×

Iklan

PEMPROV TERIMA PENGHARGAAN MENINVES
Sumbar Ramah Investasi, Kata Menteri Bahlil

24 November 2021 | 13:53:21 WIB Last Updated 2021-11-24T13:53:21+00:00
    Share
iklan
Sumbar Ramah Investasi, Kata Menteri Bahlil

Padang, Khazminang.id  – Berinvestasi di Sumatera Barat susah? Ternyata tidak. Buktinya Pemerintah Pusat melalui Kantor Kementerian Investasi memosisikan Sumatera Barat sebagai provinsi ketiga di Indonesia yang ramah investasi setelah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kata Menteri Investasi  Bahlil Lahadalia Rabu siang, nilai investasi belum tentu mencerminkan efek pengganda atau multiplier effect bagi tiap daerah. Aliran investasi pada suatu daerah, belum tentu produktif atau mencerminkan hilirisasi. Hilirisasi merupakan visi investasi yang diberikan dari Presiden Jokowi.

"Ternyata, realisasi investasi, uang yang masuk itu belum tentu produktif. Hilirisasi di Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara itu lebih tinggi daripada di Jawa Barat dan Jawa Tengah," jelas Bahlil di hadapan Presiden Jokowi dan para Gubernur pada Rapat Koordinasi Rabu, di Jakarta.

    Kantor Menteri Investasi/BKPM melakukan penilaian kepada semua provinsi soal keramahan berinvestasi. Maka Sumatera dinilai sebagai provinsi yang ramah investasi ke-3 setelah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

    Untuk Sumatera Barat lalu diberikan penghargaan ‘Anugerah Layanan Investasi Tahun 2021’. Anugerah diterima langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi, dalam Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi Tahun 2021, Jakarta, Rabu (24/11/2021) yang disaksikan Presiden Jokowi didampingi Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

    Menurut Gubernur Mahyeldi yang didampingi jurubicara Pemprov Sumbar, Jasman Rizal, penghargaan ini diraih atas pencapaian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Barat mendapatkan Peringkat 3 pada level Nasional untuk Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

    Penghargaan ini menurut Mahyeldi merupakan prestasi bagi Sumatera Barat yang secara tidak langsung memberikan pesan bahwa Sumatera Barat merupakan Provinsi yang ramah bagi investor. Selain itu terkait izin usaha dan administrasinya sangat mudah dan  dikelola secara profesional.

    Selain itu sebagai momentum terbaik untuk mendatangkan investor menanamkan modalnya di Sumatera Barat.

    "Alhamdulillah, hari ini Provinsi Sumatera Barat mendapatkan Peringkat 3 pada level Nasional untuk Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha tingkat Provinsi. Sedangkan peringkat 2 dan 1 diraih oleh Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pada katagori yang sama untuk tingkat kota, Kota Payakumbuh meraih peringatkan 1," ujar Gubernur Mahyeldi. (eko)