×

Iklan

PERSIAPAN KBM TATAP MUKA
Semua Guru Ditest Swab di Padang Panjang

10 Agustus 2020 | 17:17:07 WIB Last Updated 2020-08-10T17:17:07+00:00
    Share
iklan
Semua Guru Ditest Swab di Padang Panjang
Ernita Kepala sekolah SMPN 5 Saat dilakukan Swab oleh para Nakes Kota Padang Panjang .

Padang Panjang Khazminang.id -- Pemerintah Kota Padang Panjang (Pemko) akan melakukan tes swab awal kepada 199 orang guru SMP di Kota Padang Panjang  SMPN 0 . Hal itu dilakukan sebelum sekolah di Kota tujuan Pendidikan itu akan dibuka pada Kamis (13/8) atau paling telat Senin (17/8)

Untuk SD dan TK belum kita buka. Yang baru akan kita buka hanya SMP  sederajat," jelas Tabrani  Kadis Pendidikan kota Padang Panjang. Sedangkan untuk SMA, pihaknya sedang menunggu koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar karena kewenangan SMA berada di provinsi.

    Sesuai rencana  kegiatan belajar mengajar (KBM)  akan dilakukan untuk jenjang pendidikan SMP. Walikota Padang Panjang Fadly Amran, telah turun ke  seluruh SMPN di Padang Panjang  Jumat lalu memantau sejauh mana kesiapan sekolah menghadapi pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan.

    Sementara Dinas Kesehatan diminta Walikota Padang Panjang untuk melaksanakan tes Swab terhadap  guru dan petugas penunjang di seluruh sekolah.  Senin (10/8) merupakan tahap awal 199 guru itu dilakukan tes swabnya.

    Tabrani  menuturkan tes swab untuk guru-guru itu merupakan serangkaian persiapan dalam membuka sekolah tatap muka.Tes swab hari ini dilakukan di SMP Negeri 1 dan 5.  Selanjutnya tes swab akan dilakukan juga di sekolah-sekolah swasta. Tak hanya guru, tes juga dilakukan kepada tenaga penunjang sekolah.

    Saat pembelajaran tatap muka nantinya, murid dibagi dua dalam satu kelas. “Misalnya kelompok A hadir Senin, kelompok B hadir hari Selasa, berganti hari. Jadi di hari Selasa kelompok A tidak hadir,” jelas Kadis.

    Ali Thabrani mengapresiasi para guru yang telah mau menjalani test swab. “Test swab ini tidak perlu kita cemaskan, test ini dilakukan secara profesional oleh para Nakes Dinas Kesehatan Kota. Pengalaman saya sendiri, ketika di swab itu tidak ada masalah,” katanya.

    Orang tua diminta untuk bisa menjemput anak mereka di saat jam pulang sekolah, agar anak-anak tidak berkeliaran,” kata Walikota Fadly Amran ketika meninjau sekolah-sekolah itu.

    Sementara itu Ernita, M.Pd, Kepala SMPN 5 Padang Panjang menyampaikan dukungan atas test swab itu. “Dengan adanya test swab ini tentu kita akan percaya diri dalam melaksanakan tatap muka tersebut,” katanya.

    SMPN 5  juga menerapkan protokol kesehatan di sekolah itu. “Kita sudah persiapkan thermogun, tempat cuci tangan dari bahan daur ulang, seperti dispenser yang tidak berguna kita manfaatkan, kita mewajibkan seluruh anak memakai masker,” kata dia. (paulhendri)