<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Sumbar &#8211; Khazminang.id</title>
	<atom:link href="https://khazminang.id/tag/detail/sumbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://khazminang.id</link>
	<description>Berita Sumbar Terbaru dan Terkini Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 07:36:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://khazminang.id/wp-content/uploads/2024/12/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>Sumbar &#8211; Khazminang.id</title>
	<link>https://khazminang.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pendanaan Alternatif, Sebuah Pembelajaran dari Perjalanan ke Jepang</title>
		<link>https://khazminang.id/pendanaan-alternatif-sebuah-pembelajaran-dari-perjalanan-ke-jepang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Yanche Edrie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 06:25:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[mahyeldi ansharullah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendanaan alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=14412</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Mahyeldi Anshaeullah Gubernur Sumatera Barat Ada perjalanan dinas yang sekedar menghasilkan daftar hadir, dokumentasi kegiatan, dan laporan administrasi. Ada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Oleh: <strong>Mahyeldi Anshaeullah</strong><br />
<em><strong>Gubernur Sumatera Barat</strong></em></p>
<p>Ada perjalanan dinas yang sekedar menghasilkan daftar hadir, dokumentasi kegiatan, dan laporan administrasi.<br />
Ada perjalanan dinas yang menghasilkan rekomendasi kebijakan.<br />
Dan ada pula perjalanan yang mengubah cara pandang tentang masa depan pembangunan.</p>
<p>Kunjungan pembelajaran ke Jepang yang difasilitasi dan dibiayai oleh Asian Development Bank (ADB) merupakan gabungan kategori ke dua dan ke tiga, yang memberikan perspektif baru tentang bagaimana pemerintah daerah dapat membangun masa depan secara lebih cepat, lebih berkelanjutan, dan lebih tangguh tanpa harus menunggu kemampuan fiskal tahunan untuk mencukupi seluruh kebutuhan pembangunan.</p>
<p>Program ini tidak hanya diikuti oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Delegasi Indonesia juga terdiri dari eselon I dan II unsur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) sebagai Badan Usaha Milik Negara di bawah Kementerian Keuangan yang selama ini menjadi salah satu instrumen penting pembiayaan pembangunan nasional.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-14415" src="https://khazminang.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG_6779.jpeg" alt="" width="828" height="971" />Komposisi peserta tersebut memberikan nilai tambah yang sangat besar. Diskusi yang berlangsung tidak hanya membahas pengalaman Jepang dalam mengembangkan municipal bond, green bond, nature bond, ESG bond, dan berbagai instrumen pembiayaan daerah lainnya, tetapi juga membuka ruang dialog antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan pembangunan dan mitra internasional mengenai masa depan pembiayaan pembangunan daerah di Indonesia.</p>
<p>Dalam berbagai sesi diskusi bersama ADB-Institute, Pemerintah Tokyo, Kawasaki, Yokohama, Nagoya, akademisi Jepang, lembaga pemeringkat, pelaku pasar modal, institusi pengelola pembiayaan daerah Jepang, serta para peserta dari kementerian dan lembaga Indonesia, muncul kesadaran bahwa tantangan terbesar pembangunan saat ini bukan lagi keterbatasan ide, keterbatasan program, ataupun kurangnya kebutuhan pembangunan.<br />
Tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana menyediakan sumber pembiayaan yang memadai, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan investasi jangka panjang.</p>
<figure id="attachment_14417" aria-describedby="caption-attachment-14417" style="width: 644px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14417" src="https://khazminang.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG_6781.jpeg" alt="" width="644" height="427" /><figcaption id="caption-attachment-14417" class="wp-caption-text">dengan para pejabat ADB</figcaption></figure>
<p>Bagi Sumatera Barat, pembelajaran ini memiliki arti yang sangat penting.<br />
Provinsi kita sedang berada pada fase transformasi pembangunan yang membutuhkan investasi besar pada berbagai sektor strategis.<br />
Di satu sisi, Sumatera Barat memiliki kebutuhan pembangunan yang semakin meningkat, mulai dari penguatan layanan kesehatan, layanan pendidikan, pembangunan konektivitas wilayah, pengendalian banjir, rehabilitasi daerah aliran sungai, perlindungan pesisir, pengembangan energi terbarukan, hingga penguatan ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim. Di sisi lain, ruang fiskal pemerintah daerah semakin terbatas sehingga pendekatan pembangunan yang hanya mengandalkan APBD tidak lagi cukup untuk menjawab seluruh kebutuhan tersebut.</p>
<p>Karena itu, pembelajaran dari Jepang menjadi sangat relevan. Jepang menunjukkan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan anggaran tahunan.<br />
Pemerintah daerah dapat menjadi motor pembangunan apabila memiliki tata kelola fiskal yang sehat, proyek yang layak dibiayai, kelembagaan yang kuat, serta akses terhadap sumber pembiayaan jangka panjang yang kredibel.<br />
Yang menarik, Jepang tidak memandang obligasi daerah atau instrumen pembiayaan lainnya sebagai sebuah instrumen utang semata. Instrumen tersebut diposisikan sebagai alat untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mendistribusikan manfaat pembangunan secara lebih adil antar generasi.</p>
<p>Infrastruktur yang dibangun hari ini dan akan dinikmati selama puluhan tahun ke depan dianggap layak dibiayai melalui instrumen pembiayaan jangka panjang sehingga beban pembayarannya juga dapat dibagi secara proporsional kepada generasi yang menikmati manfaatnya.<br />
Dari perspektif inilah seluruh rangkaian pembelajaran di Jepang menjadi sangat penting bagi Sumatera Barat yang saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menjadi salah satu daerah pelopor penerbitan Sukuk Daerah di Indonesia.</p>
