×

Iklan


Petani Hanyut di Pessel Ditemukan Tewas Tersangkut Akar Pohon Tumbang

25 Januari 2023 | 15:42:25 WIB Last Updated 2023-01-25T15:42:25+00:00
    Share
iklan
Petani Hanyut di Pessel Ditemukan Tewas Tersangkut Akar Pohon Tumbang
Ilustrasi hanyut.

Painan, Khazminang.id-- Petani yang hanyut di Sungai Banda Gadang, Kampung Pincuran Batu, Nagari Setara Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan akhirnya ditemukan.

Korban bernama Alwitris (45) itu ditemukan di lokasi dengan jarak sekitar 35 meter dari titik jatuhnya korban, tepatnya di Batu Licin, Kampung Pincuran Batu, Nagari Setara Nanggalo.

"Korban ditemukan pada Selasa (24/1) sekitar pukul 05.30 WIB dengan kondisi meninggal dunia saat ditemukan," kata Kapolsek Koto VI Tarusan, Iptu Masuk, Rabu (25/1).

    Dia menjelaskan, posisi korban saat ditemukan dalam keadaan tersangkut di akar pohon yang tumbang dengan posisi terlentang.

    Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut terseret arus anak Sungai Banda Gadang, Kampung Pincuran Batu, Nagari Setara Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan pada Senin (23/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

    "Adapun penyebab korban hanyut berawal korban bersama temannya empat orang pulang dari ladang gambir, kebetulan kelima orang tersebut bekerja mengampo," bebernya.

    Saat hendak pulang ke rumah, ucapnya, kelima orang tersebut melewati jembatan kayu. Kemudian, jembatan itu patah.

    "Lalu jembatannya patah. Empat orang selamat, sedangkan korban terseret air bah. Kemudian dicari masyarakat tidak ketemu. Baru pukul 05.30 WIB kemarin ditemukan warga," ucapnya.

    Menurut dia, korban pertama kali ditemukan oleh tiga orang warga setempat, yang masing-masing bernama Heri Mardoni (41), Iza (35) dan Ance (33).

    "Jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan," tuturnya.

    Dia mengimbau kepada para petani agar lebih berhati-hati dalam bekerja, saat cuaca hujan ekstrem yang terjadi belakangan ini. (Milhendra Wandi)