Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Daerah

Padang Panjang Terima Dividen Bank Nagari Rp7,18 M

×

Padang Panjang Terima Dividen Bank Nagari Rp7,18 M

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi AI
Singkatnya Gini...
  • Pemerintah Kota Padang Panjang menerima dividen tahun buku 2025 dari Bank Nagari sebesar Rp7,18 miliar untuk memperkuat kapasitas fiskal dan pembiayaan pembangunan daerah.
  • Bank Nagari turut menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) senilai Rp120 juta yang dialokasikan khusus untuk mendukung operasional dan peningkatan mutu pendidikan.
  • Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengapresiasi penyerahan dividen dan dana CSR tersebut sebagai wujud sinergi nyata perbankan daerah dalam memajukan kualitas sumber daya manusia.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang Panjang, Khazanah — Pemerintah Kota Padang Panjang menerima deviden Bank Nagari tahun buku 2025 sebesar Rp7.180.301.559. Dividen tersebut menjadi hak pemerintah daerah berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Nagari yang dilaksanakan pada Maret 2026.

Penerimaan dividen tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Bank Nagari kepada daerah sekaligus mencerminkan manfaat kepemilikan pemerintah daerah pada bank pembangunan daerah tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Bagi Pemko Padang Panjang, dividen dapat menambah kapasitas fiskal untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Deviden itu diserahkan oleh Pimpinan Cabang Bank Nagari Padang Panjang Handre Irviyandi usai upacara HUT RI 17 Agustus 2026 di Bancah Laweh kepada Walikota Hendri Arnis.

Bersamaan dengan itu Bank Nagari juga menyerahkan dana CSR sebesar Rp120 juta untuk memberikan dukungan langsung terhadap sektor pendidikan.

Pimpinan Cabang Bank Nagari Padang Panjang Handre Irviyandi mengatakan dana CSR tersebut diperuntukkan mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan mutu pendidikan di sejumlah sekolah di daerah itu.

Baca Juga:  Tim Ahli DPRD Sumbar: Bank Nagari Agar Mampu Beri Nilai Tambah bagi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

“Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan bagi sekolah dalam menjalankan berbagai program peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.

Sementara Wali Kota Hendri Arnis mengapresiasi kontribusi Bank Nagari yang dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah, khususnya sektor pendidikan.

“Dukungan dari dunia usaha dan lembaga keuangan daerah memiliki arti penting dalam memperkuat program pemerintah, terutama ketika diarahkan pada kebutuhan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia mengatakan pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam menyiapkan generasi Padang Panjang yang berkualitas. Karena itu, kolaborasi pemerintah daerah dengan Bank Nagari diharapkan terus diperkuat dan diperluas.

“Sinergi antara pemerintah daerah dengan Bank Nagari tidak hanya berkaitan dengan aspek pembiayaan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya bersama mendorong pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Hendri, perkembangan Bank Nagari juga akan memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat melalui berbagai kontribusi yang disalurkan.

Sementara itu, Handre mengatakan penyaluran CSR merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumatera Barat.

Baca Juga:  Bank Nagari Serahkan Kartu E-Toll untuk Anggota DPRD Sumbar

“Bank Nagari merupakan bank milik masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, kami akan terus berjalan beriringan dengan pemerintah daerah dan berupaya memberikan kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian Bank Nagari karena peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dari keberlanjutan pembangunan daerah. (eko)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.