×

Iklan


Sumbar Targetkan Kirim 2 Ton Rendang untuk Korban Gempa Cianjur

24 November 2022 | 14:52:23 WIB Last Updated 2022-11-24T14:52:23+00:00
    Share
iklan
Sumbar Targetkan Kirim 2 Ton Rendang untuk Korban Gempa Cianjur

Padang, Khazminang.id-- Pemprov Sumbar menargetkan bakal mengirim 2 ton rendang untuk membantu korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Bantuan itu merupakan bentuk rasa empati dan kepedulian masyarakat Sumbar.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, bantuan rendang tersebut dihimpun dari setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf di lingkungan Pemprov Sumbar, bahkan kabupaten/kota.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat mendatangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar untuk melihat bantuan rendang yang akan dikirim langsung pada Jumat (25/11) besok.

    Mahyeldi menyebut, bantuan rendang yang dihimpun tersebut, akan terus dikumpulkan di kantor BPBD Sumbar hingga hari ini. Selain dari masyarakat, juga ada bantuan rendang dari Bank Nagari dan PT Semen Padang yang masing-masingnya seberat 100 kilogram.

    "Alhamdulillah kita sampai saat ini sedang menghimpun hampir satu ton, targetnya akan terkumpul satu setengah sampai dua ton," ujar Mahyeldi, Rabu (23/11).

    "Kita juga akan galang dana bantuan rehab rekon, termasuk masjid, rumah, fasilitas umum dan lainnya, termasuk saudara kita (perantau minang) yang ada di sana," sambung dia.

    Pada kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi juga ikut memasak rendang yang disiapkan oleh Ibu-ibu Dharma Wanita BPBD Provinsi Sumbar yang hendak dikirim ke Cianjur tersebut.

    "Rendang ini juga dibuat oleh masyarakat dan pelaku UMKM Sumbar dengan kemasan 1/4 sampai 1/2 kilogram," tutur Mahyeldi menjelaskan.

    Dia juga mengimbau kepada bupati dan wali kota, serta masyarakat untuk siap siaga dan waspada terhadap potensi gempa bumi di Sumbar yang bisa terjadi kapan saja.

    Selain itu, orang nomor satu di Sumbar tersebut juga menginstruksikan BPBD di kabupaten/kota untuk memberikan latihan dan sosialisasi mitigasi bencana di seluruh daerah Sumbar.

    "Juga pastikan mengaktifkan Early Warning Sistem (EWS) gempa di seluruh tempat agar berfungsi secara lebih baik. Supaya masyarakat kita lebih siaga," ungkapnya.

    Terakhir, Mahyeldi mengimbau bupati dan wali kota di Sumbar untuk segera menerbitkan Perda tentang bangunan yang mengatur soal bagaimana membuat bangunan atau rumah tahan gempa sesuai standar. (Rina Akmal)