×

Iklan


Siapa Cagub Sumbar dari Partai Golkar? Tunggu Hasil Survei

19 Juni 2024 | 05:21:56 WIB Last Updated 2024-06-19T05:21:56+00:00
    Share
iklan
Siapa Cagub Sumbar dari Partai Golkar? Tunggu Hasil Survei

Padang – Calon gubernur Sumbar dari Partai Golkar masih teka teki, begitu juga calon bupati/walikotanya. Partai berlambang pohon beringin itu agaknya masih menunggu hasil survei sebagai referensi sebelum menentukan calon kepala daerah yang akan diusung.

Dari catatan yang ada, terdapat 2 nama yang mendaftar sebagai calon gubernur ke partai yang identik dengan warna kuning itu, masing-masing Ganefri dan Epyardi Asda. Hal itu sekaligus menepis issu yang menyebut Ganefri mengundurkan diri. Sedangkan untuk calon bupati/walikota, cukup banyak nama-nama calon yang mendaftar.

Di antaranya, ada nama John Kennedy Aziz (Padang Pariaman), Hendra Saputra (Kab. Solok), Adi Gunawan (Dharmasraya), Leo Murphy (Kota Solok), Yendri Bodra Dt. Parmato Alam (Payakumbuh), Mardison Mahyudin (Kota Pariaman), Erman Syafar (Bukittinggi), Andri Warman (Agam), Erizal Ridwan (Sawahlunto).

    “Para calon yang mendaftar ke Partai Golkar itu, kita survei dulu baik calon gubernur maupun calon bupati/walikota. Hal ini sesuai keputusan DPP Partai Golkar. Jadi kita tunggu dulu hasil surveinya,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Sumbar, Desra Ediwan di sela-sela persiapan pemotongan hewan kurban di Kantor Partai Golkar Sumbar, Selasa (18/06/2024).

    Tahun ini, DPD Partai Golkar Sumbar memotong 10 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Rencananya, daging kurban akan dibagikan Hari Rabu (19/06/2024). Sebanyak 900 kupon sudah dibagikan tak hanya untuk pengurus dan kader Golkar tetapi juga untuk masyarakat sekitar.

    Lebih jauh terkait Pilkada, Desra menjelaskan, pihaknya menggunakan jasa Lembaga Survei Indikator untuk menjaring aspirasi masyarakat, apa betul yang diharapkan oleh masyarakat Sumbar 5 tahun ke depan. Hasil survei menjadi acuan bagi Golkar dalam proses seleksi calon kepala daerah, seperti popularitas dan elektabilitas calon.

    Sejalan dengan itu, menyongsong Pilkada serentak pada 27 November nanti, Desra juga menyebut, pihaknya bersama seluruh DPD Partai Golkar kabupaten/kota di Sumbar tengah menjajaki koalisi dengan partai politik (parpol) lain.

    “Kita harus berkoalisi dengan parpol lain dalam mengusung calon kepala daerah. Penjajakan sudah kita lakukan dengan sejumlah parpol, seperti parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) maupun dengan parpol lainnya,” ujar Desra.

    Target Menang Pilkada 60 Persen

    Partai Golkar Sumbar menargetkan kemenangan 60 persen pada Pilkada mendatang. Angka itu tidak muluk-muluk, karena pada Pilkada lalu Golkar memenangkan kursi 4 kepala daerah di Sumbar, masing-masing Kab. Solok Selatan, Kab. Sijunjung, Kab. Limapuluh Kota dan Kota Pariaman.

    Sedangkan pada Pileg 2024, Golkar mendapatkan 7 kursi ketua DPRD, masing-masing Solok Selatan, Kota Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Payakumbuh, Pasaman Barat dan Limapuluh Kota.

    “Golkar akan berjuang maksimal untuk mendapatkan kursi kepala daerah 60 persen dari pelaksanaan Pilkada di Sumbar, masing-masing 1 provinsi dan 19 kabupaten/kota,” tandasnya. (devi)