×

Iklan


Soal Status PTN-BH Unand, Rektor: Tak Berpengaruh pada UKT Mahasiswa

13 September 2021 | 14:53:29 WIB Last Updated 2021-09-13T14:53:29+00:00
    Share
iklan
Soal Status PTN-BH Unand, Rektor: Tak Berpengaruh pada UKT Mahasiswa
Rektor Universitas Andalas (Unand), Yuliandri.

Padang, Khazminang.id-- Rektor Universitas Andalas (Unand), Yuliandri memastikan Unand tidak akan menghilangkan tanggungjawab sosial meskipun telah berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

"Poin pentingnya ialah walaupun perubahan status, tanggung jawab sosial yang menjadi tanggung jawab perguruan tinggi itu tidak boleh berkurang," jelas Yuliandri beberapa waktu lalu.

Tanggung jawab sosial yang dimaksud perguruan tinggi itu paling sedikit 20 persen mengakomodasi peserta didik atau mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah terpencil atau terluar dengan kriteria yang digunakan.

    Dikatakan juga, hampir setiap tahunnya dari 6.000 jumlah mahasiswa, 2.000 diantaranya mendapatkan bidik misi. "Walaupun itu dilakukan, Unand tetap memberikan ruang kepada peserta didik berupa KIP kuliah, itu tetap ditampung," kata Yuliandri.

    Berkaitan dengan kekhawatiran sejumlah pihak misalnya PTN-BH mempengaruhi penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Yuliandri mengatakan Unand tidak bisa menentukan hal tersebut. Sebab, ada standar yang mesti dipenuhi, apalagi Unand termasuk UKT yang paling rendah jika dibandingkan dengan perguruan tinggi lainnya.

    Yuliandri menyatakan rata-rata 30 persen mahasiswa Unand masuk dalam program KIP kuliah. Mahasiswa Unand berjumlah 6.000 orang, hampir 2.000 dapat KIP kuliah, ditambah dalam proses lain, ada beasiswa.

    "Yang menjadi fokus ke depan adalah bagaimana meningkatkan kualitas setelah menjadi status PTN-BH. Kalau untuk UKT tidak akan digugat, UKT kita sejak enam tahun lalu kan tidak ada perubahan," jelasnya. (Rina Akmal)