×

Iklan


Telkomsel Mangkir Sidang Lagi, Begini Kata Komisioner KI Sumbar

05 Mei 2023 | 21:03:38 WIB Last Updated 2023-05-05T21:03:38+00:00
    Share
iklan
Telkomsel Mangkir Sidang Lagi, Begini Kata Komisioner KI Sumbar

Padang, Khazminang.id-- Meski masih di suasana Syawal, Komisi Informasi (KI) Sumbar mengebut sidang penyelesaian sengketa informasi publik pada Jumat (5/5).

Sedikitnya, ada tiga sidang yang digelar hari ini. Ketiga sidang dengan majelis berbeda itu, semuanya merupakan sidang lanjutan.

Pertama, sidang antara Ryantoni dengan Komnas HAM Sumbar, Darmasnyah dengan Telkomsel dan sidang antara Didi Someldi dengan Atasan PPID Utama Pemkab Pesisir Selatan.

    Register 05/KISB 2023 antara Ryantoni dengan Komnas HAM atas perintah dan persetujuan para pihak dilakukan sidang mediasi dengan mediator Adrian Tuswandi. 

    "Atas perintah majelis komisioner, hari ini kita lakukan sidang mediasi dalam rangka percepatan penyelesaian sengketa informasi publik dengn prinsip win-win solution," ujar Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi.

    Dikatakan Adrian yang merupakan Komisioner KI Sumbar dua periode ini, sempat terjadi perdebatan alot, tapi akihirnya antara Ryantoni dengan Komnas HAM Sumbar sepakat berdamai.

    "Allhamdulillah register 05/KISB Tahun 2023 ini para pihak sepakat damai, pihak Komnas HAM siap berikan informasi secara tertulis terkait permohonan Riantony tentang penyeldikan dugaan dia dipungli di SDIT Cahaya Hati Bukittinggi," ujar Toaik, sapaan akrab Adrian.

    Telkomsel Mangkir

    Sementara dalam sidang Dharmansyah dengan PT Telkomsel, majelis komisioner mengaku kecewa lantaran pihak PT Telkomsel selaku Termohon tidak hadir.

    "Agenda sidang awal, kami majelis akan menggali kompetensi absolut dan relatif Komisi Informasi Sumbar, Legal Standing para pihak dalam sengketa informasi publik dan jangka waktu. Tapi apa? Termohon sudah dua kali sidang tidak pernah hadir meski sudah dipanggil secara patut," kata Anggota Majelis Komisioner pada register 08/I/KISB-PS/2023, Arif Yumardi.

    Padahal, kata Arif, di sidang awal inilah para pihak bisa mempertanyakan soal kompetensi KI Sumbar dan legal standing atau tidaknya para pihak duduk di kursi pemohon atau termohon. 

    "Tapi kalau tidak hadir termohon siapa yang akan adu argumen terkait sidang awal ini yang tidak menyentuh kepada materi pokok dari sengketa aquo," ujar Arif lagi.

    Menurutnya, dalam Undang-undang Nomor 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik juncto Perki 1 tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik, majelis komisioner komisi informasi bisa melanjutkan sidang hingga putusan tanpa kehadiran termohon.

    "Ya kalau Telkomsel tidak mau hadir dan tidak menghargai lembaga bentukan UU ini terserah saja, sidang ini tetap kita lanjutkan hingga pembacaan putusan," tegasnya. (han)