×

Iklan


Tangkap Pelaku Curanmor di RSUD Lubuk Basung, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

24 November 2022 | 15:11:28 WIB Last Updated 2022-11-24T15:11:28+00:00
    Share
iklan
Tangkap Pelaku Curanmor di RSUD Lubuk Basung, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Lubuk Basung, Khazminang.id-- Tim Opsnal Satreskrim Polres Agam menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial Z (39), di daerah Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Jumat (18/11) lalu.

Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian melalui Kasat Reskrim, AKP RJ Agung Pratomo mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya terhadap kasus curanmor di RSUD Lubuk Basung yang terjadi pada Kamis (10/11) lalu.

Selain satu unit sepeda motor yang dicuri pelaku di RSUD Lubuk Basung, polisi melakukan pengembangan hingga akhirnya menyita 6 unit sepeda motor diduga hasil curian lainnya yang dicuri pelaku di berbagai lokasi.

    Usai ditangkap, pelaku yang merupakan warga Padang Tae, Kenagarian Amping Parak, Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan itu mengakui perbuatannya kepada polisi.

    "Bahkan, Z dengan detail menjelaskan lokasi penyimpanan sepeda motor hasil curian merek Honda Beat yang dicurinya di RSUD Lubuk Basung. Yaitu di kampungnya, di Lunang Silaut, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan," kata Agung, Rabu (23/11).

    Usai menyita sepeda motor merek Honda Beat yang dicuri pelaku di RSUD Lubuk Basung tersebut, petugas mengembangkan kasus hingga Senin (21/11) malam dan berhasil menyita 6 unit sepeda motor hasil curian lagi.

    "Keenam barang bukti hasil pengembangan tersebut adalah barang bukti hasil curanmor yang sebelumnya diambil pelaku di luar Kabupaten Agam. Namun dibawa dan dijual pelaku di Kabupaten Agam," tutur dia.

    Sementara, kata Agung, sepeda motor yang dicuri pelaku di wilayah hukum Polres Agak, dibawa dan dijual di luar Kabupaten Agam.

    Dia menjelaskan, pelaku dalam menjalankan aksinya dengan cara mobile. Pasalnya, pekerjaan keseharian pelaku adalah sebagai pengelola sarang walet yang juga sering berpindah-pindah lokasi.

    "Status pelaku masih sebagai buruh harian lepas yang mengurus sarang burung walet di daerah Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam," jelasnya.

    Saat ini, polisi masih terus melakukan pengembangan terkait kasus curanmor yang beberapa waktu belakangan kembali marak, termasuk yang terjadi di kantor Disdukcapil dan Bappeda Agam yang masih dalam proses penyelidikan.

    "Kini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Agam untuk pengusutan lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," pungkasnya. (khz)