<p>Salah satu pesan paling kuat yang disampaikan para narasumber dari ADBI, akademisi dan beberapa pemerintah lokal di jepang adalah bahwa pembangunan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan anggaran tahunan.</p>
<p>Selama ini banyak pemerintah daerah terjebak dalam pola pikir bahwa pembangunan hanya dapat dilakukan sejauh kemampuan APBD pada satu tahun anggaran tertentu.<br />
Akibatnya, banyak proyek strategis yang sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat harus ditunda bertahun-tahun, diperkecil skalanya, atau bahkan tidak pernah diwujudkan.</p>
<p>Jepang mengambil pendekatan yang berbeda.<br />
Mereka memandang pembiayaan daerah sebagai instrumen pembangunan.<br />
Jika sebuah rumah sakit akan memberikan manfaat selama tiga puluh tahun, maka biaya pembangunannya tidak harus dibayar sekaligus pada tahun rumah sakit itu dibangun.<br />
Jika sebuah bendungan akan melindungi masyarakat dari banjir selama puluhan tahun, maka biaya pembangunannya dapat dibagi sepanjang umur manfaat bendungan tersebut.<br />
Jika sebuah jalan akan membuka akses ekonomi bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang, maka pembiayaannya juga dapat dibagi secara adil kepada seluruh generasi yang menikmati manfaatnya.<br />
Inilah yang dikenal sebagai prinsip keadilan antar generasi (intergenerational equity).<br />
Prinsip yang sederhana tetapi sangat kuat.<br />
Karena jepang memandang tidak adil apabila generasi hari ini menanggung seluruh biaya pembangunan untuk fasilitas yang akan dinikmati selama puluhan tahun oleh generasi mendatang. Sebaliknya, tidak adil pula apabila generasi mendatang menikmati seluruh manfaat pembangunan tanpa ikut menanggung sebagian biaya yang diperlukan.</p>
<p>Dari perspektif inilah municipal bond berkembang di Jepang dan menjadi salah satu instrumen penting dalam pembiayaan pembangunan daerah.</p>
<p>Salah satu materi yang paling membekas selama kunjungan ini adalah paparan mengenai pengalaman Jepang dalam menghadapi bencana.<br />
Jepang dan Indonesia sama-sama berada di kawasan cincin api dunia (Ring of Fire). Jepang mengalami lebih dari 20.000 kejadian gempa bumi setiap bulan, meskipun sebagian besar tidak dirasakan manusia. Negara tersebut juga menghadapi ancaman tsunami, topan, banjir, longsor, serta berbagai dampak perubahan iklim.<br />
Pengalaman gempa besar Kobe tahun 1995, Gempa dan Tsunami Tohoku tahun 2011, serta Gempa Noto tahun 2024 membentuk cara pandang baru pemerintah Jepang terhadap pembangunan.<br />
Mereka tidak lagi melihat mitigasi bencana sebagai biaya.<br />
Mereka melihatnya sebagai investasi.<br />
Investasi yang dilakukan sebelum bencana selalu lebih murah dibandingkan biaya pemulihan setelah bencana terjadi.<br />
Karena itu, proyek-proyek seperti pengendalian banjir, perlindungan pantai, rehabilitasi sungai, pembangunan tanggul, sistem peringatan dini, penguatan rumah sakit, dan infrastruktur tangguh bencana memperoleh prioritas tinggi dalam kebijakan fiskal Jepang.</p>
<p>Bagi Sumatera Barat, pelajaran ini memiliki makna mendalam.<br />
Kita telah mengalami gempa bumi besar, ancaman tsunami, banjir bandang, longsor, cuaca ekstrem, abrasi pantai, serta berbagai bencana hidrometeorologi lainnya. Pengalaman menunjukkan bahwa biaya rehabilitasi dan rekonstruksi hampir selalu jauh lebih besar dibandingkan biaya mitigasi.<br />
Karena itu proyek-proyek seperti:<br />
• Pembangunan rumah sakit;<br />
• Penguatan konektivitas wilayah;<br />
• Pengendalian banjir;<br />
• Rehabilitasi DAS;<br />
• Perlindungan pesisir;<br />
• Infrastruktur ketahanan bencana;<br />
• Penguatan sistem kesehatan;<br />
• Pengembangan energi terbarukan;<br />
harus mulai dipandang sebagai investasi fiskal jangka panjang, bukan sekadar belanja infrastruktur.</p>
<p>Salah satu pelajaran paling menarik dari Kota kawasaki, tokyo dan Nagoya adalah bahwa keberhasilan penerbitan obligasi daerah tidak ditentukan oleh besar kecilnya daerah.<br />
Keberhasilannya ditentukan oleh tingkat kepercayaan.</p>
<p>Kawasaki, Tokyo dan Nagoya berhasil menerbitkan Green Bond dan Nature Bond karena memiliki tata kelola yang kuat, proyek yang jelas, pelaporan yang transparan, serta kerangka pembiayaan berkelanjutan yang mengikuti standar internasional ICMA (International Capital Market Association).</p>
<p>Investor tidak sekadar berinvestasi dengan obligasi karena adanya jaminan pemerintah semata.<br />
Investor berinvestasi karena kredibilitas.<br />
Investor berinvestasi karena tata kelola.<br />
Investor berinvestasi karena transparansi.<br />
Investor berinvestasi karena kualitas dan dampak proyek kepada kehidupan mereka.<br />
Investor berinvestasi karena disiplin fiskal.<br />
Investor berinvestasi karena kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola risiko.</p>
<p>Pelajaran ini sangat penting bagi Sumatera Barat.<br />
Apabila suatu saat Sumatera Barat menerbitkan Sukuk Daerah, investor tidak hanya akan melihat angka APBD atau besaran aset daerah. Mereka akan melihat kualitas pemerintahan daerah secara keseluruhan.</p>
<p>Seluruh diskusi bersama ADB, ADBI, akademisi, lembaga pemeringkat dan beberapa Pemerintah lokal di Jepang menunjukkan bahwa pasar keuangan global sedang mengalami perubahan besar.</p>
<p>Investor internasional saat ini semakin banyak mencari instrumen yang mampu memberikan dampak lingkungan dan sosial yang terukur.<br />
Karena itu berkembang berbagai instrumen pembiayaan baru seperti:<br />
• Green Bond (Obligasi Hijau);<br />
• Sustainability Bond (Obligasi Berkelanjutan);<br />
• Nature Bond (Obligasi Keanekaragaman Hayati);<br />
• Climate Bond (Obligasi Iklim);<br />
• Resilience Bond (Obligasi Ketahanan Bencana).<br />
Pasar global tidak lagi hanya mengejar keuntungan finansial. Pasar global kini juga mengejar dampak.</p>
<p>Bagi Sumatera Barat, kondisi ini justru membuka peluang yang sangat besar.<br />
Sumatera Barat memiliki hutan tropis, kawasan konservasi, energi panas bumi, sumber daya air, kawasan pesisir, dan kebutuhan besar terhadap pembangunan ketahanan bencana.<br />
Dengan kata lain, Sumatera Barat memiliki proyek-proyek yang sangat sesuai dengan kebutuhan investor ESG (Environmental, Social and Governance) global.</p>
