×

Iklan

APRIL 2024 PROSES MIGRASI
TikTok-Tokopedia Tidak Boleh Lagi Langgar Aturan

01 April 2024 | 19:52:38 WIB Last Updated 2024-04-01T19:52:38+00:00
    Share
iklan
TikTok-Tokopedia Tidak Boleh Lagi Langgar Aturan

Jakarta, Khazanah – Migrasi aplikasi TikTok dan Tokopedia ditargetkan selesai April 2024. Proses tersebut harus sesuai dengan ketentuan Permendag Nomor 31 Tahun 2023. Mendekati tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) yakni hingga April 2024, dikabarkan bahwa proses integrasi antara TikTok dan Tokopedia hampir rampung.

Direktur Ekonomi Digital Celios Nailul Huda mengatakan, pada satu titik pasti akan ada aplikasi yang mulai menggabungkan berbagai fitur atau bersifat hybrid.

“Jadi saya tidak kaget ketika TikTok ingin mengakuisisi Tokopedia dan mengintegrasi layanannya ke dalam aplikasi TikTok,” ujarnya, Jumat (29/3/2024).

    Dirinya pun menegaskan bahwa Tokopedia dan TikTok seharusnya tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Kemendag. Apalagi Tokopedia sudah memiliki lisensi untuk loka pasar di mana itu disyaratkan di Permendag 31 tahun 2023.

    “TikTok juga sudah memiliki lisensi untuk sosial media. Sehingga tidak ada yang sebenarnya dipermasalahkan ketika mereka sudah memiliki lisensi untuk keduanya,” jelas Huda.

    Namun demikian, Huda menyoroti ragam argumen yang muncul terkait Permendag 31 dari sisi pemerintah itu sendiri.

    “Kita tidak bisa mengekang inovasi, dia harus sosial media, dia harus loka pasar dan sebagainya. Kita melihat ke depan akan semakin banyak aplikasi sosial media yang mengalami perubahan seperti ini,” ujarnya.

    Menurutnya, sebaiknya peraturan yang ada memiliki ruang bergerak karena pasti ke depannya akan ada ruang “abu-abu” yang belum diatur dalam peraturan yang ada. “Jangan lupa bahwa di beberapa e-commerce juga banyak yang memiliki fitur sosial media untuk berbagi video dan untuk live streaming di dalam platformnya. Ini yang disebut ruang abu-abu,” ujar Huda