×

Iklan


Setubuhi 2 Anak Tiri, Petani Asal Limapuluh Kota Ditangkap Polisi di Padang

27 April 2023 | 13:55:48 WIB Last Updated 2023-04-27T13:55:48+00:00
    Share
iklan
Setubuhi 2 Anak Tiri, Petani Asal Limapuluh Kota Ditangkap Polisi di Padang
Ilustrasi tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. IST

´╗┐Payakumbuh, Khazminang.id-- Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Payakumbuh meringkus seorang pelaku tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur.

Pelaku Rio (48) yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini ditangkap polisi di rumah orang tuanya di Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Senin (24/4).

Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Elvis Susilo mengatakan, tindakan persetubuhan ini terjadi pada tanggal 18 Agustus 2022 yang melibatkan terduga Rio dengan dua orang anak sambungnya.

    "Betul, kita melakukan upaya paksa terhadap Rio di Kota Padang, yang mana dirinya telah disangkakan sebagai pelaku persetubuhan anak di bawah umur," ungkap AKP Elvis, dinukil Kamis (27/4).

    Dikatakan, pelaku yang merupakan warga Jorong Pakan Rabaa, Kenagarian Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban  itu pertama kali melakukan aksinya pada Agustus 2022 lalu.

    Pelaku pertama kali melakukan aksinya sekira bulan Agustus 2022 lalu terhadap Mawar (14) yang merupakan anak sambungnya.

    Tak puas hanya kepada Mawar, Rio juga mengulang perbuatannya yang sama kepada Bunga (15) pada bulan Januari 2023, yang mana Bunga merupakan saudari kandung dari Mawar.

    Aksi bejat Rio akhirnya diketahui ibu korban saat Rio akan kembali melampiaskan nafsu setannya kepada Bunga.

    Lebih lanjut dikatakan, dari sana, semua cerita terkuak bahwasannya Rio juga telah menyetubuhi mawar terlebih dahulu.

    "Ibu korban kemudian melapor kepada kami (polisi), kemudian kita tindaklanjuti dengan menyelidiki dan melakukan penangkapan terhadap Rio," terang AKP Elvis.

    Saat ini, lanjut dia, terduga pelaku Rio telah ditahan di Mapolres Payakumbuh guna penyidikan dan proses hukum lebih lanjut. (Lili Yuniati)