×

Iklan

GANDENG ANGGOTA DPRD DAN LEMBAGA PENDIDIKAN
SMAN 1 Ranah Pesisir Bakal Bertransformasi Menjadi Sekolah Bertaraf Nasional

28 Agustus 2022 | 20:36:55 WIB Last Updated 2022-08-28T20:36:55+00:00
    Share
iklan
SMAN 1 Ranah Pesisir Bakal Bertransformasi Menjadi Sekolah Bertaraf Nasional
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Negeri 1 Ranah Pesisir Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan bertekad bakal bertransformasi untuk menjadikan sekolah tersebut bertaraf nasional di daerah itu (foto: Mil Hendrawandi).

Painan, Khazminang.id--   Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Negeri 1 Ranah Pesisir Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan bertekad bakal bertransformasi untuk menjadikan sekolah tersebut bertaraf nasional di daerah itu.

 

Hal itu dikatakan Kepala SMAN 1 Ranah Pesisir, Ssaswin, S. Pd., MM., saat dihubungi Khazanah/Khazminang.id, Minggu (28/8).

     

    "Ini merupakan program unggulan kami, untuk menjadikan sekolah ini bertaraf nasional,"  kata dia

     

    Saswin mengatakan, sebab sekolah itu merupakan sekolah tertua di Pesisir Selatan setelah SMAN 1 Painan.

     

    Ia menyebut keinginan untuk menjadikan sekolah bertaraf nasional, dirinya terosebsi karena sekolah itu merupakan sekolah terfavorit di masa 10 tahun belakangan di daerah setempat.

     

    Hal itu terbukti banyaknya para siswa tamatan dari sekolah tersebut bisa diterima di perguruan tinggi di Indonesia dan fakultas terkenal seperti kedokteran.

     

    "Kalau kebelakangan ini kan tidak ada lagi. makanya terpikir oleh kami membuat program ungulan berupa kelas unggul," ujarnya.

     

    Ia mengatakan agar itu terwujud pihaknya tengah mempersiapkan dengan membuat kelas khusus dari kelas X dan XI, yang mana saat ini sedang berangsur berjalan yang sedang dirancang untuk mempersiapkan sarana yang memadai dan nyaman seperti menyediakan air minum dan kelas berpindingin udara.

     

    Hal itu bertujuan untuk mengadakan kegiatan belajar tambahan dengan mendatangkan narasumber dari lembaga - lembaga pendidikan seperti Nurul Fikri dan perguruan tinggi lainya.

     

    "Jadi untuk menembus itu perguruan tinggi bagaimana bisa percaya ke sekolah siswanya bisa tembus SMPTN (seleksi pertama). Kalau belum bisa lulus SPMPTN di perguruan tinggi favorit tak mungkin sekolah itu akan di undang ke perguruan tinggi melalui SN,"bebernya.

     

    Karena pembuktian siswa itu berhasil atau sukses, terlebih dahulu mampu menembus SP (ujian mengerjakan soal atau seleksi pertama) ini.

     

    Saat ini sekolah tersebut memiliki peserta didik sebanyak 167 orang siswa dengan tenaga pendidik lebih kurang 80 orang.

     

    Saswin melanjutkan bahwa terobosan yang dilakukan itu untuk menjadikan sekolah menuju bertaraf nasional memang menjadi tantangan pada dirinya. Namun ia tetap optimis hal ini bisa terwujud.

     

    Walaupun, kata dia, saat ini sedang keterbatasan anggaran di sekolah tersebut.

    Namun tantangan itu akan terus dijalani yang telah berkoordinasi ke salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat.

     

    Untuk menyampaikan agar anggaran Pokok Pikiran (Pokir) dewan bisa dimasukkan ke anggaran Dinas Pendidikan sehingga nantinya pendanaan atau pembiayaan sekolah unggul tersebut dapat dikucurkan.

     

    "Ya, memang ini menjadi tantagan bagi kami. Tapi kita sangat optimis sekali, kalau sekolah ini bisa menuju bertaraf nasional karena kita telah mencoba untuk membuat terobosan - terobosan," ungkapnya (Mil Hendrawandi).