×

Iklan

KOTA RANCAK LALULINTAS RANCAK
Piala WTN 2024, Payakumbuh Mempertahankan Bukan Merebut Lagi

01 Juli 2024 | 11:29:44 WIB Last Updated 2024-07-01T11:29:44+00:00
    Share
iklan
Piala WTN 2024, Payakumbuh Mempertahankan Bukan Merebut Lagi
PJ Walikota Payakumbuh Supriyanto didampingi Kkadishub dan Kapolres mempresentasikan penatakelolaan transportasi di Payakumbuh kepada tim penilai WTN

Payakumbuh, Khazanah – Kota rancak, lalulintasnya juga rancak. “Alhamdulillah karena dukungan dan petuhan warga kota mengikuti semua aturan perlalulintasan di kota ini, maka Payakumbuh layak diganjar dengan Piala Wahana Tata Nugrra tahun ini oleh pemerintah pusat,” kata Pj Walikota Payakumbuh Supriyanto, dalam presentasi di depan tim penilai penghargaan WTN 2024, akhir pekan.

Menurutnya, andai WTN tahun ini Payakumbuh memperoleh WTN, sebenarnya bukan merebut tapi mempertahankan. Karena sejak 2013 Payakumbuh Payakumbuh selalu meraih WTN.

    “Ini menandakan kota ini dari tahun ke tahun selalu berbenah pada semua bidang, termasuk dalam transportasi dan fasilitas publik,” ujar Supriyanto.

    Supriyanto mempresentasikan kondisi ril perlalulintasan di kotanya kepada tim penilai bersama-sama dengan  Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Devitra,dan Sekretaris Dishub Hadiatul Rahmad beserta Sekretaris Dinas PUPR, Rajman, ikut mendampingi Kapolres Payakumbuh, AKBP Wahyuni Sri Lestari, Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Faizal dan Kepala bidang Kehumasan, Rudi Arnel, di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta.

    Wahana Tata Nugraha (WTN) adalah award atau anugerah Pemerintah Republik Indonesia kepada Provinsi, Kota/Kabupaten yang mampu menata transportasi dan fasilitas publik dengan baik.

    Dalam rangka tahapan kegiatan penilaian telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2023 oleh pihak ketiga yang ditunjuk. Hasil penilaian awal itu diperoleh sejumlah kota yang masuk sebagai nominee. Salah satunya adalah Payakumbuh. Di Sumatera Barat ada empat daerah lagi yakni Kota Solok, Tanah Datar, Pesisir Selatan dan Kota Padang Panjang bersama-sama dengan 108 Kabupaten/Kota dari berbagai provinsi di Indonesia. (lili yuniati)