×

Iklan


Tourism Malaysia Medan Gelar Halal Bi Halal Virtual

10 Jun 2021 | 19:32:52 WIB Last Updated 2021-06-10T19:32:52+00:00
    Share
iklan
Tourism Malaysia Medan Gelar Halal Bi Halal Virtual

Padang, Khazminang.id – Meski di tengah pandemi Covid 19, namun bukan halangan untuk menggelar silaturahmi. Hal itu pula yang dilakukan Tourism Malaysia Medan dengan menggelar halal bi halal secara virtual bersama para relasinya yang terdiri dari pelaku biro perjalanan dan media dari Padang, Medan serta Aceh, Kamis (10/6).

"Kegiatan ini kita gelar masih dalam suasana Idul Fitri. Karena pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita selalu menjaga jarak dan tidak boleh berkumpul dalam jumlah yang banyak, maka kumpul-kumpul kita lakukan secara virtual sebagai salah satu cara untuk tetap bisa dekat dengan rekan-rekan media dan mitra kerjasama Tourism Malaysia," kata Director Tourism Malaysia Medan, Hishamuddin Mustafa.

Dikatakan, selama masa pandemi pemerintah Malaysia untuk sementara tidak menerima wisatawan mancanegara, termasuk dari Indonesia. Negeri jiran itu fokus pada upaya memutus rantai penyebaran Covid 19. Padahal selama ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang menyumbang kontribusi terbesar tingkat kunjungan wisatawan ke Malaysia.

    "Tetapi di tengah wabah Covid 19, pemerintah Malaysia menerapkan karantina wilayah  selama dua pekan periode 1 Juni hingga 14 Juni 2021 di penjuru negeri demi memerangi pandemi Covid yang kasusnya kembali melonjak," katanya.

    Selama masa karantina wilayah, pihak berwenang Malaysia terpaksa menutup nyaris semua sektor sosial dan ekonomi. Jika kasus Covid 19 dapat diantisipasi dan jumlah warga yang terpapar menurun, maka arus masuk dari semua pintu perbatasan ke negeri tetangga itu akan dibuka, termasuk kemungkinan dibukanya perbatasan Malaysia dengan Indonesia.

    Ia berharap kondisi seperti ini akan cepat terlewati dan industri pariwisata kembali berjaya di era normal baru nantinya.

    “Kami berharap pula dari sejumlah kerjasama dengan Asita di Nangroe Aceh Darussalam, Asita Sumatera Utara, Asita Sumatera Barat dan travel agent dapat dilanjutkan dan ditingkatkan,” harapnya.

    Halal bi halal virtual yang berlangsung selama dua jam itu juga memberi kesempatan para pelaku biro perjalanan dan rekan media untuk berdiskusi dengan pihak Tourism Malaysia Medan.

    Ketua Asita Sumbar, Darmawi mengatakan, pariwisata adalah ujung tombak perekonomian hingga ke masyarakat bawah. Kegiatan yang digagas Tourism Malarysia Medan ini memiliki arti penting ke depan bagi perkembangan pariwisata khususnya di Sumatera Barat. Meski di tengah pandemi, tetapi aktivitas tentu tetap berlanjut dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

    "Jika tak ada kendala, Sumbar akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakernas Asita yang dihadiri seluruh DPD Asita se Indonesia yang digelar Agustus mendatang.  Ini adalah momen untuk bangkitnya perekonomian di bidang pariwisata. Semoga pandemi ini segera berlalu," katanya. (devi)