Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Sumbar Luncurkan Satu Data Bencana, Akses di dashboardbencana.sumbarprov.go.id

×

Sumbar Luncurkan Satu Data Bencana, Akses di dashboardbencana.sumbarprov.go.id

Sebarkan artikel ini

Padang, Khazminang.id – Akhirnya Sumatera Barat memiliki Satu Data Bencana (SDB). Data ini dapat diakses publik pada laman dashboardbencana.sumbarprov.go.id dan disajikan secara terpilah serta sangat responsif gender.

Diharapkan SDB ini mengakhiri permasalahan yang kerap timbul akibat data yang berbeda atau terjadi duplikasi, seperti jumlah korban atau kerusakan akibat bencana yang berbeda di antara para pemanggu kepentingan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Perbedaan data kebencanaan yang terjadi selama ini, tak hanya membingungkan para jurnalis yang membuat berita, tetapi akan mempengaruhi kebijakan yang diambil pemerintah daerah dalam penaggulangan bencana.

Perbedaan data berdampak negatif pada pengelolaan respons darurat, alokasi sumber daya yang tidak tepat, penilaian risiko yang keliru, dan kebijakan mitigasi yang tidak efektif, yang semuanya dapat memperburuk kerugian dan memperlambat pemulihan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumbar, Benny Yansukral mengatakan, SDB ini merupakan inisiatif BNPB, UNWoman dan United Nations Population Fund (UNFPA) dan dalam pelaksanaannya melibatkan 35 OPD baik sebagai pengarah, coordinator, wali data maupun sebagai produsen data bencana.

Baca Juga:  Andi Putra Jelaskan Aspirasi Warga Masyarakat Pada Reses Perorangan Dapil Mandiangin Koto Selayan

“Dengan adanya forum dan sistem satu data, diharapkan penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan baik, cepat dan tepat untuk masyarakat,” kata Benny mewakili Kalaksa BPBD Sumbar saat Pengukuhan Forum dan Pengenalan Sistem Satu Data Bencana, Selasa (25/11/2025) di Auditorium Gubernuran Sumbar.

Pemprov Sumbar luncuran satu data bencana.

Asisten Representatif UNFPA Indonesia, Verania Andria dalam sambutan memberikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar dalam berkolaborasi mewujudkan SDB. Ini adalah yang pertama di Indonesia dan tentu SDB ini akan menjadi model bagi provinsi lainnya di tanah air.

“Kita bangun sistem data bencana yang koheren dan terpilah, seperti berdasarkan jenis kelamin, usia, lokasi atau kelompok disabilitas. Dengan demikian, data disajikan dengan sangat jelas,” tegasnya.

SDB ini bukan sekedar platform digital. SDB yang terkoneksi dengan BNPB ini menyajikan  kondisi bencana secara real time dan menyeluruh, memudahkan Pemprov Sumbar maupun Pemkab/Pemko mengambil keputusan cepat, akurat dan berbasis data. Dan juga SDB mendukung pemetaan wilayah terdampak, penyaluran logistisk hingga perencanaan rehabilitasi.

Sementara Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi mengatakan, SDB ini merupakan capaian penting bagi Sumbar. Sistem SDB ini diharapkan mampu menyajikan kejadian bencana secara terstruktur dan terverifikasi, mampu menyatukan data lintas OPD dan juga Pemkab/Pemko untuk menghindari duplikasi data atau yang tidak sinkron.

Baca Juga:  Kota Bukittinggi di Liburan Sekolah Dibanjiri Pengunjung Dari Berbagai Daerah

“Selain itu, SDB ini juga sebagai fasilitasi analisi dengan cepat serta menjadi kebijakan utama untuk menyusun dokumen perencanaan daerah,” katanya. (devi)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.