Padang-Menang, satu kata ini harus bisa diwujudkan Semen Padang kala menghadapi Persis Solo dalam melakoni lanjutan Super League di Stadion Manahan, Solo, Minggu 12 April.
Seri apalagi kalah dalam laga ke-27 ini, maka perjuangan Semen Padang untuk keluar zona degradasi akan semakin berat. Kondisi ini disadari pelatih kepala, Imran Nahumarury.
Kepala media jelang pertandingan, Mantan pelatih Malut United ini menyatakan, ini pertandingan sangat penting.Makanya, Apapun situasinya, hasil positif harus bisa diraih. “Menghadapi Persis ini adalah pertandingan sangat krusial, makanya, kami harus siap dari semua sisi, agar bisa meraih hasil positif,” ujar Imran.
Namun dalam laga penting ini, Kabau Sirah belum juga bisa turun dengan kekuatan terbaik, gelandang andalan, Wakaso masih belum bisa diturunkan dalam laga ini. Pemain asing ini masih mengalami cedera. Selain Wakaso, Semen Padang juga tidak bisa menurunkan dua pemain lokal, Irsyad Maulana dan Rosad Setiawan. Irsyad mengalami cedera, sedangkan Rosad ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.
Meski begitu,Imran menyatakan, absennya beberapa pemain tidak akan dijadikan alasan. Tim, kata dia, tetap berupaya memaksimalkan kekuatan yang ada.
“Kami akan memaksimalkan pemain yang tersedia dan siap untuk pertandingan besok,” lanjutnya.
Imran juga menyinggung pertandingan yang akan berlangsung tanpa penonton. Menurutnya, hal tersebut tidak boleh memengaruhi performa pemain di lapangan.
“Sepak bola adalah tanggung jawab pemain di lapangan. Meskipun tanpa penonton, pemain harus tetap bermain dengan semangat,” katanya.
Terkait lawan, Imran menyebut kedua tim sama-sama membutuhkan poin. Ia mengaku fokus tim saat ini adalah mempelajari kelemahan Persis Solo sebagai bagian dari strategi.
“Kedua tim butuh poin. Kami bermain di kandang lawan, jadi saya lebih banyak melihat kelemahan mereka untuk memudahkan dalam penerapan taktik di lapangan,” jelasnya. (faisal budiman)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






