×

Iklan


Warga Pariaman Bangun Rumah Tahfizh dengan Anggaran Rp 2,7 Miliar

03 Juni 2024 | 19:36:33 WIB Last Updated 2024-06-03T19:36:33+00:00
    Share
iklan
Warga Pariaman Bangun Rumah Tahfizh dengan Anggaran Rp 2,7 Miliar

Pariaman – Untuk menciptakan generasi muda qurani dan membangun daerah yang bernuansa Islami maka pendirian rumah tahfizh adalah satu upaya yang dapat dilakukan. Di tempat ini, anak-anak akan belajar menghafap Alquran, mengamalkan dan membudayakan nilai-nilai Alquran dalam kehiupan sehari-hari.

Hal itu pula agaknya yang menginspirasi warga Kelurahan Jalan Kereta Api, Pariaman Tengah, Kota Pariaman dengan mendirikan Rumah Tahfizh Masjid Nurul Islam di kelurahan tersebut. Dan suatu kebanggaan pula bagi warga setempat karena peletakan batu pertama pembangunan rumah tahfizh tersebut dilakukan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Senin (03/06/2024).

"Keinginan mulia warga di Kelurahan Jalan Kereta Api ini sangat sejalan dengan misi Pemprov Sumbar dan Pemko Pariaman dalam menciptakan generasi qurani dan membangun daerah yang bernuansa Islami," ujar gubernur dalam sambutannya.

    Pemprov Sumbar sangat mendukung upaya pembangunan rumah tahfizh tersebut. Membumikan Alquran di setiap nagari, desa, dan kelurahan di Sumbar adalah bagian dari implementasi UU Nomor 17 Tahun 2022 tentang Sumatera Barat, serta Peraturan Daerah tentang Babaliak ka Nagari.

    “Rumah tahfizh yang dibangun ini nanti akan menjadi tempat lahirnya generasi masa depan bangsa yang hafizh, memahami, dan mengimplementasikan kandungan Alquran,” katanya.

    Sekda Kota Pariaman, Yota Balad menyebutkan, salah satu keinginan Pemko Pariaman adalah mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota pendidikan yang bernuansa Islami. Oleh karenanya, kehadiran rumah tahfizh di setiap kelurahan dinilai akan mempercapat upaya pemerintah salam mewujudkan keinginan tersebut.

    "Kami berharap, apa yang dilakukan oleh warga Kelurahan Jalan Kereta Api hari ini, dapat diikuti oleh seluruh kelurahan dan desa yang ada di Kota Pariaman,” ucapnya.

    Sementara Ketua Pengurus Masjid Nurul Islam, Zalman Zaunit mengatakan, pembangunan rumah tahfizh ini telah diidam-idamkan sejak lama oleh seluruh warga. Ia pun mengucapkan terima kasih atas kesediaan Gubernur Sumbar dalam peletakan batu pertama pembangunan rumah tahfizh tersebut.

    "Kita merencanakan pembangunan rumah tahfizh dua lantai dengan sepuluh lokal. Dalam RAB pembangunan, diperkirakan total biaya yang dibutuhkan senilai Rp2,7 miliar, yang bersumber dari sumbangan seluruh warga, lembaga, serta para perantau. Kami meyakini pembangunan ini akan segera terwujud," ucap Zalman. (devi/adpsb)