×

Iklan


Perbaikan Jalan Lembah Anai Dikerjakan 24 Jam, Masyarakat Agar Bersabar

10 Juli 2024 | 17:43:28 WIB Last Updated 2024-07-10T17:43:28+00:00
    Share
iklan
Perbaikan Jalan Lembah Anai Dikerjakan 24 Jam, Masyarakat Agar Bersabar

Tanah Datar – Pemprov Sumbar terus memantau pekerjaan pembangunan ulang (rekonstruksi) permanen jalan nasional Lembah Anai. Hingga saat ini, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan HKI masih terus bekerja bahkan hingga 24 jam setiap hari.

Pemprov juga berupaya membantu percepatan rekonstruksi jalan nasional tersebut, baik dalam bentuk peralatan, kendaraan alat berat, dan lainnya. Ditargetkan perbaikan ruas jalan yang putus akibat banjir bandang tersebut segera selesai dan bisa dilalui bertahap mulai Juli ini. Untuk itu, masyarakat diminta agar tetap bersabar.

"Hingga saat ini, petugas dari Balai Jalan dan PT HKI bekerja 24 sehari semalam untuk mempercepat rekonstruksi jalan nasional ini. Kita ucapkan terima kasih banyak. Oleh karena itu, kita harap masyarakat tetap bersabar menunggu proses pembangunannya selesai," ujar Gubernur Sumbar Mahyeldi saat meninjau pembangunan jalan nasional Lembah Anai, Selasa (09/07/2024).

    Berdasarkan informasi BPJN Sumbar, kata Gubernur, dari 16 titik kerusakan jalan yang direkonstruksi secara permanen, terdapat tiga titik pengerjaan yang cukup berat dan membutuhkan tenaga ekstra. Untuk itu, Pemprov Sumbar memastikan kesiapan untuk membantu percepatan proses rekonstruksi pada titik-titik tersebut.

    "Ada tiga titik yang pengerjaannya cukup berat. Kita segera rapat untuk menurunkan peralatan dan kendaraan alat berat yang bisa digunakan untuk membantu percepatan pengerjaan tersebut," kata gubernur yang dalam peninjauan tersebut didampingi oleh Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Era Sukma Munaf.

    Pemerintah sangat menyadari, jalan nasional Lembah Anai yang putus sepanjang lebih kurang 6 kilometer itu sangat penting bagi masyarakat Sumbar, bahkan bagi masyarakat di provinsi tetangga. Sebab, ruas jalan itu selama ini menjadi jalur utama perlintasan orang dan barang.

    "Untuk sementara, kita tetap bersabar dan menggunakan jalur alternatif seperti Malalak dan Sitinjau Lauik secara bijak. Berdasarkan target sebelumnya, sekitar tanggal 20-an Juli ini jalan Lembah Anai sudah bisa dilalui secara bertahap, tetapi tetap akan ada pembatasan jenis kendaraan, dan masih sistem buka tutup hingga pengerjaan betul-betul rampung 100 persen," kata gubernur mengakhiri. (devi/adpsb)