<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>suhu sumbar naik &#8211; Khazminang.id</title>
	<atom:link href="https://khazminang.id/tag/detail/suhu-sumbar-naik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://khazminang.id</link>
	<description>Berita Sumbar Terbaru dan Terkini Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Oct 2025 03:00:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://khazminang.id/wp-content/uploads/2024/12/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>suhu sumbar naik &#8211; Khazminang.id</title>
	<link>https://khazminang.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BMKG: Suhu Udara Sumbar Naik, Literasi Tentang Perubahan Iklim, Penting</title>
		<link>https://khazminang.id/bmkg-suhu-udara-sumbar-naik-literasi-tentang-perubahan-iklim-penting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Yanche Edrie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 03:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[suhu sumbar naik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=6341</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazanah – Literasi tentang perubahan iklim untuk masyarakat baik masyarakat  petani kawasan pergunungan maupun masyakat nelayan di daerah pantai....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazanah</strong> – Literasi tentang perubahan iklim untuk masyarakat baik masyarakat  petani kawasan pergunungan maupun masyakat nelayan di daerah pantai. Pemaham terhadap perbuhan cuaca yang cenderung ekstrem sejak lebih dari 10 tahun terakhir ini sangat penting agar masyarakat dapat menyesuaikan semua pekerjaannya dengan kondisi cuaca.</p>
<p>Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Padang Pariaman Desindra Deddy, seperti dikutip dari laman RRI mengatakan bahwa perubahan iklim telah di depan mata. “Perubahan iklim bukan lagi sekedar isu global, namun juga tengah terjadi di Ranah Minang saat ini. Data sejak 17 tahun lalu menunjukkan  tren hujan ekstrem telah terjadi sebanyak 2 kejadian per tahunnya,” kata dia</p>
<p>Suhu udara di Sumatera Barat kata Deddy, menunjukkan tren meningkat sejak 2004 hingga 2024.  Untuk mengantisipasi perubahan iklim, BMKG  melakukan sejumlah inovasi dan pelayanan langsung ke masyarakat. Seperti menggencarkan peranan informasi perubahan iklim secara berkala melalui sosial media dan aplikasi Info BMKG, “Kita juga  menggencarkan  Sekolah Lapang Iklim (SLI) ataupun Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) secara berkala. Semua ini adalah  agar mereka masyarakat mendapatkan edukasi tentang perubahan iklim dan cuaca sehingga bisa disiapkan bentuk-bentuk mitigasi yang bisa menghindarkan masyarakat dari bencana,” ujarnya. <strong>(rri/eko)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