<p>Salah satu kesimpulan penting dari kunjungan pembelajaran ini adalah bahwa keberhasilan pengembangan Sukuk Daerah tidak mungkin dicapai oleh pemerintah daerah sendirian.<br />
Jepang menunjukkan bahwa keberhasilan municipal bond merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, pasar keuangan, investor, dan lembaga pendukung.<br />
Karena itu, pengembangan Sukuk Daerah di Indonesia memerlukan orkestrasi nasional.</p>
<p>Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berperan dalam menyelaraskan kebijakan nasional.<br />
Kementerian Keuangan berperan dalam membangun kerangka fiskal dan pembiayaan.<br />
Kementerian Dalam Negeri berperan dalam penguatan regulasi dan kapasitas pemerintah daerah.</p>
<p>Bappenas berperan dalam memastikan bahwa proyek-proyek yang diusulkan pantas dibiayai.<br />
PT SMI dapat menjadi katalisator pembiayaan dan penguatan kapasitas daerah.<br />
ADB dan ADBI dapat menjadi mitra strategis dalam transfer pengetahuan, penyediaan tenaga ahli, penguatan kapasitas, serta mobilisasi investor internasional.<br />
Sementara pemerintah daerah bertanggung jawab menyiapkan tata kelola, proyek, dan kapasitas institusional yang memadai.</p>
<p>Dalam konteks ini, Sumatera Barat ingin mendapat berperan sebagai laboratorium kebijakan nasional.<br />
Apabila berhasil, Sumatera Barat tidak hanya akan menjadi provinsi pertama yang menerbitkan Sukuk Daerah Hijau dan Ketahanan Bencana, tetapi juga menjadi model nasional bagi transformasi pembiayaan pembangunan daerah di Indonesia.</p>
<p>Seluruh pembelajaran dari Jepang membawa kita pada satu kesimpulan yang sangat penting.<br />
Ketahanan fiskal tidak dibangun dengan menghindari pembiayaan. Ketahanan fiskal dibangun dengan memastikan bahwa setiap pembiayaan menghasilkan manfaat publik yang jauh lebih besar daripada biaya yang harus ditanggung.</p>
<p>Jepang menunjukkan bahwa daerah maju bukanlah daerah yang tidak memiliki utang.<br />
Daerah maju adalah daerah yang mampu menggunakan pembiayaan secara disiplin, produktif, transparan, dan bertanggung jawab untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Karena itu, bagi Sumatera Barat, pendanaan alternatif bukan sekadar pilihan teknis pembiayaan.<br />
Pendanaan alternatif adalah strategi untuk mempercepat pembangunan. Pendanaan alternatif adalah strategi untuk memperkuat ketahanan bencana.<br />
Pendanaan alternatif adalah strategi untuk melindungi lingkungan hidup. Pendanaan alternatif adalah strategi untuk memastikan bahwa generasi masa depan memperoleh kesempatan yang lebih baik daripada generasi hari ini.</p>
<p>Dan apabila seluruh persiapan dapat dilakukan dengan baik, maka Sumatera Barat memiliki peluang besar untuk menjadi provinsi pelopor pengembangan Sukuk Daerah Hijau dan Sukuk</p>
<p>Ketahanan Bencana pertama di Indonesia, sekaligus menjadi model nasional bagi transformasi pembiayaan pembangunan daerah yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan.</p>
<blockquote><p>catatan: <em>Asian Development Bank (ADB) melalui Country Director nya di Jakarta Bobur Alimov pada 11 Mei 2026 menyurati aaya untuk bisa datang ke Jepang mengikuti Study Visit on Accelerating Finance for Green, Resilient, and Sustainable Cities 15-19 June 2026.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Sumbar Coba Cari Dana Pembangunan ke Jepang</title>
		<link>https://khazminang.id/gubernur-sumbar-coba-cari-dana-pembangunan-ke-jepang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Yanche Edrie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 01:44:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[mahyeldi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[sunbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=14241</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazanah — Gubernur Sumbar Mahyeldi ke Jepang dalam rangka mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan Asian Development Bank (ADB), jadi bukan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazanah</strong> — Gubernur Sumbar Mahyeldi ke Jepang dalam rangka mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan Asian Development Bank (ADB), jadi bukan kunjungan yang tidak tidak bermanfaat untuk Sumatera Barat.</p>
<p>Agenda tersebut merupakan bagian dari upaya menjalin kerja sama yang diharapkan memberikan dampak positif bagi pembangunan Sumbar ke depan.</p>
<p>&#8220;Sumbar bersama DKI Jakarta sedang menjalin kerjasama pembiayaan pembangunan dengan ADB yang berpusat di Jepang, kedua Gubernur diundang oleh ADB,” kata Wakil Gubernur Vasko Ruseimy kepada pers, hari Rabu (17/6/2026)</p>
<p>Wagub Sumbar itu berharap agar semua pihak tabayyun dulu agar tidak mencap perjalanan kepala daerah ke luar negeri selalu berbuansa negatif.</p>
<p>Menurutnya, komunikasi dan jejaring dengan berbagai pihak, termasuk di tingkat internasional, menjadi hal penting untuk mempercepat pembangunan daerah.</p>
<p>&#8220;Jadi tidak selalu kita berangkat ke luar negeri itu kemudian tendensinya dikategorikan negatif. Logika dasarnya begini, pemerintah tingkat nagari misalnya tidak bergaul dengan pemerintah kabupaten, kota, ataupun provinsi, maka nagarinya otomatis begitu-begitu saja,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia melanjutkan, hal yang sama juga berlaku pada pemerintah kabupaten maupun provinsi.<br />
Jika tidak menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat maupun pihak lain yang dapat mendukung pembangunan, maka kemajuan daerah akan berjalan lebih lambat.</p>
<p>&#8220;Kalau sebaliknya, kabupaten atau provinsi yang tidak berkomunikasi dengan pusat, provinsinya begitu-gitu saja. Sehingga saat ini kita melakukan akselerasi dengan berkomunikasi langsung dengan luar negeri untuk menciptakan hal-hal positif,&#8221; kata Wagub.<br />
Sementara itu Kepala Biro Administrasi Pimpiman Pemprov Sumbar Nolly Eka Mardianto memberi klarifikasi lebih detail soal keberangkatan Gubernur Mahyeldi ke Jepang itu. Terutama soal anggaran perjalanan.</p>
<p>Kata Nolly, Gubernur Mahyeldi ke Jepang tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh pihak Asian Development Bank (ADB). Kunjungan tersebut dilakukan gubernur untuk memenuhi undangan bank tersebut.</p>
