×

Iklan


Polresta Padang Ungkap 6 Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Selama November 2021

25 November 2021 | 14:41:43 WIB Last Updated 2021-11-25T14:41:43+00:00
    Share
iklan
Polresta Padang Ungkap 6 Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Selama November 2021
Ilustrasi. NET

Padang, Khazminang.id-- Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengatakan, selama November 2021 ini, pihaknya telah mengungkap enam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Kata Imran, para pelaku tersebut ada yang berasal dari orang tua kandung korban, kakek, paman, kakak kandung, sepupu, tetangga serta oknum guru mengaji dari korban.

"Pelaku yang sudah diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), dalam enam kasus pencabulan ini berjumlah delapan orang tersangka serta ada dua orang dijadikan saksi, karena masih berada di bawah umur," ujarnya dilansir Tribratanews, Kamis (25/11).

    Seluruh pelaku, kata dia, diamankan di Mapolresta Padang. Di samping itu, dua pelaku lagi dalam kasus pencabulan anak di rumah tersebut, masih diburu dan sudah diketahui identitasnya.

    "Untuk korban saat ini sudah dilakukan pengamanan oleh pihak terkait dari Pemerintah Kota Padang, dan korban dibawa ke rumah aman,” sambung dia.

    Lebih lanjut dikatakan, modus dari para pelaku pencabulan ini bermacam-macam. Ada yang mengancam korban, memberi uang kepada korban dan ada yang meminjamkan handphone kepada korban.

    Sementara, untuk ibu kandung dua anak korban pencabulan oleh keluarganya tersebut, yang sebelumnya dikabarkan tidak mau memberi keterangan, kini sudah menjalani pemeriksaan pertama oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Padang sebagai saksi.

    “Keterangan dari ibu korban, dia tidak mengetahui kejadian pencabulan yang dialami oleh dua anaknya tersebut,” ujarnya.

    Semua pelaku akan dijerat Pasal 82 Ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 76E UU RI No.17 Tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.01 Tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas UU No.23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

    Untuk itu, ia mengimbau kepada para orang tua, agar selalu meningkatkan pengawasan kepada anak-anak, sehingga tidak menjadi korban predator anak di Kota Padang. (han)