Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Juara Umum JOTA JOTI Competition ke 1 Tahun 2025

×

SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Juara Umum JOTA JOTI Competition ke 1 Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Anggota Pramuka SMK Kesehatan Prima Nusantara sebagai juara umum foto bersama Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., Ketua dan pengurus Orari lokal Bukittinggi Agam

Bukittinggi, khazminang.id- Perkembangan teknologi semakin bersilancar sekarang ini, jika tidak mengikutinya, maka akan tertinggal dalam ilmu pengetahuan. Apa pun ilmu pengetahuan itu yang bersifat positif harus dipelajari agar mendapatkan saripati ilmu tersebut dan menambah wawasan ilmu pengetahuan.

Seperti halnya siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi yang tergabung menjadi anggota Pramuka, dengan tekun mempelajari ilmu pengetahuan kepramukaan termasuk ilmu pengetahuan teknik perangkat gelombang radio amatir dan digitalisasi.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Diketahui Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap anggota Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki berkecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan.

Mira Susanti, S.SiT, Bd, M.M, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) juga sebagai Kepala SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi yang selalu memberikan bimbingan dan arahan kepramukaan kepada anggota Pramuka di sekolah, begitu juga, Despajri, S.E, M.M, sebagai Pembina Pramuka dan Eka Oktriano sebagai pelatih pramuka.

Pada kegiatan Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI) Competition ke 1 tahun 2025 yang diadakan Kwartir cabang (Kwarcab) XIII Gerakan Pramuka Kota Bukittinggi di Bumi Perkemahan Pramuka tepatnya di Kelurahan Bukit Apit Puhun Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi, dari tanggal 17 hingga 19 Oktober 2025 diikuti ratusan anggota Pramuka Penegak tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Baca Juga:  AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

Anggota Pramuka SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi turut serta dan mengikuti semua perlombaan yang diadakan, yaitu perlombaan Fox Hunting (mencari lokasi yang memancarkan signal radio), diikuti sebanyak 5 orang dengan peralatan HT, Antena Yagi/Moxon Poratable dan alat tulis dengan waktu 60 menit, Slalom Test (mencari signal radio yang dipancarkan) diikuti sebanyak 5 orang dengan peralatan HT, Antena Yagi/Moxon Poratable.

Selain itu juga diperlombakan Slow Scan Television (SSTV) diikuti sebanyak 3 orang dengan peralatan HT VHF/UHF (direkomendasikan Dual Band), Handphone Android, aplikasi Robot 36 (tersedia di Google Play Store) dan alat tulis. Peserta mampu menjawab gambar secara jarak jauh menggunakan bandwidth. Sedangkan Contenous Wave (Kode Morse) peserta mampu menjawab nada morse dan dicatat pada kertas jawaban.

Tak kalah menariknya lomba perakitan antena hygen dengan waktu 60 menit, diikuti 3 orang. perakitan antenna hygen ini mulai dari awal sampai terpasang dengan sempurna dan diuji oleh panitia memakai standing Wave Ratio (SWR) alat untuk mengukur rasio gelombang berdiri pada sistem antena radio.

Dalam semua jenis perlombaan tersebut, SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi berhasil mengungguli peserta sekolah lainnya dengan tampil sebagai juara umum dengan meraih juara 1 lomba perakitan antena dan juara 1 lomba CW dan SSTV. Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis,S.TP menyerahkan trophy kepada SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi.

Baca Juga:  Majelis Hakim Nasional Dari Jakarta Sebanyak 13 Orang Untuk Penilaian Peserta Lomba MTQ ke 41 Tahun 2025 Provinsi Sumbar di Kota Bukittinggi

Dikatakan Ibnu Asis, kepada seluruh peserta lomba, baik yang berhasil menjadi juara maupun yang belum mendapatkan hasil terbaik, saya ucapkan selamat dan terima kasih atas semangat, sportivitas, dan partisipasinya. Ingatlah bahwa yang terpenting bukan hanya kemenangan, tetapi pengalaman, kebersamaan, dan nilai-nilai kepramukaan yang kita pelajari selama kegiatan berlangsung. Kata Ibnu Asis.

Anggota Pramuka SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi saat mengikuti lomba Fox Hunting

Tim Pramuka SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi sebanyak 14 orang (7 putra dan 7 putri) didampingi 2 orang pembina (1 putra dan 1 putri).

Dhaffa Almubaraq kelas 12 Farmasi, Hilya Turrahmah Lubis kelas 11 Farmasi dan Kuntum Khaira Ummah kelas 11 Farmasi, dalam lomba perakitan antena berhasil menyelesaikan perakitan antena dengan waktu 20 menit dan sempurna sewaktu diuji panitia. Ini membuktikan bahwa anggota Pramuka SMK Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi bisa terampil dalam bidang peralatan radio amatir. Tentunya berkat bimbingan dan arahan Kamabigus Pembina Pramuka dan Pelatih Pramuka.

Dhaffa Almubaraq kelas 12 Farmasi, mengatakan dasarnya dalam suatu pekerjaan, adalah kekompakan dan kebersamaan dalam menyelesaikan pekerjaan. Apalagi pada lomba perakitan antena ini bisa membangun kebersamaan dengan adik-adik kelas.

Baca Juga:  Penilaian Dewan Pers, IKP Sumbar Peringkat ke-34 Nasional

Perakitan antena ini adalah hal yang baru dan juga baru kali pertama mengikutinya, karena sebelumnya tidak mengetahui cara perakitan antena dan juga di sekolah tidak ada pengetahuan cara perakitan antena. Karena belum pernah menyolder dan baru pertama kali memegang alat solder, jadi sewaktu menyolder kabel antena sedikit grogi, ini kendalanya.

Pada kegiatan JOTA JOTI Competition ke 1, mendapatkan pengalaman yang banyak, sebab ikut semua jenis perlombaan dan dapat pula bersilaturahmi dengan teman-teman pramuka lainnya, ucap Dhaffa putra asal dari Jambi.

Hilya Turrahmah Lubis kelas 11 Farmasi, putri asal Pasaman Barat, menjelaskan dengan mengikuti kegiatan JOTA JOTI Competition ke 1 tahun 2025, dapat mempelajari ilmu baru yaitu perangkitan antena. Biasanya meracik obat kini merakit antena seperti orang teknik, karena hal ini tidak ada hubungannya. Dan yang menariknya adalah kekompakan dan kebersamaan dalam satu tim.

Sedangkan Kuntum Khaira Ummah kelas 11 Farmasi, mengatakan, baru kali pertama mengikuti lomba perakitan antena. Keikutsertaan menjadi anggota Pramuka, karena menjadikan kedisplinan diri dan dapat mengenal lebih luas pertemanan dengan anggota Pramuka sekolah lainnya, kata Kuntum Khaira Ummah putri asal Padang Panjang. (Iwin SB)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.