×

Iklan

NAMA WAKIL KETUA DPRD SUMBAR DICATUT
Pengurus Masjid Nurul Yaqin Kinari, Solok Rugi Rp50 Juta

17 September 2023 | 21:58:44 WIB Last Updated 2023-09-17T21:58:44+00:00
    Share
iklan
Pengurus Masjid Nurul Yaqin Kinari, Solok Rugi Rp50 Juta
Nomor HP yang mencatut nama Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib

Padang, Khazminang.id - Nama Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan modus pemberian bantuan. 

Akibatnya satu korban yaitu pengurus masjid Nurul Yaqin Nagari Kinari Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok yang mengalami kerugian sebesar Rp50 juta.

Suwirpen saat dikonfirmasi, Minggu (17/9) mengatakan, modus penipu yang menggunakan nama Suwirpen Suib itu adalah akan memberikan bantuan sebesar Rp160 juta kepada masjid Nurul Yaqin, namun pengurus harus mentransfer dulu Rp60 juta untuk diberikan kepada yayasan yang disebut pelaku, setelah itu dana bantuan akan ditransfer penuh kepada pengurus.

"Antusias mendengar kabar itu pengurus masjid berusaha mencarikan dana yang diminta, sehingga pengiriman dilakukan dengan tiga tahap hingga terpenuhi Rp 50 juta.Tiba-tiba kabar itu masuk ke saya dan saya menyarankan untuk melapor kepolisian. Jelas itu bukan nomor saya," katanya.

Dia mengatakan, untuk meyakinkan korban oknum itu mengirimkan bukti transfer palsu yang telah diedit, karena kurang teliti korban pun percaya. Kita meminta masyarakat untuk waspada dengan penipuan yang berkembang pada era digital, dalam aturannya bantuan untuk masjid itu biasanya cair dalam 60 hari, ketika dijanjikan cepat maka itu adalah penipuan. 

"Banyak modus penipuan yang berkembang sekarang, mulai dari modus hadiah hingga bantuan-bantuan yang mengatasnamakan orang. Diharapkan masyarakat waspada," katanya. 

Terkait persoalan ini, lanjut Suwirpen, pihaknya akan melapor ke Polda Sumbar hari (18/9). Hingga sekarang ada beberapa kolega saya yang mengkonfirmasi bahwa ada oknum yang mengatasnamakan saya untuk melakukan penipuan, namun yang sudah mengirimkan uang yaitu pengurus masjid Nurul Yaqin, ada juga kolega yang mengetahui itu penipuan, oknum itu juga menggunakan nomor yang berbeda-beda saat melancarkan aksi. (Ist)