Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Satpol Air Polres Pasbar Evakuasi Warga dari Perkebunan Sawit

×

Satpol Air Polres Pasbar Evakuasi Warga dari Perkebunan Sawit

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Simpang Empat, Khazminang.id– Sedikitnya 70 orang warga yang terjebak banjir di perusahaan kelapa sawit PT. BMC Kec. Sungai Beremas, Kab. Pasaman Barat, dievakuasi oleh jajaran Satuan Polisi Air Polres Pasaman Barat bersama-sama dengan nelayan dan warga sekitar lokasi.

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Air Polres Pasaman Barat, AKP Afjon mengatakan, evakuasi terhadap 70 orang warga yang berada di kawasan itu mendesak untuk dilakukan, mengingat debit air yang terus meningkat, karena hujan yang tak kunjung reda hingga Kamis petang.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel
MELAWAN derasnya arus sungai saat proses evakuasi berlangsung. IST

“Kita menggunakan tiga kapal nelayan tradisional untuk mengevakuasi warga menuju Dermaga Air Bangis, Sungai Beremas,” kata Afjon, Kamis (27/11).

Saat proses evakuasi berlangsung, ketinggian air di kawasan pemukiman warga di sekitar PT. BMC itu ujar Afjon, sudah mencapai satu meter lebih. Selain merendam rumah, warga yang terkepung juga sudah bisa lagi beraktifitas dan mulai kesulitan untuk menyelamatkan diri.

“Warga yang terjebak berada di divisi 3 dan 4 itu, pada umumnya merupakan karyawan PT. BMC,” sebut Afjon.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kota Bukittinggi H. Syaiful Efendi,Lc.M.A. Berikan Materi Pesantren Ramadhan 1446 H / 2025 M
PROSES evakuasi warga saat tiba di dermaga Sungai Beremas. IST

Diakui, ketinggian air disertai hujan deras yang tak henti mengguyur Kab. Pasaman Barat, membuat proses evakuasi berlangsung cukup dramatis dan menantang. Namun berkat sinergi dan kerjasama seluruh personil Satpol Air bersama-sama dengan nelayan setempat, seluruh warga berhasil diselamatkan.

“Kita imbau seluruh masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai dan pantai, agar untuk sementara waktu mencari tempat yang aman,” imbau Afjon. Ryan Syair

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.