×

Iklan


Uang Sertifikasi Terpakai untuk Anggaran Lain, Guru SD di Pesisir Selatan Berhiba Hati

12 Apr 2021 | 16:42:55 WIB Last Updated 2021-04-12T16:42:55+00:00
    Share
iklan
Uang Sertifikasi Terpakai untuk Anggaran Lain, Guru SD di Pesisir Selatan Berhiba Hati
Saat ini guru SD di Kabupaten Pesisir Selatan, mengeluhkan uang sertifikasi 1 (satu ) bulan (Triwulan IV tahun 2020) hingga sampai saat kini belum juga dibayarkan (foto: Milhendra Wandi).

Painan, Khazanah—Dampak Covid-19 bukan hanya bagi masyarakat awam atau rakyat jelata saja melainkan juga menyentuh kelompok yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam hal ini guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pesisir

Saat ini guru SD di Kabupaten Pesisir Selatan, mengeluhkan uang sertifikasi 1 (satu ) bulan (Triwulan IV tahun 2020) hingga sampai saat kini belum juga dibayarkan.

    "Ini bukan mengeluh lagi. Udah sangat mengeluh, sebab sampai saat ini belum juga dibayarkan," kata salah seorang guru SD di Kecamatan Bayang yang tidak mau di sebutkan namanya, kepada Khazminang.id, Senin (12/4).

    Diungkapkanya, bahwa sertifikasi 1 bulan tersebut sungguh sangat berarti bagi keluarganya,  apalagi di massa Pendemi Covid 19 tentunya semua kebutuhan sangat banyak.

    "Ini udah tahun 2021, walaupun itu 1 bulan tapi ini sangat berarti sekali bagi kami," ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan, Suhendri ketika dihubungi Khazminang.is melalui tgelepon membenarkan bahwa uang pembayaran sertifikasi satu bulan (Triwulan IV tahun 2020) itu memang belum dibayarkan.

    Untuk pembayaran itu, lanjut dia, ditunda pada tahun 2021, hal ini dikarenakan anggarannya tidak mencukupi yang mana pembayaran nantinya dengan melalui mekanisme carry over (CO).

    "Kegiatan tahun 2020 dibayarkan tahun 2021, karena uangnya tidak cukup," ujarnya.

    Ketika ditanya berapa total anggaran yang akan dibayarkan untuk sertifikasi guru SD tersebut dirinya belum bisa menjawab. "Saya lupa berapa anggarannya," kata Suhendri 

    Sementara itu, Ketua Komisi IV anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Syafril Saputra. SH mengatakan, dirinya sangat menyayangkan sekali terkait belum dibayarkanya uang sertifikasi guru Sekolah Dasar (SD) tersebut.

    Syafril mengatakan, dirinya bakal mempertanyakan apa penyebab dan kendala sehingga uang sertifikasi guru SD tersebut belum juga dibayarkan.

    "Kita akan menelusuri dan memanggil pihak terkait secepatnya," kata Syafril Saputra yang juga Ketua DPD Golkar Pessel (Milhendra Wandi).