×

Iklan


Pemprov Sumbar Tetapkan Tim Verifikasi Tanah untuk Fly Over Sitinjau Lauik

21 Februari 2024 | 11:00:44 WIB Last Updated 2024-02-21T11:00:44+00:00
    Share
iklan
Pemprov Sumbar Tetapkan Tim Verifikasi Tanah untuk Fly Over Sitinjau Lauik

Padang, Khazanah – Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR berkirim surat ke Pemprov Sumbar. Dalam surat tertanggal 13 Februari 2024 itu, disebutkan jika Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Fly Over Sitinjau Lauik, telah disusun dengan rencana trase sepanjang 2,78 KM.

Menindaklanjuti surat tersebut, Pemprov Sumbar segera menetapkan Tim Verifikasi Tanah dalam bentuk keputusan gubernur. Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sumbar akan ditugaskan untuk melakukan verifikasi dan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi proyek.

    "Konsep SK Tim ini sudah siap, diperkirakan sudah di Biro Hukum dan akan segera difinalkan. Selanjutnya, tentu proses berikutnya yang akan kita lakukan," ujar Gubernur Mahyeldi di Padang, Selasa (20/02/2024).

    Dikatakan, dokumen DPPT ini mengisyaratkan jika proses pembangunan fisik Fly Over Sitinjau Lauik semakin mendekati kenyataan. Pasalnya, sesuai Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, maka dokumen itu  merupakan pedoman dalam penyediaan lahan untuk pelaksanaan konstruksi proyek Fly Over Sitinjau Lauik.

    Dalam dokumen DPPT tersebut, sambung gubernur, dijelaskan bahwa konsorsium PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur yang ditunjuk selaku investor, telah melalui proses izin prakarsa dan pengadaan badan usaha melalui skema Kerja Sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar.

    “Pelaksanaan pekerjaan konstruksi Proyek Fly Over Sitinjau Lauik sendiri diperkirakan memakan waktu sekitar 2,5 tahun hingga rampung pada 2026. Sedangkan total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan layang tersebut mencapai 18,7 hektare,” terangnya.

    Gubernur juga memerintahkan, agar perangkat daerah di lingkup Pemprov Sumbar yang terlibat dalam Tim Verifikasi untuk berupaya semaksimal dan sesegera mungkin menindaklanjuti setiap prosedur teknis terkait rencana KPBU Fly Over Sitinjau Lauik. Sebab, kehadiran jalan layang ini sangat didambakan oleh masyarakat pengguna jalan. (devi)