Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
PolitikSeni & Budaya

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Berharap Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

×

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Berharap Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri bersama para ninik mamak saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Peran Ninik Mamak dan Bundo Kanduang dalam Pendampingan Keluarga dan Calon Pengantin
Singkatnya Gini...
  • Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman membuka bimbingan teknis peningkatan kapasitas ninik mamak dan bundo kanduang dalam pendampingan keluarga serta calon pengantin.
  • Keterlibatan tokoh adat dinilai krusial dalam membangun ketahanan keluarga, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan menanamkan nilai-nilai luhur Minangkabau.
  • Program yang bersumber dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sumbar ini bertujuan memperkuat peran tokoh adat demi mencetak generasi penerus yang berkarakter dan bermartabat.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazmimang.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP. menegaskan, ketahanan keluarga tidak hanya dibangun dari komitmen suami dan istri, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan, nilai-nilai adat, serta bimbingan para tokoh yang dihormati masyarakat. 

“Di Minangkabau, peran ninik mamak dan bundo kanduang menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga dan membentuk generasi yang bermartabat,” tegas Evi Yandri saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas dan Peran Ninik Mamak dan Bundo Kanduang dalam Pendampingan Keluarga dan Calon Pengantin di salah satu hotel di Kota Padang, baru-baru ini.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Dikatakan, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan ninik mamak dan bundo kanduang dalam mendampingi keluarga, terutama pasangan yang sedang mempersiapkan diri memasuki kehidupan pernikahan. Pembekalan tersebut diharapkan membantu calon pengantin memahami pentingnya kesiapan membangun rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan berketahanan.

Menurutnya, pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga mempertemukan dua keluarga dengan latar belakang, kebiasaan, dan tanggung jawab yang harus dijalani bersama.

Baca Juga:  Galodo Hantam Arosuka, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Imbau Warga Jauhi Zona Rawan Bencana

Karena itu, pendampingan dari orang-orang yang memahami nilai adat dan kehidupan bermasyarakat dapat menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika rumah tangga.

Dalam tatanan adat Minangkabau, terangnya, ninik mamak memiliki peran dalam membimbing kemenakan, sedangkan bundo kanduang menjadi figur penting dalam keluarga dan pewarisan nilai-nilai kehidupan. 

“Keterlibatan keduanya diharapkan mampu memperkuat komunikasi, menanamkan tanggung jawab, serta menjaga nilai-nilai luhur adat dalam kehidupan keluarga,” tukuknya.

Bimtek ini juga merupakan bagian dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Evi Yandri Rajo Budiman sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat. Program tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap penguatan peran tokoh adat dalam kehidupan sosial, khususnya dalam membangun keluarga yang siap menghadapi tantangan zaman.

Penguatan kapasitas para tokoh adat menjadi penting agar pendampingan terhadap keluarga dan calon pengantin dapat berjalan lebih terarah. Dengan pemahaman yang semakin baik, ninik mamak dan bundo kanduang diharapkan dapat menjadi mitra keluarga dalam menanamkan nilai saling menghormati, tanggung jawab, dan kebersamaan.

Lebih jauh, keluarga yang harmonis diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang berkarakter, menghargai adat, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Sinergi antara keluarga, tokoh adat, dan masyarakat pun menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai Minangkabau di tengah perubahan zaman.
Melalui kegiatan ini, pesan yang ingin ditegaskan adalah bahwa ketahanan keluarga merupakan tanggung jawab bersama. Ketika ninik mamak dan bundo kanduang menjalankan perannya dengan baik, nilai adat dapat terus hidup dalam keluarga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Adat kuat, keluarga hebat, generasi bermartabat. (*) 

Baca Juga:  Reses, Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Tinjau Pembangunan Jalan Usaha Tani di Kampung Pisang Rao Selatan

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.