.id – Serangkaian program kerja yang dirancang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas Padang 2026 didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Misnar Syam, SH, MH di Nagari Tanjuang Baringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mendapat sambutan antusias masyarakat.

Program yang diusung intelektual muda ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya membuat biopori dengan menggandeng Kelompok Tani Bina Tikalak pada Selasa, 20 Januari 2026. Biopori dapat mencegah penggunaan pestisida dan mengurangi limbah sampah organik.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Petani setempat belum terbiasa dengan biopori. Kehadiran mahasiswa KKN dengan bekal yang diperoleh selama perkuliahan berbagi ilmu pertanian tentang biopori petani untuk pelestarian lingkungan dan peningkatan hasil pertanian,” terang Dr. Misnar Syam, SH, MH yang juga dosen Fakultas Hukum Unand kepada wartawan, Kamis (29/01/2026).

Dr. Misnar Syam, SH, MH membimbing 23 mahasiswa KKN Unand tahun 2026 yang ditempatkan di Nagari Tanjuang Baringin. Mereka berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Unand dan menjalani masa pengabdian masyarakat selama 35 hari dan akan berakhir pada Sabtu (07/02/2026) mendatang.

Baca Juga:  Dharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi Peringati Puncak Acara HUT ke 26 Tahun 2025

Dikatakan, ketika para mahasiswa menjelaskan manfaat dan kegunaan biopori bagi pertanian, sebanyak 10 anggota Kelompok Tani Bina Tikalak langsung tertarik dan segera menetapkan titik lokasi untuk pembuatan resapan biopori, yaitu di sekitar kebun pisang dan kebun cabai.

Masyarakat setempat mengandalkan perekonomian keluarga dari bertani. Mereka memiliki lahan pertanian yang luas dan umumnya di tanami pisang, cabai, tomat, jagung dan tanaman lainnya.

“Sebagai percontohan, mahasiswa membuat resapan biopori di sekitar kebun pisang dan kebun cabai, berupa lubang dengan kedalaman sekitar 60 cm,” terang Misnar Syam.

Biopori adalah lubang vertikal berdiameter kecil yang dibuat di tanah untuk meningkatkan daya resap air hujan, mencegah genangan dan banjir, serta mengolah sampah organik menjadi kompos alami. Secara keseluruhan adanya biopori ini dapat menyuburkan tanah dan menjaga keseimbangan air tanah dengan memanfaatkan aktivitas cacing dan mikroorganisme tanah.

“Metode biopori juga menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah organik skala rumah tangga dengan teknologi sederhana, berbiaya murah, mudah diaplikasikan oleh setiap orang,” kata salah seorang mahasiswa KKN Unand, Roby Irwansyah.

Baca Juga:  Linda Oktavianti Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Pengajian Al-Hidayah Sumbar

Robu juga mengungkapkan rasa bahagianya menjalani masa-masa pengabdian kepada masyarakat tersebut. Momen KKN adalah pengalaman hidup yang tak akan pernah terlupakan. Apalagi ketika keberadaan mereka disambut hangat oleh masyarakat setempat dan selalu didukung dalam pelaksanaan program kerja selama KKN.

“Momen KKN juga menjadi ajang bagi kami dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang diperolehnya dibangku kuliah secara nyata di lapangan,” terangnya.

KKN TANJUANG BARINGIN REGULER I UNIVERSITAS ANDALAS 2026

No. Nama Fakultas
1. Roby Irwansyah Fakultas Hukum
2. Parisa Silvani Fakultas Teknologi Pertanian
3. Kamilatul Fauzanah Fakultas Kedokteran
4. Adinda Pratiwi Fakultas MIPA
5. Aliyah Aisyah Rasyid Fakultas Ilmu Budaya
6. Aqsya Dila Fakultas Hukum
7. Nafhah Aysarahmi Fakultas Teknik
8. Viky Hidayat Fakultas Pertanian
9. Resti Andriani Fakultas Ekonomi dan Bisnis
10. Rizki Putra Wardhana Fakultas Peternakan
11. Aulia Ramanita Putri Fakultas Pertanian
12. Jihan Salwa Nazifa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
13. Salfha Azza Ulya Fakultas Farmasi
14. Divia Zusali Fakultas Ilmu Budaya
15. Nia Ramadhani Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
16. Hafidz Al-Faruq Fakultas Ekonomi dan Bisnis
17. Muhammad Hafizh Hawari Fakultas Teknik
18. Najwa Sabyla Yelzi Fakultas Peternakan
19. Sofiana Kemal Fakultas Kedokteran
20. Ghibna Fardan Dana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
21. Aisyah Hidayahtullah Fakultas Kedokteran
22. Zakiyanisa Zulkaham Fakultas Keperawatan
23. Nadya Andriani Fakultas Pertanian
Baca Juga:  11 Remaja Pelaku Tawuran Diserahkan Warga ke Satpol PP Padang

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.