×

Iklan


Ungkap Rahasia Kecelakaan SJ-182, KNK Butuh Waktu Seminggu

31 Maret 2021 | 15:23:08 WIB Last Updated 2021-03-31T15:23:08+00:00
    Share
iklan
Ungkap Rahasia Kecelakaan SJ-182, KNK Butuh Waktu Seminggu
Flight Data Recorder bagian penting dari Kota Hitam (Foto: Ist)

Jakarta, Khazminang.id – Untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi hingga pesawat Sriwijaya Air SJ-182 terjatuh, maka para penyelidik di Komite Nasional Keselamatan Trasnportasi (KNKT) butuh waktu sepekan sejak kotak hitam itu ditemukan Rabu ini.

Kotak hitam atau dalam bahasa Inggris disebut Cockpit Voice Recorder (CVR) milik Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan dekat Kepulauan Seribu berhasil ditemukan oleh tim Basarnas setelah bekerja keras hampir tiga bulan lalu.

(Baca juga: Penyebab Kecelakaan Sriwijaya Air ada di Kotak Hitam)

    Dalam keterangannya kepada pers hari ini di Tanjung Priok, Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan bahwa tim dia memerlukan waktu paling lama sepekan untuk membaca rekaman pembicaraan di cockpit antara pilot dan co-pilot atau dengan awak yang lain.

    “Hasilnya akan dicocokkan dengan hasil di Flight Data Recorder yang sudah duluan ditemukan,” kata Soerjanto.

    Menjawab pertanyaan para wartawan tentang kondisi fisik dari CVR yang ditemukan itu, Ketua KNKT mengatakan bahwa semuanya cukup baik dan masih bisa dibaca. CVR itu ditemukan dalam lumpur, sehingga memerlukan kapal pengisap lumpur.

     

    Kotak Hitam tapi Oranye

     

    Namanya memang populer ‘Kotak Hitam’ tapi sesungguhnya warnanya adalah oranye. Dibuat oranye agar bisa dilihat dari jauh apabila ia terjatuh.

    Cockpit Voice Recorder atau selajutnya kita sebut Kotak Hitam saja, adalah tempat dimana tersimpan pembicaraan yang terjadi dalam kabin depan antara pilot dan co-pilot saat pesawat mengalami masalah.

    Kotak hitam ini adalah sepasang. Yang satu bernama CVR dan satu lagi bernama FDR. Keduanya akan bekerjasama untuk mengungkap isi pembicaraan pilot. (eko)