×

Iklan

KEMBANGBIAKAN BUNGA RAFLESIA DI LUAR HABITATNYA
Setelah Difilmkan, Joni Hartono Akan Mendapat Penghargaan dari Gubernur Sumbar

12 Juni 2022 | 12:27:53 WIB Last Updated 2022-06-12T12:27:53+00:00
    Share
iklan
Setelah Difilmkan, Joni Hartono Akan Mendapat Penghargaan dari Gubernur Sumbar
Sepak terjang Joni Hartono dalam melestarikan bunga Raflesia ini akkhirnya menarik minat Aidil Ichlas dan kawan-kawan yang mengabadikan kegigihan Joni Hartono tersebut dalam bentuk film (foto: Istimewa).

Padang, Khazminang.id--  Meski dikenal sebagai tumbuhan yang langka dan dilindungi jarang  orang yang peduli dengan bunga Raflesia  karena bunga ini akan mati dengan sendirinya setelah mekar.

 

Namun tidak dengan Joni Hartono yang melakukan pengembangbiakkan Raflesia di luar habitatnya, kreatifitas tentunya akan  tetap menjaga lingkungan hutan dan kelestarian bunga Raflesia tersebut.

     

    Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi acara Nonton Bareng dan Diskusi peluang dan tantangan kekayaan Raflesia serta mengawal biodivercity Sumbar yang diangkat Aidil Ichlas dan kawan-kawan.


    Siapa Joni Hartono? Joni Hartono, seorang pekerja lepas kelahiran Bukittinggi 50 tahun lalu yang terus tekun mengupayakan kelestarian bunga Rafelsia, meski hanya berlatarbelakang pendidikan SMA upaya yang dilakukan Joni Hartono ini harus diapresia oleh semua pihak.

    Sepak terjang Joni Hartono dalam melestarikan bunga Raflesia ini akkhirnya menarik minat Aidil Ichlas dan kawan-kawan yang mengabadikan kegigihan Joni Hartono tersebut dalam bentuk film.

     

    Selama ini jarang ada orang yang concern terhadap tumbuhan tertentu yang beritanya kurang seksi tersebut.

     

    Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kadis Kehutanan Sumbar Ir. Yozarwardi, MSi pada sambutan acara Nobar dan Diskusi Cannel Interes, di Padang, Sabtu malam (11/6).

     

    Yozarwardi juga menambahkan apresiasi buat Pak Joni Hartono yang melakukan pengembangbiakkan Raflesia diluar habitatnya, sebagai kreatifitas yang tentunya tetap menjaga lingkungan hutan.

     

    "Tidak akan bisa tumbuh penakaran Raflesia yang dilakukan saudara Joni Hartono jika kondisi hutannya tidak baik, itu hal yang sesungguhnya," ujarnya.

     

    Ia juga apresiasi buat kelompok Interes, yang mengadakan acara nobar dan diskusi ini. Tidak banyak organisasi yang tertarik dg pelestarian keanekaragaman hayati ini.

     

    Dijelaskannya, Sumbar sebagai salah satu provinsi mega biodiversity di dunia dikaruniai Keanekaragaman hayati serta tingkat endemisme atau tingkat keunikan ekologi, dan organisme dalam struktur geografi yang sangat tinggi yang dapat dijadikan salah satu modal dasar pembangunan yang berkelanjutan.

     

    “Dan biodivercity Sumbar sangat tinggi di Sumatera karena kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati tersebut", ungkapnya.

     

    Bunga Rafflesia yang nama latinnyan Rafflesia arnoldii atau puspa nusa adalah sebuah genus tumbuhan berbunga yang semua spesiesnya hidup sebagai parasit. Anatomi tumbuhan pada Rafflesia tidak lengkap. Organ tubuh dari Rafflesia hanya berbentuk bunga yang mekar atau kuncup saja, dan Rafflesia tidak memiliki bagian daun, batang dan akar.

     

    Yozarwardi juga mengatakan biodivercity bukan hanya kekayaan Raflesia masih banyak  jenis langka lainnya di Sumbar yang bisa diangkat dan didiskusikan. Perlu kalaborasi dan sinergisitas untuk pelestarian aneka ragam jenis hayati di Sumbar.

     

    "Potensi Raflesia Sumbar  lebih besar dari Bengkulu, tentunya mesti ada langkah branding dari BKSDA Sumbar mengangkat ini agar menjadi kebanggaan masyarakat Sumbar untuk menjaga dan melestarikannya. Selain menjadi daya tarik kekayaan Raflesia juga akan mampu pula mengangkat perekonomian masyarakat sekitarnya," harapnya.

     

    Terakhir Yozarwardi mengatakan akan melaporkan kegiatan kepada pak Gubernur Sumbar dan menyarankan memberikan penghargaan kepada Joni Hartono sebagai sebuah apresiasi, inspirasi dan kebanggaan daerah.

     

    "Kita akan segera rencanakan kunjungan kerja kelokasi penakaran Raflesia Joni Hartono di Batang Palupuh, hal-hal positif dalam menjaga hayati, lingkungan alam dan hutan," terangnya (Rel/Novrizal Sadewa).