×

Iklan


Target Penjualan Motor Listrik 200 Ribu Unit, Terjual Hanya 32 Persen

30 November 2023 | 07:34:25 WIB Last Updated 2023-11-30T07:34:25+00:00
    Share
iklan
Target Penjualan Motor Listrik 200 Ribu Unit, Terjual Hanya 32 Persen

Jakarta, Khazanah – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut penjualan motor listrik di Indonesia masih jauh dari target 200.000 unit yang ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan jumlah Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) yang terbit, terdapat 66.000 sepeda motor listrik atau sekitar 33% yang terjual dan 191 motor konversi listrik dari 29 bengkel tersertifikasi hingga September 2023.

"Data tersebut tentunya masih jauh dari target pemerintah untuk membuat motor listrik baru sebanyak 200.000 unit dan motor konversi 50 ribu unit," ungkap Budi di Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, dibutuhkan kerja sama dan upaya lebih besar dari seluruh pihak dan seluruh stakeholder dalam rangka mengakselerasi adopsi motor listrik.

    Di sisi lain, Budi mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya dalam mengimplementasikan, rumusan kebijakan penurunan emisi gas rumah kaca dan polusi udara.

    "Inpres 7/2022 telah mengamanahkan penggunaan EV sebagai kendaraan pemerintah pusat, daerah, dan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan transportasi ramah lingkungan sebagaimana pun Indonesia telah berkomitmen lewat Nationally Determined Contribution (NDC) untuk penurunan emisi gas rumah kaca," tuturnya.

    Budi juga mengatakan, saat ini Indonesia masih menjadi negara tujuan utama untuk investasi di sektor industri otomotif. Indonesia juga merupakan negara produsen otomotif kedua setelah Thailand. "Diharapkan ini bisa menjadi peluang untuk memaksimalkan utilisasi dari kapasitas produksi, industri kendaraan bermotor listrik dalam negeri, dan guna mewujudkan target industri otomotif dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional," katanya.