Padang, Khazminang.id– Lurah Batu Gadang, Kec. Lubuk Kilangan, Syafardi mengatakan kondisi kantornya sudah tak layak untuk ditempati. Selain sebagian besar kusen pintu dan jendela yang sudah hancur dimakan rayap, bagian atap bangunan juga sudah banyak mengalami kebocoran.
“Sebenarnya kita sudah berulangkali mengajukan permohonan untuk renovasi dan perbaikan. Namun proses itu terkendala status tanah,” kata Syafardi di hadapan Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Yusri Latif, S.HI saat bertandang ke kantornya, Rabu (29/10).
Dikatakan, bangunan kantor Lurah Batu Gadang saat ini, berdiri di atas lahan milik ulayat nagari dengan status hak pakai. Jika pihak nagari mau menghibahkan, maka berpeluang besar untuk dilakukan renovasi total, atau pembangunan baru.
“Kita juga sudah coba melobi pihak nagari. Namun masih belum ada titik temu dan kesepakatan soal itu (hibah),” kata Syafardi.
Meskipun demikian, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah mengajukan permohonan bantuan kepada PT. Semen Padang. “Semoga segera terealisasi dan bisa menjadi solusi cepat untuk mengatasi kondisi saat ini,” ujarnya.
Merespon itu, Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif, ikut mendorong agar pemerintah daerah turut serta dalam memfasilitasi tercapainya permufakatan dengan pihak nagari. Sehingga wacana renovasi dan pembangunan kantor lurah bisa pula segera terwujud.
“Secara pribadi dan kelembagaan, nanti saya juga akan coba mencarikan jalan keluarnya bersama pemerintah daerah dan OPD terkait,” kata Latif.
Diketahui, Kelurahan Batu Gadang sendiri adalah salah satu kelurahan yang berada di Kec. Lubuk Kilangan. Kelurahan ini pernah ditetapkan sebagai salah satu kampung tematik dengan ikon atau tema utama kerajinan daur ulang sampah dan 1.000 keripik.
Selain unggul dengan program tematik daur ulang sampah dan 1.000 keripik, di Batu Gadang juga terdapat ratusan UMKM yang bernaung di bawah kelompok Usaha Penambahan Pendapatan Keluarga (UP2K), dengan aneka hasil produksi. Seperti kerajinan rajutan, akrilik, aneka makanan kecil dan berbagai hasil produk kerajinan dari proses daur ulang limbah. Irfan
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






