×

Iklan


Penghargaan Menko Perekonomian, TPID Sumbar Berkinerja Terbaik di Kawasan Sumatera

16 Juni 2024 | 14:13:22 WIB Last Updated 2024-06-16T14:13:22+00:00
    Share
iklan
Penghargaan Menko Perekonomian, TPID Sumbar Berkinerja Terbaik di Kawasan Sumatera

Jakarta – Ada kabar gembira dari pemerintah pusat. Pemprov Sumbar terpilih sebagai nominasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Berkinerja Terbaik Kawasan Sumatera. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor. 222 Tahun 2024, tertanggal 30 Mei 2024.

Presiden RI Jokowi langsung menyerahkan penghargaan tersebut kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah disela kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2024 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/6/2024).

"Alhamdulillah, meski Sumbar tengah menghadapi tantangan berat, bencana beruntun, tapi pengendalian inflasi tetap berjalan baik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi untuk keberhasilan ini," ucap Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

    Dikatakan, penghargaan dari pusat itu menjadi bukti keseriusan Pemprov Sumbar bersama seluruh pihak terkait dalam mengelola tingkat inflasi. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pengendalian inflasi di Sumbar.

    Mahyeldi berharap, dengan adanya penghargaan ini, kinerja TPID Sumbar semakin meningkatkan kinerjanya. Terutama terkait pengendalian harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, mengingat saat ini sejumlah infrastruktur strategis dan lahan pertanian masyarakat tengah terdampak bencana.

    "InsyaAllah, penghargaan ini akan semakin memotivasi kami di Sumbar untuk berkinerja semakin baik meski pun tantangan yang dihadapi tidak mudah," pungkasnya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi Year on Year (y-on-y) Provinsi Sumbar tercatat sebesar 4,17 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat sebesar 5,93 persen.

    Secara month to month (m-to-m) Provinsi Sumbar pada bulan Mei 2024 mengalami inflasi sebesar 0,51 persen, lebih tinggi dibandingkan deflasi 0,30 persen (mtm) di April. Kenaikan harga berbagai komoditas pangan menjadi penyebab utama inflasi. (devi/adpsb)