×

Iklan


Warga Palembayan Sebut Makhluk Misterius, yang Muncul Helarctos Malayanus

08 Jun 2021 | 20:08:00 WIB Last Updated 2021-06-08T20:08:00+00:00
    Share
iklan
Warga Palembayan Sebut Makhluk Misterius, yang Muncul Helarctos Malayanus
GAMBAR hasil tangkapan kamera penjebak milik BKSDA Agam di lokasi yang dicurigai sebagai titik kemunculan makhluk misterius. ANT

Agam, Khazminang.id—Heboh kemunculan makhluk misterius di Nagari IV Koto Kec. Palembayan Kab. Agam, mulai menemukan titik terang. Sati dari tiga kamera penjebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam yang dipasang di tiga titik lokasi, sempat menangkap visual seekor beruang madu (helarctos malayanus) yang sedang melintas.

"Salah satu kamera penjebak yang kita pasang di Gantiang Jorong Pasa Palambayan, merekam gambar beruang madu yang sedang melintas,” kata Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra, selasa (8/6).

Sebelumnya, kemunculan sosok makhluk misterius sempat membuat resah warga Palembayan Tangah, Nagari IV Koto Pelembayan sejak beberapa bulan lalu. Sebagian warga menduga, jika makhluk tersebut adalah sosok ghaib dan dihubung-hubungkan dengan hal berbau klenik (mistis).

    “Keterangan warga, awalnya memang menyebutkan bahwa makhluk itu berjalan seperti manusia, berbulu lebat dan berbau busuk. Hal ini menyebabkan warga menghubungkannya dengan peristiwa mistis,” katanya.

    Terkait isu yang beredar di masyarakat yang mengaitkan dengan hal-hal ghaib, Ade mengaku bahwa pihaknya tidak mau berkomentar dan tetap kepada kesimpulan hasil identifikasi lapangan, yakninya dengan mengamati tanda-tanda keberadaan satwa berupa jejak dan cakaran yang ditemukan di lokasi kemunculan.

    Kamera penjebak itu ujar Ade, dilihat pada Selasa (8/6) siang, setelah mendapat laporan dari wali jorong setempat bahwa ada penampakan di lokasi. Dengan terpantaunya beruang madu, maka pihaknya akan memasang kandang jebakan di lokasi. Ini mengingat lokasi merupakan pemukiman warga dan satwa itu sudah berulang kali muncul dan meresahkan warga.

    "Kandang jebak itu bakal kita pasang dalam waktu dekat untuk mengevakuasi satwa dilindungi itu," katanya. ryn