×

Iklan


Polda Sumbar Pastikan Setiap Pintu Masuk Arus Mudik Dijaga Brimob

13 Apr 2021 | 22:32:04 WIB Last Updated 2021-04-13T22:32:04+00:00
    Share
iklan
Polda Sumbar Pastikan Setiap Pintu Masuk Arus Mudik Dijaga Brimob
Larangan mudik dari pemerintah sepertinya lebih serius daripada tahun 2020, Polda Sumbar menyiagakan petugas dari Brimob di pintu perbatasan, baik jalur darat maupun udara mengantisipasi arus mudik 2021 (foto: Ist/net).

Padang, Khazminang.id—Larangan mudik dari pemerintah sepertinya lebih serius daripada tahun 2020, betapa tidak, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) menyatakan menyiagakan petugas dari Brigade Mobile (Brimob) di pintu perbatasan, baik jalur darat maupun udara mengantisipasi arus mudik 2021.

Seperti dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, PoldaSumbar  mendukung langkah yang diambil oleh pemerintah etempat yang melakukan penyekatan perbatasan selama kebijakan tersebut dijalankan, mulai dari Kamis (6/5) hingga Senin (17/5).

“Kami mendukung arahan dari pusat yang diteruskan Pemprov Sumbar, kami hanya akan mengawasi di jalur pintu masuk, seperti bandara, karena aturan dari pusat pada saat mudik tidak ada penerbangan komersial,” kata Satake Bayu kepada wartawan, Selasa (13/4).

    “Untuk (menjaga) perbatasan mungkin dari kami saja, karena kami melaksanakan Operasi Ketupat, nanti petugas di perbatasan akan melakukan serangkaian pemeriksaan,” katanya.

    Namun, pihaknya tetap punya pengecualian memberikan izin masuk kepada orang atau pihak yang memiliki surat keterangan atau punya kepentingan urgen yang mengharuskan mereka masuk ke Sumbar.

    Satake juga mengatakan, pihaknya hanya akan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap di rumah saja dan melaksanakan kegiatan halalbihalal bersama keluarga.

     “Bagi mereka yang tidak mempunyai surat keterangan untuk bisa masuk ke sini, tidak diperbolehkan masuk. Surat itu untuk menjelaskan kepentingan urgensi, seperti keluarga yang meninggal, hal-hal yang berkaitan dengan kedinasan seperti ada tugas ke Sumbar,” katanya.

    Untuk menjaga kawasan perbatasan, kata mantan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pam Obvit) Polda Gorontalo tersebut, pihaknya akan menggunakan anggaran dari internal kepolisian.

    “Kami melibatkan Brimob, itu otomatis, juga ada dari Sabhara dan petugas dari satuan kerja (satker) lainnya,” ujarnya.

    Sejauh ini, Polda belum menentukan berapa titik yang akan dijaga oleh untuk mengantisipasi pergerakan arus mudik 2021 yang dilarang di tengah pandemi Covid-19 tersebut, selain itu Polda Sumbar juga akan mengoordinasikan dengan pihak terkait agar kejadian-kejadian seperti tahun lalu tidak kembali terulang (*/Novrizal Sadewa).