<p>“Ada dua provinsi yang diundang di Indonesia, yakni Sumbar dan Jakarta, dari tanggal 15 hingga 20 Juni 2026,” katanya.</p>
<p>Terpilihnya Sumbar dan DKI Jakarta tidak terlepas dari komitmen kedua daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Termasuk pengembangan energi panas bumi dan ekonomi hijau (green economy)</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumbar selama ini aktif mencari alternatif sumber pembiayaan pembangunan yang tidak hanya bergantung pada APBD maupun APBN.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempresentasikan berbagai program dan strategi pembangunan daerah di hadapan ADB.</p>
<p>Pemprov Sumbar berharap forum tersebut dapat membuka peluang kerja sama dan dukungan pendanaan pembangunan dari lembaga internasional tersebut.</p>
<p>“Kita berharap ADB dapat meluncurkan anggaran untuk pembangunan daerah. Di tengah ruang fiskal yang relatif sempit dan kondisi efisiensi saat ini, ada peluang sumber pembiayaan pembangunan lainnya yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya. (<strong>Eko</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indra Yunaidi: PSP Hanya Butuh Satu Poin, Tapi Target Tetap Tiga Angka Atas Persma</title>
		<link>https://khazminang.id/indra-yunaidi-psp-hanya-butuh-satu-poin-tapi-target-tetap-tiga-angka-atas-persma/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 03:59:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[liga4]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[psp]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=14152</guid>

					<description><![CDATA[Padang-PSP Padang melanjutkan perjuangannya di babak 32 besar Liga 4 Nasional dengan menghadapi Persma Manado di Stadion Madya Krida Yogyakarta,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Padang-</span><span class="s2">PSP Padang melanjutkan perjuangannya di babak 32 besar Liga 4 Nasional dengan menghadapi </span><span class="s1">Persma Manado</span><span class="s2"> di </span><span class="s1">Stadion Madya Krida Yogyakarta, </span><span class="s2">Senin (15/6/26) Pertandingan ini menentukan langkah PSP ke babak 16 besar.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Pandeka Minang hanya butuh minimal hasil imbang untuk meraih tiket. Namun, Manejer PSP Padang, Indra Yunaidi tetap membidik kemenangan. Meski di sisi lain, dia mengakui bahwa Persma adalah lawan tangguh.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">“Melihat permainan Persma di dua laga awal, mereka tidak begitu gampang dikalahkan dan sangat kuat juga secara postur tubuhnya. Jadi saya tegaskan kepada para pemain bahwa kita tidak boleh lengah untuk melawan mereka,&#8221; kata Indra Yunaidi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Tapi, Target tetap memenangkan pertandingan. Target itu menjadi harga mati. Meski, PSP sebenarnya hanya perlu hasil imbang untuk lolos.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">&#8220;Kami tidak ingin nasib tim ditentukan oleh tim lain. Saya yakin tim lain juga mengincar kemenangan. Karena itu, kami harus berjuang keras untuk menang. Dengan begitu, posisi kami benar-benar aman sebagai pemuncak klasemen Grup S,” tegasnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Indra Yunaidi juga menginstruksi para pemainnya untuk tidak mudah terpancing emosi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">&#8220;Jangan terprovokasi. Kami harus bermain dengan kepala dingin. Jangan sampai kami mendapatkan kartu karena pelanggaran yang tidak perlu,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Indra Yunaidi optimistis persiapan yang dimiliki timnya mampu membuahkan hasil positif. Apalagi, para pemain PSP sedang berada dalam motivasi tinggi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Salah satunya Lucas. Pemain bernomor punggung 10 itu sedang on fire karena mencetak brace di dua laga sebelumnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Lucas akan menjaga motivasi berlipat itu saat berjumpa Persma .</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Menurut dia, Persma memiliki organisasi pertahanan kuat dan rapi. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rais Satu Poin Atas Persikotas, Indra Yunaidi: Asa PSP ke 16 Besar Makin Besar</title>
		<link>https://khazminang.id/rais-satu-poin-indra-yunaidi-asa-psp-ke-16-besar-makin-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 14:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[liga4]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[psp]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=14117</guid>

					<description><![CDATA[Padang-PSP Padang berhasil membawa satu poin dalam melakoni laga kedua babak 32 besar Liga 4 Nasional. Satu poin itu diraih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Padang-PSP Padang berhasil membawa satu poin dalam melakoni laga kedua babak 32 besar Liga 4 Nasional. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Satu poin itu diraih Pandeka Minang, setelah bermain imbang 1-1 dengan Persikotas Tasikmalaya dalam laga yang ditabuh Stadion Madya Krida Yogyakarta, Jumat (12/6/26)</span><span class="s2">.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Raihan satu angka ini juga menjaga peluang PSP lolos ke babak 16 besar. Untuk memastikan lolos, Pandeka Minang cukup bermain imbang dalam laga terakhir menghadapi </span><span class="s1">Persma Manado. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Manajer PSP Indra Yunaidi sangat puas dengan penampilan para pemain dalam laga kedua ini, tambahan satu angka ini<span class="Apple-converted-space">  </span>peluang untuk lolos ke babak 16 besar semakin besar.”Meski hanya satu poin, tapi saya salut dengan perjuangan para pemain. Sepanjang pertandingan, mereka memperagakan permainan menyerang. Hasil ini membuat asa kita semakin besar ke 16 besar,” ujar Indra Yunaidi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kata Indra Yunaidi, penampilan PSP dalam laga kedua babak 32 besar ini cukup memuaskan, namun PSP di kejutkan gol<span class="Apple-converted-space">  </span>cepat Persikotas menit ke-8. Meski tertinggal, PSP tidak patah arang. Mereka makin termotivasi dengan melakukan tekanan. Namun, di babak pertama, usaha PSP untuk membalas gol cepat Persikotas belum menuai hasil, meski beberapa peluang berhasil diciptakan, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan Indra Yunaidi, di babak kedua, PSP melakukan perubahan dengan memasukkan beberapa tenaga baru. Masuknya tenaga baru ini, makin menghidupkan serangan PSP, beberapa peluang kembali tercipta, namun lagi-lagi peluang emas itu gagal menghasilkan gol.