×

Iklan


Sidak ke Inspektorat, Ini yang Ditegaskan Mahyeldi untuk Cegah Penyimpangan dan Korupsi

02 Jun 2021 | 15:15:02 WIB Last Updated 2021-06-02T15:15:02+00:00
    Share
iklan
Sidak ke Inspektorat, Ini yang Ditegaskan Mahyeldi untuk Cegah Penyimpangan dan Korupsi
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Inspektorat, Rabu (2/6).

Padang, Khazminang.id-- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Inspektorat, Rabu (2/6). Hal ini dilakukannya guna meningkatkan disiplin dan kinerja peran dari Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

Menurutnya, peran APIP sangat penting dalam melakukan peringatan dini terkait kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pengusutan atas kebenaran laporan mengenai adanya indikasi terjadinya korupsi. 

"Saya minta inspektorat dan jajaran auditornya menjadi dokter pribadi bagi pemerintah Sumbar. Kita tidak ingin terjadi penyimpangan dan menyalahi aturan, maka sebelum terjadi harus diperiksa dulu dan dikoordinasikan dengan Inspektorat untuk bisa mengatasinya. Jangan sudah terjadi, baru diperiksa," tegas dia.

    Agar dapat melaksanakan fungsi pembinaan dan pengawasan tersebut, APIP perlu mendapat penguatan baik penguatan kelembagaan, penguatan personel melalui pendidikan dan pelatihan serta penguatan anggaran.

    Di hadapan puluhan pegawai Inspektorat, Mahyeldi mengatakan, syarat utamanya adalah keterbukaan dalam informasi. Makanya, dia menegaskan keterbukaan data penting, agar tidak terjadi penyimpangan ataupun tindakan korupsi dan sekaligus untuk meningkatkan kinerja bagi OPD di lingkungan pemprov Sumbar.

    "Kita harap Inspektorat berfungsi lebih optimal baik sebagai pendamping maupun pengawas dan saya juga berharap bagi OPD-OPD juga bisa membangun komunikasi dan memperhatikan rekomendasi yang ada," ucapnya.

    Pada kesempatan serupa, Plt Kepala Inspektorat Sumbar, Betty Vetria mengatakan dirinya juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan mewujudkan good governance melalui reformasi birokrasi serta efisiensi anggaran. 

    "Fungsi Inspektorat juga ibaratnya ‘rem’ bagi pemerintah daerah untuk lebih efektif dalam penggunaan anggaran, semacam ‘early warning’ untuk pencegahan dini bagi pengguna anggaran," katanya mengakhiri. (Inoval Agesly)