Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
DaerahKomunitas

Jembatan Gantung di Kenagarian Aur Begalung Direhab, Masyarakat Setempat Apresiasi Pemkab Pesisir Selatan

×

Jembatan Gantung di Kenagarian Aur Begalung Direhab, Masyarakat Setempat Apresiasi Pemkab Pesisir Selatan

Sebarkan artikel ini
Wali Nagari Aur Begalung, Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Musrial saat meninjau jembatan gantung yang sedang direhabilitasi

Painan, Khazminang.id – Masyarakat Kenagarian Aur Begalung, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat yang telah melakukan rehabilitasi jembatan gantung di daerah itu.

Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Batang Bayang itu, mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan, merupakan salah satu sarana penyeberangan utama bagi warga untuk menuju lahan pertanian di nagari tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang telah memperhatikan (rehabilitasi) kondisi jembatan ini, karena ini satu-satunya tempat penyebrangan kami menuju lahan pertanian,” kata salah seorang warga setempat, Budi Hartono, pada Khazminang.id, Selasa (25/11/2025).

Budi mengungkapkan, kondisi jembatan itu kerap membahayakan, ketika dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki terutama pada saat musim hujan.

“Jembatan ini jalur utama distribusi. Dengan perbaikan jembatan ini tentunya masyarakat tidak was-was lagi dan lebih mudah mengangkut hasil pertanian,” ujarnya. 

Karena ini menjadi akses vital dan itu tidak hanya bagi masyarakat di nagari di sini saja, tambah Budi Hartono, namun juga termasuk bagi masyarakat nagari (Kenagarian Talaok) tetangga.

Baca Juga:  Diduga Simpangkan Dana Desa, Kantor Inspektorat Kabupaten Pesisir Selatan Digeledah Tim Penyidik Kejaksaan Setempat

Sementara, Wali Nagari Kenagarian Aur Begalung, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Musrial mengatakan, jembatan itu pertama dibangun pada tahun 2004, dengan panjang 115 meter dan lebar lebih kurang 2 meter menggunakan dana PNPM yang mengalami kerusakan akibat dimakan usia.

“Perbaikan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani karena urat nadi pergerakan hasil tani,” jelas Musrial. 

Saat membawa hasil panen, ulasnya, warga kesulitan dan menimbulkan kekhawatiran keselamatan karena kondisi jembatan yang sudah tidak layak. Dengan rehabilitasi ini, pihaknya berharap distribusi hasil tani bisa lebih lancar dan aman.

Ia menyampaikan, atas pemerintah nagari mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten atas rehabilitasi jembatan gantung yang menjadi akses vital bagi masyarakat, khususnya para petani, disebabkan jembatan tersebut merupakan urat nadi bagi petani dalam membawa hasil panennya

“Kami atas nama pemerintah Nagari Aur Begalung mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten yang telah merespons kebutuhan masyarakat,” tuturnya. 

Dijelaskan, rehabilitasi jembatan gantung ini sangat penting bagi mobilitas warga, terutama petani yang setiap hari melintas untuk mengangkut hasil pertanian.

Baca Juga:  Bupati Pesisir Selatan Ajak Calon Wali Nagari dan Pendukungnya Jadikan Kekeluargaan Pilwana Sebagai Dasar Berkompetisi

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kabupaten Pesisir Selatan, Fahrezi Eka Siska mengatakan dalam melakukan rehabilitasi jembatan tersebut pemerintah setempat mengalokasikan lebih kurang Rp400 juta melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Pekerjaan itu, kata Eka, difokuskan pada pergantian lantai kayu seluruhnya dengan lantai plat baja motif kembang, plat buhur dudukan diagonal dan skor kaku, penambahan gelagar memanjang (besi unp) serta pengecatan ulang,

“Pekerjaan ini ditargetkan selesai paling lama sampai akhir tahun ini,” kata dia saat dihubungi Khazminang.id.

Eka menambahkan, bahwa rehabilitasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur penunjang sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat petani.

Perbaikan jembatan itu diharapkan dapat memperlancar akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat di nagari tersebut.

“Pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki dan membangun infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat. Dan memastikan infrastruktur para petani tetap layak dan aman,” ujarnya. (Milhendra Wandi)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.

Baca Juga:  LDK OSIS di Pariaman Disambut Antusias, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Soroti Maraknya Perilaku Menyimpang



Headline

“Bangsa yang terlalu sibuk mencetak pekerja mungkin akan berhasil membangun industri tetapi belum tentu berhasil membangun peradaban.” Ada sebuah zaman…