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melihat situasi itu, terang Indra Yunaidi, tim pelatih kembali melakukan perubahan. Perubahan itu, makin menghidupkan serangan Pandeka Minang. Beberapa peluang kembali tercipta, puncaknya terjadi di menit ke 80, di mana PSP berhasil menyamakan kedudukan 1-1, lewat aksi Lucas, setelah memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persikotas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Termotivasi dengan gol balasan itu, PSP, tambah Indra Yunaidi, makin meningkatkan gempurannya, beberapa peluang kembali tercipta, namun lagi lagi peluang emas gagal menghasilkan gol, karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna dan hingga laga berakhir, kedudukan 1-1 tetap bertahan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil satu poin ini tetap mempertahankan posisi PSP di papan atas klasemen grup S dengan meraih empat poin atau sama dengan raihan Persikotas. Sedangkan posisi ketiga dan keempat ditempati </span><span class="s2">Persimaju dan </span><span class="s1">Persma yang sama-sama meraih satu poin. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indra Yunaidi Lupakan Kemenangan atas Persimaju, PSP Siap Hajar Persikotas</title>
		<link>https://khazminang.id/indra-yunaidi-lupakan-kemenangan-atas-persimaju-psp-siap-hajar-persikotas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 00:43:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[liga4]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[psp]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13929</guid>

					<description><![CDATA[Padang- Manajer PSP Indra Yunaidi menegaskan Pandeka Minang julukan PSP sudah melupakan kemenangan 1-0 atas  Persimaju Mamuju dan kini fokus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Padang- Manajer PSP Indra Yunaidi menegaskan Pandeka Minang julukan PSP sudah melupakan kemenangan 1-0 atas<span class="Apple-converted-space">  </span>Persimaju Mamuju dan kini fokus penuh menghadapi Persikotas Tasikmalaya di Stadion Madya Krida Yogyakarta, Jumat (11/6/26)</span><span class="s2">. Laga melawan Persikotas menjadi pertandingan kedua PSP dalam melakoni babak 32 besar Liga 4 Nasional.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PSP datang dengan kepercayaan diri tinggi. Sebelumnya, Pandeka Minang sukses mengatasi perlawanan Persimaju 1-0, Selasa (9/6/26).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemenangan itu menjadi modal penting bagi skuad PSP. Namun, Indra Yunaidi tidak ingin Pandeka Minang terlalu lama menikmati hasil positif tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski begitu, Oyon sapaan Akrab Indra Yunaidi menilai fokus harus segera dialihkan ke Persikotas. Dia menyebut pertandingan berikutnya datang cepat dan membutuhkan kesiapan penuh.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pernyataan Oyon menjadi sinyal kuat jika ruang ganti PSap tidak ingin terlena. Kemenangan atas Persimaju cukup dijadikan modal, bukan alasan untuk mengendurkan konsentrasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Persikotas diprediksi memberi tantangan berbeda untuk skuad </span><span class="s3">Pandeka Minang, apalagi dalam laga perdana mereka juga sukses meraih poin penuh atas </span><span class="s1">Persma Manado</span><span class="s3">.</span><span class="s1"> Oyon menilai lawan kali ini tidak mudah karena memiliki sistem permainan berbeda.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sekali lagi, lawan yang tidak akan mudah bagi kami. Mereka memainkan sistem yang berbeda, kami harus bersiap,&#8221; kata Oyon</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oyon juga menilai PSP sudah menjalani persiapan yang tepat setelah laga kontra Persimaju. Pemulihan fisik menjadi bagian penting karena jarak pertandingan tidak terlalu panjang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Para pemain telah melakukan sesi latihan pemulihan yang baik, dan pertandingan ini datang cepat setelah yang terakhir,&#8221; tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PSP kini punya peluang besar untuk lolos ke 16 besar dengan hasil sempurna. Setelah menang atas Persimaju, kemenangan melawan Persikotas akan membuat skuad PSP lolos ke babak 16 besar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oyon menyebut para pemain berada dalam kondisi penuh semangat. Kepercayaan diri tim juga meningkat setelah performa impresif di laga sebelumnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Para pemain semua bersemangat, kondisi ini modal untuk mendapatkan hasil positif dengan begitu kami memperbesar peluang lolos ke babak 16 besar,” ucapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Target itu kini menjadi fokus utama PSP. Oyon ingin skuad PSP menutup laga kontra Persikotas dengan hasil positif dan membuat para pendukung bahagia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jadi, itulah target utama kami untuk menyelesaikannya dengan baik dan membuat semua orang bahagia,&#8221; lanjutnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Laga melawan Persikotas juga menjadi ujian konsistensi bagi PSL. Setelah tampil tajam saat mengalahkan Persimaju, skuad PSP dituntut menjaga intensitas sepanjang 90 menit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oyon tentu ingin melihat timnya tetap disiplin dan tidak kehilangan fokus. Persikotas bisa memberi tekanan berbeda sehingga PSP harus tampil lebih siap sejak awal laga. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atasi Persimaju, Manajer PSP: Pemain Tampil Garang di Menit Akhir</title>
