Bukittinggi, Khazanah — Musyawarah Kota (Muskot) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi dibuka, Sabtu (3/10/2026) pagi, di Hotel Campago Bukittinggi. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Bukittinggi yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan, Ramli Andrian, SKM, MKM.
Muskot diikuti pengurus PMI Kota Bukittinggi, pengurus tingkat kecamatan, serta perwakilan relawan. Selain menjadi forum untuk menentukan kepengurusan PMI Kota Bukittinggi periode berikutnya, Muskot juga menjadi momentum mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan selama lima tahun terakhir.
Ketua PMI Kota Bukittinggi periode 2021–2026, H. Chairunnas, mengatakan Muskot tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengganti kepengurusan. Forum tersebut, menurut dia, juga penting untuk melihat kembali berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah PMI Bukittinggi ke depan.
“Muskot ini tidak sekadar untuk mengganti pengurus, tetapi juga menjadi cermin terhadap apa yang sudah kita lakukan selama lima tahun sebelumnya. Dari evaluasi itu, kita jadikan tumpuan untuk membawa PMI Bukittinggi menjadi organisasi yang semakin profesional dan tangguh di masa depan,” kata Chairunnas.
Wali Kota Bukittinggi melalui Kepala Dinas Kesehatan Ramli Andrian menyampaikan apresiasi terhadap peran PMI, terutama dalam memenuhi kebutuhan darah bagi rumah sakit dan masyarakat.
Menurutnya, sebagai salah satu kota tujuan wisata di Sumatera Barat, keberadaan PMI memiliki arti penting dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kemanusiaan di Bukittinggi.
“Sebagai Kota Wisata, PMI sangat berarti keberadaannya bagi masyarakat kota ini. Kami mengakui, berkat PMI dan Unit Donor Darah (UDD)-nya, enam rumah sakit di Bukittinggi tidak pernah mengeluhkan kekurangan darah. Kebutuhan darah terus didukung oleh PMI Bukittinggi,” ujar Ramli saat membacakan sambutan Wali Kota.
Pemerintah Kota Bukittinggi, lanjutnya, juga memberikan perhatian terhadap PMI melalui dukungan dana hibah yang bersumber dari APBD.
Untuk tahun anggaran 2027, PMI Kota Bukittinggi telah mengajukan permohonan dana hibah sebesar Rp1,5 miliar.
“Tahun 2027 PMI Bukittinggi mengajukan permohonan dana hibah sebesar Rp1,5 miliar. Insya Allah, kita akan mencoba dan berusaha memenuhinya,” katanya.
Bukittinggi Masuk 10 Kota Penuhi Kebutuhan Darah
Ramli juga menyampaikan bahwa Kota Bukittinggi pernah memperoleh penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai salah satu dari 10 kota di Indonesia yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan darah.
“Bukittinggi memperoleh penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai salah satu dari 10 kota di Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan darah. Itu berkat PMI,” ujarnya.
Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara PMI, UDD, rumah sakit, tenaga kesehatan, pendonor darah, relawan, dan masyarakat.
Terbaik di Sumbar
Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, H. Aristo Munandar, mengatakan PMI Kota Bukittinggi termasuk salah satu PMI kabupaten/kota yang dinilai memiliki kinerja baik di Sumatera Barat.
Menurut Aristo, salah satu kekuatan PMI Bukittinggi adalah keberadaan UDD yang tidak hanya melayani kebutuhan rumah sakit di Kota Bukittinggi, tetapi juga rumah sakit di kawasan sekitar atau hinterland.
“UDD-nya saja melayani sekitar 20 rumah sakit, termasuk rumah sakit di kawasan hinterland. Dalam berbagai kejadian bencana di Sumatera Barat, relawan PMI juga terlihat turun ke lapangan memberikan bantuan. Terima kasih kepada PMI Bukittinggi,” kata Aristo.
Ia menegaskan, PMI Provinsi Sumatera Barat tidak akan ikut menentukan siapa yang akan memimpin PMI Kota Bukittinggi untuk periode mendatang.
“Siapa pun yang terpilih, PMI Provinsi tidak ikut menentukan. Semua terserah peserta Muskot,” ujar Aristo.
Dengan demikian, Muskot PMI Kota Bukittinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga merumuskan arah organisasi untuk lima tahun mendatang, termasuk penguatan pelayanan donor dan distribusi darah, peningkatan kapasitas relawan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi kedaruratan dan bencana. (Eko/Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






