×

Iklan


Warga Dengar Teriakan Wanita Minta Tolong di Malam Hari, Oh Ternyata...

27 Juni 2022 | 14:42:16 WIB Last Updated 2022-06-27T14:42:16+00:00
    Share
iklan
Warga Dengar Teriakan Wanita Minta Tolong di Malam Hari, Oh Ternyata...

Padang, Khazminang.id-- Warga RT 004/004, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang mendadak heboh usai mendengar seorang wanita yang teriak meminta tolong dari sebuah rumah di kawasan tersebut, Minggu malam (26/6) sekitar pukul 19.00 WIB.

Mendengar teriakan wanita tersebut, sejumlah warga setempat pun kemudian langsung menuju lokasi sumber suara teriakan tersebut dan mengamankan pasangan laki-laki dan perempuan dari rumah itu.

Diketahui, pasangan laki-laki berinisial MZ (22) warga Solok, yang masih berstatus mahasiswa di salah satu universitas swasta di Kota Padang. 

    Sedangkan pasangan perempuannya berinisial MM (23), warga Payakumbuh, yang juga mengaku berstatus sebagai mahasiswi di salah satu universitas negeri di Kota Padang.

    Ketua RT setempat, Maizaldi mengatakan, pasangan ini mengaku telah melakukan pernikahan secara siri pada bulan Februari 2022 lalu. Namun malam itu, ia dan warga lainnya terkejut mendengar MM berteriak meminta tolong.

    "Tentu kami bersama warga lain, setelah mendengar suara perempuan minta tolong kami melihat ke rumah tersebut. Untuk mengetahui apa yang terjadi, didapati mereka sedang bertengkar," ujar Maizaldi.

    Pertengkaran tersebut, kata Maizaldi, terjadi lantaran MM ingin keluar rumah, tetapi dilarang oleh pria yang mengaku suami MM tersebut.

    "Makanya ia minta tolong agar bisa keluar rumah. Untuk proses lebih lanjut, pasangan ini kita serahkan ke pihak Satpol PP saja," ungkapnya.

    Selanjutnya, pasangan tersebut dijemput oleh petugas Satpol PP dan kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang di Jalan Tan Malaka.

    Kepada petugas, mereka mengakui kalau sudah menikah siri. Namun sayang, surat tersebut telah dibakar ketika terjadi pertengkaran.

    "Kita sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah ikut serta menjaga lingkungan, dari hal hal yang dapat terganggunya ketertiban di wilayah masing-masing," ucap Kepala Satpol PP Kota Padang, Mursalim.

    Kepada mereka yang telah diamankan ini, kata Mursalim, selanjutnya diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk diproses lebih lanjut.

    Untuk memastikan kebenaran status pasangan itu, Satpol PP juga memanggil masing-masing pihak keluarganya, agar orang tua mereka mengetahui apa yang terjadi pada anak-anaknya.

    "Pasangan ini masih diproses oleh PPNS, pihak keluarganya juga kita panggil. Jika nanti memang terbukti mereka berstatus suami istri, maka akan kita lakukan pembinaan secara kekeluargaan," pungkasnya. (han)