×

Iklan


Solat Idul Adha di Rupajang, Petugas dan WBP Wajib Cek Suhu dan Pakai Handsanitizer

20 Jul 2021 | 23:14:22 WIB Last Updated 2021-07-20T23:14:22+00:00
    Share
iklan
Solat Idul Adha di Rupajang, Petugas dan WBP Wajib Cek Suhu dan Pakai Handsanitizer
Seluruh WBP dan petugas maupun keluarga petugas yang masuk Aula untuk Salat Idul Adha dilakukan pengecekan suhu tubuh dan diberikan handsanitizer oleh Petugas Klinik Pratama Rupajang. (foto: Istimewa).

    Padang Panjang, Khazanah--  Selasa (20/7) seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Padang Panjang (Rupajang) tampak bersemangat dan antusias melaksanakan Salat Idul Adha.

    Antusias itu terlihat dari aura wajah dan semangatnyamereka  ketika mendengar suara takbir berkumandang saling bersautan dan saling menyambung dari dalam Aula Rupajang.

    Mulai pukul 06.00 WIB , WBP sudah mulai berdatangan masuk ruang Aula yang dijadikan tempat sehari-hari nya untuk sholat berjamaah.

    Namun ada hal yang tidak biasa terlihat pada pagi itu, karena karena seluruh WBP dan petugas maupun keluarga petugas yang masuk Aula dilakukan pengecekan suhu tubuh dan diberikan handsanitizer oleh Petugas Klinik Pratama Rupajang.

    “Ya, ini memang sudah menjadi protokol kesehatan yang harus kita ikuti mengingat bahaya Covid-19 masih ada disekeliling kita. Ini harus wajib kita laksanakan,” ujar Weni Perawat senior Rupajang.

    Hal ini senada juga yang disampaikan juga oleh Karutan Padang Panjang, Rudi Kristiawan,  di sela-sela penyembelihan hewan kurbandi Rupajang.

    Rudi menuturkan bahwa sesuai dengan instruksi pimpinan untuk WBP boleh Sholat Idul Adha di masjid tetapi pelaksanaannya wajib mengikuti dan mengetatkan protokol kesehatan.

    “Saya juga ikut turun langsung untuk mengajak dan menegaskan kepada WBP semua dan sudah perjanjian kemarin ketika Sholat Idul Adha berjamaah nantinya akan selalu memakai protokol kesehatan,” jelas Rudi.

    Ditambahkan Rudi, Sholat Idul Adha tersebut terlaksana dengan baik tanpa ada kendala suatu apapun. Ini semua wajib kita syukuri walaupun masih dalam situasi pandemi (Novrizal Sadewa).