		<link>https://khazminang.id/atasi-persimaju-manajer-psp-pemain-tampil-garang-di-menit-akhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 12:56:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[LIga 4]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[psp]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13870</guid>

					<description><![CDATA[Padang-PSP Padang sukses meraih poin penuh dalam laga pembuka babak 32 besar Liga 4 Nasional. Tiga poin yang diraih Pandeka...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Padang-PSP Padang sukses meraih poin penuh dalam laga pembuka babak 32 besar Liga 4 Nasional. Tiga poin yang diraih Pandeka Minang ini, setelah berhasil mengatasi perlawanan </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Persimaju Mamuju 1-0 (0-0) dalam laga yang ditabuh di Stadion Madya Krida Yogyakarya, Selasa (9/6/26).</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Kemenangan penting Pandeka Minang ini mendapat apresiasi tinggi dari manajer tim Indra Yunaidi. “Apresiasi kepada para pemain. Sepanjang pertandingan, para pemain tampil konsisten dan motivasi tinggi. Di menit-menit akhir mereka tampil garang,”ujar Indra Yunaidi usai pertandingan.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Kata Indra Yunaidi, sejak kick off, PSP langsung memperagakan permainan menyerang. Baru beberapa menit jalannya pertandingan, PSP sudah mendapat peluang emas, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Termotivasi dengan peluang emas itu, jelas Indra Yunaidi, PSP makin meningkatkan daya serangannya. Beberapa peluang kembali tercipta, namun lagi lagi peluang emas itu gagal menghasilkan gol. Hingga turun minum kedudukan 0-0 masih tetap bertahan.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Di babak kedua, tambah Indra Yunaidi, PSP Padang melakukan perubahan dengan memasukkan beberapa tenaga baru. Masuknya tenaga baru ini makin menghidupkan serangan PSP.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Melihat situasi ini, Persimaju yang berstatus sebagai juara grub mencoba mengambil alih kendali serangan. Namun, strategi itu mampu dibaca para pemain PSP. Malahan, beberapa peluang kembali diciptakan Pandeka Minang. Puncaknya terjadi di menit ke-85, PSP sukses melesatkan gol lewat aksi Lucas memanfaatkan tendangan penjuru.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Terkejut dengan gol PSP ini, Persimaju mencoba mengambil kendali serangan, namun, kata Indra Yunaidi, disiplinnya lini belakang PSP menjaga daerahnya, hingga laga berakhir keunggulan PSP tetap bertahan. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seleksi Tahap Awal Tim Sepakbola Porprov Padang Berlangsung Ketat, Bitel : Kami Mencari yang Terbaik</title>
		<link>https://khazminang.id/seleksi-tahap-awal-tim-sepakbola-porprov-padang-berlangsung-ketat-bitel-kami-mencari-yang-terbaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 16:01:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13797</guid>

					<description><![CDATA[Seleksi Tahap Awal Tim Sepakbola Porprov Padang Berlangsung Ketat Padang- Sebanyak 70 pemain asal Kota Padang mengikuti seleksi tim sepakbola...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Seleksi Tahap Awal Tim Sepakbola Porprov Padang Berlangsung Ketat</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Padang- Sebanyak 70 pemain asal Kota Padang mengikuti seleksi tim sepakbola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kota Padang. Seleksi yang berlangsung 6 dan 7 Juni di lapangan PPLP Sumbar ini, sebagai bagian dari persiapan PSSI Padang menuju ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seleksi terbuka tim sepak bola Kota Padang untuk menghadapi Porprov berlangsung ketat dan penuh persaingan. Seleksi ini menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda kelahiran 2007 hingga 2009 untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Manajer tim Sepakbola Padang Surya Jufri Bitel didampingi Pelatih Kepala Dodi Hirwan Leo dan Direktur Teknik, Alanmarta, menyebut tingginya antusiasme peserta sebagai sinyal positif bagi masa depan sepak bola daerah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jumlah pemain yang seleksi lebih kurang 70 orang. Ini menunjukkan seleksi ini terbuka dan diminati banyak pemain, tapi tetap kita utamakan kualitas,” ujarnya, Minggu, 7 Juni. , </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ditegaskannya bahwa tahap berikutnya akan semakin ketat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pemain yang lolos seleksi tahap awal akan kembali disaring. Kami mencari pemain yang tidak hanya punya skill, tapi juga disiplin, kerja sama tim, dan mental bertanding,” jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Katanya, seleksi ini menjadi tahap penting dalam menentukan kekuatan tim.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Seleksi ini untuk memilih pemain terbaik yang akan memperkuat Kota Padang” ujarny.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para pemain yang mengikuti seleksi berasal dari kelompok usia kelahiran 2007 hingga 2009 sesuai ketentuan berlaku. Dalam waktu seleksi tersebut tim pelatih akan menilai kemampuan teknis fisik serta kesiapan mental para pemain secara menyeluruh.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seperti diketahui, PSSI Kota Padang menargetkan cabang olahraga sepakbola mampu meraih medali emas pada ajang Porprov Sumbar tahun ini. Dengan waktu persiapan yang tersisa tim pelatih diberikan keleluasaan penuh dalam membentuk tim yang kompetitif dan solid. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berada di Grub S, Manajer PSP Padang Optimis ke 16 Besar</title>
		<link>https://khazminang.id/berada-di-grub-s-manajer-psp-padang-optimis-ke-16-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 14:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[LIga 4]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[psp]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13787</guid>

					<description><![CDATA[Padang-Setelah sukses lolos dari lubang jarum dalam babak 64 besar Liga 4 Nasional, manajer PSP Padang, Indra Yunaidi makin optimis...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2">Padang-Setelah sukses lolos dari lubang jarum dalam babak 64 besar Liga 4 Nasional, manajer PSP Padang, Indra Yunaidi makin optimis menghadapi babak 32 besar yang akan ditabuh 9 Juni mendatang.</p>
