Padang, Khazminang.id – Alhamdulillah. Hunian sementara (huntara) di Taratak Baru, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Jurai Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, diresmikan Pemkab Pesisir Selatan, Sabtu (21/02/2026). Saat bersamaan dilakukan pula distribusi Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap II yang diserahkan secara simbolis kepada warga terdampak korban banjir dan longsor yang terjadi akhir tahun lalu sebagai penerima manfaat.
Para warga penerima huntara menyambut antusias karena sudah sejak lama mereka mengharapkan memiliki rumah kembali meski masih bersifat sementara. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan serta perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank penyalur bantuan.
Pimpinan BRI Cabang Painan, Helmi Shauman menyampaikan, pihaknya berkomitmen dalam mendukung kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Pihaknya juga memastikan proses penyaluran DTH berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“BRI berkomitmen mendukung percepatan pemulihan pascabencana, salah satunya sebagai lembaga penyalur DTH dan bantuan sosial lainnya kepada warga terdampak,” ujar Helmi Shauman dalam siaran pers yang diterima, Senin (23/02/2026).
Sebanyak 20 unit huntara yang telah rampung dibangun di Taratak Baru diperuntukkan bagi warga terdampak yang masih menunggu proses pembangunan rumah tetap. Kehadiran hunian sementara ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman selama masa transisi pemulihan.
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan huntara, termasuk dukungan dari BRI sebagai mitra penyalur DTH. Ia menegaskan, penyediaan hunian sementara merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan kepastian tempat tinggal.
“Peresmian 20 unit huntara ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi nyata bagi warga terdampak. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak sambil menunggu rumah permanen selesai dibangun,” ujarnya.
Selain 20 unit yang telah selesai, tercatat masih ada 38 kepala keluarga yang telah disetujui dan akan segera masuk dalam tahapan pembangunan serta penyaluran bantuan berikutnya. Pemerintah daerah memastikan proses tersebut terus dikawal hingga seluruh penerima manfaat memperoleh haknya.
Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim turut mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mendukung proses pembangunan yang tengah berjalan. Ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana memerlukan sinergi semua pihak agar berjalan efektif dan berkelanjutan.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita serta penyerahan DTH Tahap II secara simbolis kepada perwakilan warga, disaksikan unsur pemerintah daerah, perangkat nagari, dan masyarakat setempat. Momentum ini menjadi langkah konkret dalam mendorong percepatan pemulihan serta meningkatkan kesejahteraan warga Taratak Baru, Kecamatan IV Jurai Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






