×

Iklan


Puluhan Reklame Tak Berizin-Tak Bayar Pajak di Padang Dicopot

06 Desember 2022 | 15:15:36 WIB Last Updated 2022-12-06T15:15:36+00:00
    Share
iklan
Puluhan Reklame Tak Berizin-Tak Bayar Pajak di Padang Dicopot

Padang, Khazminang.id-- Puluhan reklame ilegal di Kota Padang dicopot. Berdasarkan data hasil operasi gabungan Satpol PP dan Bapenda, ada 25 reklame ilegal yang menjadi sasaran penertiban yang dilakukan pada Senin (5/12).

"Ada 25 reklame yang diteribkan. Di antarnya ada 6 neon box yang dibongkar, selebihnya reklame dinding dan spanduk," kata Kabid Pengendalian dan Laporan Bapenda Kota Padang, Ikrar.

Dia menjelaskan, sebelumnya Bapenda telah memberikan surat peringatan dan panggilan terhadap pemilik iklan yang tidak sesuai aturan dan iklan yang belum membayar pajak.

    Reklame ilegal tersebut, ujar Ikrar, paling banyak ditemukan di sejumlah titik di sepanjang Jalan Sutomo, Kecamatan Padang Timur.

    "Sudah seminggu lebih kita berikan surat panggilan terhadap iklan-iklan yang kita tertibkan ini, namun pemilik reklame tidak koperatif. Sesuai aturan, terpaksa kita bongkar," tegas dia.

    Ikrar berujar, hal tersebut dilakukan dalam rangka penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah dan Perwako Nomor 64 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Reklame.

    "Kami mengimbau kepada pengusaha yang menggunakan reklame atau iklan yang dipajang di ruang publik, agar mematuhi aturan yang berlaku sesuai Perda dan Perwako Padang," tutur dia.

    Dalam pembongkaran reklame ilegal, personel Satpol PP juga dikerahkan untuk mem-back up Bapenda dalam melaksanakan pengawasan dan pembongkaran terhadap reklame yang menyalahi aturan ini.

    "Kita turunkan personel bergabung bersama Bapenda dalam melakukan pengawasan dan pembongkaran terhadap reklame yang tidak sesuai aturan dan tidak memiliki izin," ujar Kabid Tibum dan Tranmas Satpol PP Kota Padang, Deni Harzandy.

    Dijelaskan Deni, pihaknya selaku petugas penegak Perda, tentu dalam rangka mengoptimalkan seluruh aturan dan kebijakan Pemko Padang, akan selalu siap melakukan pengawasan dan penertiban yang bertentangan dengan aturan yang berlaku.

    "Sehingga apa yang diharapakan oleh Pemerintah Kota Padang bisa berjalan dengan baik, untuk kemajuan Kota Padang," pungkasnya. (han)