<p class="p4"><span class="s2">“Ujian perdana di babak 64 besar sudah dilalui para pemain. Kini kita fokus ke babak 32 besar. Melihat perjuangan para pemain di babak 64 besar, kami sangat optimis para pemain bisa bersaing dan lolos ke babak 16 besar,” ujar Indra Yunaidi di Yogyakarta, Minggu, 7 Juni.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Pada babak 32 besar ini, katanya, PSP berada di Grub S yang akan dimainkan di Stadion Madya Krida Yogyakarya. Di babak 32 besar ini, PSP akan bersaing dengan juara Grub E, Persma Manado, Runner Up Grub F, Persikotas Tasikmalaya dan juara grub G, Persimaju Mamuju.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">“Di babak 32 besar kita berada di grub S. Kita tetap bermain di Yogyakarta. Melihat calon lawan, perluang kita untuk bersaing untuk lolos ke babak 16 besar terbuka,” tegasnya.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Dijelaskan Indra Yunaidi,</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">menyambut positif hasil undian yang menempatkan timnya di <a href="https://manado.tribunnews.com/tag/grup-s" target="_blank" rel="noopener">Grup S</a>.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Menurutnya, seluruh tim yang lolos ke <a href="https://manado.tribunnews.com/tag/babak-32-besar" target="_blank" rel="noopener">babak 32 besar</a> memiliki kualitas yang baik sehingga PSP harus mempersiapkan diri secara maksimal.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">&#8220;Kami bersyukur bisa melangkah ke babak 32 besar. Tentu lawan-lawan yang akan kami hadapi merupakan tim-tim terbaik dari daerah masing-masing,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Ia menegaskan manajemen dan tim pelatih akan memanfaatkan waktu persiapan yang ada untuk meningkatkan performa tim sebelum pertandingan dimulai.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">&#8220;Kami menghormati,<span class="Apple-converted-space">  </span>Persma Persikotas Tasikmalaya dan Persimaju Mamuju. Namun target kami tetap sama, yaitu melangkah sejauh mungkin di <a href="https://manado.tribunnews.com/tag/liga-4-nasional" target="_blank" rel="noopener">Liga 4 Nasional</a>. Kami meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sumbar agar PSP bisa terus mengharumkan nama daerah di kancah nasional,&#8221; katanya. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cari Pemain Berkualitas, 6-7 Juni Sepakbola Porprov Padang Gelar Seleksi</title>
		<link>https://khazminang.id/cari-pemain-berkualitas-6-7-juni-sepakbola-porprov-padang-gelar-seleksi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:10:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[pemain]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13630</guid>

					<description><![CDATA[Padang-Mencari pemain berkualitas yang akan diturunkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar, tim sepakbola Kota Padang berencana menggelar seleksi pemain,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1">Padang-Mencari pemain berkualitas yang akan diturunkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar, tim sepakbola Kota Padang berencana menggelar seleksi pemain, 6-7 Juni di Lapangan PPLP Sumbar.</p>
<p class="p4"><span class="s2">Pelatih kepala tim sepakbola Padang Dodi Hirwan Leo didampingi Ditektur teknik, Alanmarta menyatakan, seleksi yang diikuti pemain kelahiran 2007,2008 ini diperuntukkan untuk pemain asal Kota Padang.<span class="Apple-converted-space">  </span>Proses penjaringan bakat ini tidak dipungut biaya sepeser pun dan memberikan kesempatan luas bagi talenta lokal. </span></p>
<p class="p4"><span class="s2">“Dalam seleksi ini kami mencari pemain-pemain terbaik yang berdomisili di Kota Padang dan kelahiran 2007-2009,” kata Leo.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Kata Leo, dimulainya seleksi ini bukan tanpa alasan. PSSI Kota Padang mengusung misi besar untuk meraih medali emas. “Target kita adalah medali emas, soalnya sepakbola Kota Padang sudah lama tidak menjadi juara di multieven terbesar di Sumbar ini, makanya setelah dipercaya kami langsung bergerak,” terangnya.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Selain aspek teknis, seleksi ini juga dipandang sebagai jembatan bagi para pemain muda Kota Padang untuk meniti karier profesional. Melalui kompetisi setingkat Porprov, para pemain diharapkan tidak hanya meningkat secara kemampuan individu, tetapi juga matang secara mental. </span></p>
<p class="p4"><span class="s2">“Kesempatan ini tentu akan sangat baik untuk mendukung jenjang karir mereka ke depan. Selain meningkat pemahaman dan teknik individu selama latihan berlangsung, melalui event kejuaraan besar seperti Porprov ini dapat membentuk mental bertanding para pemain,” tambahnya. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sumbar Tingkatkan Nilai Pinang Lewat Hilirisasi</title>
		<link>https://khazminang.id/sumbar-tingkatkan-nilai-pinang-lewat-hilirisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Yanche Edrie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 05:02:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[hilirasisi di sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[hilirasisi pinang]]></category>
		<category><![CDATA[mahyeldi ansharullah]]></category>
		<category><![CDATA[produksi pinang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13583</guid>

					<description><![CDATA[Payakumbuh, Khazanah – Sumbar berusaha meningkatkan nilai tambah dari produksi pinang yang selama ini hanya diekspor secara mentah, melalui proses...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Payakumbuh, Khazanah</strong> – Sumbar berusaha meningkatkan nilai tambah dari produksi pinang yang selama ini hanya diekspor secara mentah, melalui proses hilirisasi.</p>
