×

Iklan

KURANGI RESIKO
Pentingnya Siapkan Asuransi

01 April 2024 | 19:45:29 WIB Last Updated 2024-04-01T19:45:29+00:00
    Share
iklan
Pentingnya Siapkan Asuransi

Jakarta, Khazanah – Semua aspek dalam menjalani kehidupan selalu memiliki risiko yang memiliki keragaman tingkat konsekuensinya, mulai dari rendah hingga tinggi, termasuk saat sedang bekerja. Resiko seperti kecelakaan membayangi setiap pekerja dari saat berangkat ke tempat bekerja hingga saat berangkat pulang ke rumah. Tidak hanya itu, risiko seperti terkena penyakit juga membayangi para pekerja, terutama yang memiliki jadwal dan lingkungan kerja yang kurang sehat bagi tubuh. 

Hal ini tentu saja akan memberatkan jika risiko tersebut terjadi karena akan menghalangi kemampuan seseorang dalam menjalankan pekerjaannya dengan baik. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau AAJI dalam artikelnya yang dikutip Jumat (29/03/2024) menjabarkan risiko jika menunda-nunda untuk memiliki asuransi:

1.     Premi Meningkat

    Premi yang semakin meningkat mengikuti tumbuhnya usiaJumlah premi per bulannya ditentukan dari kondisi tubuh, usia, dan coverage manfaat yang didapatkan. Semakin tua seseorang, premi akan menjadi semakin mahal karena asuransi akan menilai orang tersebut lebih rentan terkena penyakit.

    Oleh karena itu, mendaftar asuransi saat usia masih muda menjadi langkah yang baik untuk dilakukan karena premi pada saat itu masih rendah meskipun seiring waktu akan meningkat mengikuti meningkatnya inflasi dan manfaat yang akan diterima.

    2.     Masa Tua Jadi Tak Terjamin

    Asuransi dapat menjadi bagian dari dana tua ketika seseorang sudah pensiun dan tidak bekerja lagi. Dengan adanya asuransi, seseorang dapat terproteksi keuangannya meskipun sudah tidak bekerja lagi. 

    3.     Keuangan Jadi Tidak Terkelola 

    Banyak di antara pekerja yang memprioritaskan tabungan dan investasi mereka tanpa memikirkan risiko pekerjaan mereka. Apabila tidak memiliki asuransi saat mengalami kecelakaan atau menderita penyakit dalam, hasil tabungan dan investasi mereka dapat habis hanya untuk menjadi biaya pengobatan.

    Memiliki asuransi dapat membuat seseorang tetap mendapatkan perawatan optimal tanpa harus menguras tabungan atau hasil investasi

    4.     Membuka Risiko Terjebak Utang Besar

    Ada masa di mana seseorang mengalami kecelakaan yang menghilangkan kemampuan seseorang untuk bekerja atau meninggal yang akan menghentikan sumber penghasilan keluarganya. Apabila seseorang tidak memiliki asuransi, maka akan terjadi kondisi dimana peminjaman uang akan sering dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya hingga titik dimana hutang peminjaman menjadi menumpuk bahkan menyebabkan kebangkrutan. 

    Head of Agency training FWD Insurance, Indrawati Kawihardja mengatakan kesalahan yang sering dilakukan oleh pekerja adalah terlalu fokus pada investasi dan tabungan tanpa peduli dengan proteksi atau asuransi. 

    "Jangan kita punya tabungan duluan, jangan punya investasi kayak crypto atau saham duluan tetapi belum ada asuransi. Kalau menurut ahli financial planning, itu adalah kesalahan” ucapnya. 

    Indrawati melanjutkan dalam memilih asuransi, pilihlah asuransi yang kredibel dan dapat dipercaya. Dalam melihat kredibilitas perusahaan asuransi, ia menyarankan untuk mempelajari profilnya, kinerja pelayanannya, serta performa keuangannya. Indrawati juga mengingatkan untuk jangan sampai memilih asuransi bodong yang hanya akan merugikan diri sendiri.  “Yang paling penting pilihlah asuransi yang kredibel, usahanya jelas. Jangan nanti hari ini ada besoknya nggak ada. Lihat profilnya, lihat kinerjanya, dan performa keuangannya” ujar dia.