<p>Ketika berbagai komoditas hasil bumi Indonesia selama bertahun-tahun lebih banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah, peluang untuk memperoleh nilai tambah ekonomi yang lebih besar kerap terabaikan. Kini, kesadaran akan pentingnya hilirisasi semakin menguat, yakni mengolah komoditas sebelum diekspor sehingga menghasilkan produk bernilai lebih tinggi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Hal itulah yang menjadi perhatian Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, saat meninjau kegiatan pengolahan pinang di PT Maju Kolpin Sejahtera yang berlokasi di Jorong Akabiluru, Nagari Koto Tangah Batu Hampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, pekan lalu.</p>
<p>“Kalau seperti ini tentu sangat baik. Pinang tidak lagi diekspor dalam bentuk bahan baku, melainkan telah melalui proses pengolahan yang meningkatkan kualitas dan nilai jualnya. Dengan demikian, manfaat ekonominya menjadi lebih besar, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Mahyeldi saat berdialog dengan manajemen perusahaan dan para pekerja.</p>
<p>Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program hilirisasi komoditas unggulan daerah berjalan optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan itu, Gubernur meninjau secara langsung seluruh tahapan produksi, mulai dari proses perebusan pinang selama sekitar dua jam, pengeringan menggunakan oven selama empat hari, hingga proses pendinginan sebelum produk siap dipasarkan.</p>
<p>Menurut pihak perusahaan, hasil olahan pinang yang diproduksi PT Maju Kolpin Sejahtera telah menembus pasar ekspor, terutama ke Vietnam. Di negara tersebut, pinang digunakan sebagai salah satu bahan baku industri makanan dan produk olahan berbasis pinang.</p>
<p>Mahyeldi menegaskan bahwa pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas lokal merupakan langkah strategis yang harus terus didorong. Selama ini, banyak hasil pertanian Indonesia yang dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai tambah terbesar justru dinikmati oleh negara pengimpor yang mengolahnya menjadi produk jadi.</p>
<p>“Hilirisasi menjadi sangat penting karena mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat daya saing daerah, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat mengapresiasi para investor yang menanamkan modalnya di daerah ini, khususnya di Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Mahyeldi.</p>
<p>Ia menambahkan, kehadiran industri pengolahan pinang tersebut tidak hanya memperkuat posisi pinang sebagai salah satu komoditas unggulan Sumatera Barat, tetapi juga mendukung visi pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota sebagai kawasan agrobisnis dan agroindustri yang berdaya saing.</p>
<p>Menurut Mahyeldi, keberadaan pabrik ini memberikan kepastian pasar bagi petani pinang karena mampu menyerap hasil panen dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Dengan adanya pasar yang jelas dan berkelanjutan, petani memperoleh jaminan harga yang lebih baik dibandingkan jika hanya menjual produk dalam bentuk bahan mentah kepada tengkulak atau pedagang perantara.</p>
<p>Selain itu, industri pengolahan pinang juga memberikan dampak sosial yang signifikan melalui penciptaan lapangan kerja.</p>
<p>Saat ini, sekitar 600 tenaga kerja terlibat dalam aktivitas produksi di PT Maju Kolpin Sejahtera. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen merupakan masyarakat lokal Kabupaten Limapuluh Kota.</p>
<p>“Inilah investasi yang kita harapkan. Tidak hanya menghadirkan aktivitas ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, menyampaikan bahwa kehadiran PT Maju Kolpin Sejahtera telah memberikan dampak positif bagi petani pinang di daerah tersebut.</p>
<p>“Dengan adanya industri pengolahan dan pasar yang jelas, nilai ekonomi hasil panen masyarakat menjadi lebih stabil dan meningkat. Petani memiliki kepastian untuk menjual hasil produksinya,” kata Ahlul.</p>
<p>Ia berharap kolaborasi antara investor, pemerintah nagari, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi dapat terus dipertahankan. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mengembangkan sektor industri pengolahan berbasis komoditas lokal.</p>
<p>Memahami Hilirisasi</p>
<p>Istilah hilirisasi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak pemerintah pusat menjadikannya sebagai salah satu strategi pembangunan ekonomi nasional. Kebijakan ini banyak mendapat perhatian setelah pemerintah menghentikan ekspor bijih nikel mentah dan mendorong pembangunan industri pengolahan nikel di dalam negeri.</p>
<p>Secara sederhana, hilirisasi adalah proses meningkatkan nilai tambah suatu komoditas melalui kegiatan pengolahan dan pemrosesan sebelum dipasarkan atau diekspor. Dengan kata lain, sumber daya alam tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, tetapi terlebih dahulu diolah menjadi produk setengah jadi atau produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.</p>
<p>Kementerian Perindustrian mendefinisikan hilirisasi sebagai upaya memperpanjang rantai nilai industri melalui pengolahan bahan baku menjadi produk yang lebih bernilai. Strategi ini bertujuan meningkatkan daya saing, memperkuat struktur industri nasional, mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah, serta menciptakan lapangan kerja baru.</p>
<p>Dalam konteks pertanian, hilirisasi dapat dilakukan melalui pembangunan industri pengolahan hasil perkebunan, pertanian, perikanan, maupun peternakan. Dengan adanya proses pengolahan, petani tidak hanya memperoleh keuntungan dari penjualan bahan baku, tetapi juga menikmati nilai tambah yang tercipta dari produk olahan.</p>
<p>Bagi daerah seperti Sumatera Barat yang kaya akan komoditas pertanian dan perkebunan, hilirisasi menjadi peluang besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Selain meningkatkan pendapatan petani, strategi ini juga mampu menarik investasi, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan penerimaan daerah.</p>
<p>Karena itu, keberadaan industri pengolahan pinang seperti PT Maju Kolpin Sejahtera dinilai menjadi contoh konkret bagaimana hilirisasi dapat dijalankan di tingkat daerah. Jika model serupa diterapkan pada komoditas unggulan lainnya, Sumatera Barat berpotensi menjadi salah satu pusat agroindustri yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi untuk pasar nasional maupun internasional. <strong>(eko)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
