×

Iklan


Pemprov Sumbar Berharap Kementan RI Percepat Kucuran Bantuan untuk Korban Banjir bandang

08 Juni 2024 | 12:46:48 WIB Last Updated 2024-06-08T12:46:48+00:00
    Share
iklan
Pemprov Sumbar Berharap Kementan RI Percepat Kucuran Bantuan untuk Korban Banjir bandang

Jakarta – Pemprov Sumbar menagih janji Menteri Pertanian RI ketika berkunjung ke Sumbar meninjau lokasi bencana banjir bandang dan longsor, Sabtu (1805/2024) lalu. Mentan siap mengucurkan bantuan biaya perbaikan lahan dan bibit tanaman yang terdampak bencana sebesar Rp 10 miliar.

"Tujuan kita datang ke sini, pertama tentunya melaporkan perkembangan proses pendataan lahan masyarakat yang terjena bencana masih berlangsung, dan kedua mengupayakan agar bantuan bisa segera cair," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menyambangi Kantor Kementerian Pertanian RI (Kementan) di Jakarta, Jum'at (07/06/2024).

Mahyeldi mengakui, saat ini proses pendataan lahan masyarakat terus dikebut. Bahkan, Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumbar telah bekerjasama dengan Badan Standarisasi Instrumen Holtikultura Kementan untuk melakukan pemetaan lahan masyarakat yang terdampak.

    "Hasil sementara dari pemetaan tersebut, ada 6 kategori tingkat kerusakan mulai dari sangat berat sampai ringan," jelasnya.

    Mahyeldi yang didampingi Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumbar, Febrina Tri Susila Putri, Kepala Dinas Peternakan, Sukarli, Kepala Biro Adpim Mursalim dan Kepala Badan Penghubung Sumbar, Aschari Cahyaditama ini juga menyebut, untuk memperoleh data spasial dan detail dari lahan yang akan diperbaiki, pihaknya juga akan melakukan pemotretan per area terdampak menggunakan drone.

    Menyikapi hal tersebut Sekjen Kementan, Prihasto Setyanto menyebut, anggaran bantuan itu sedang dalam proses revisi DIPA di Direktorat Jendral Anggaran. Sembari menunggu pengesahan anggaran, pihaknya mendorong agar Pemprov Sumbar menyegerakan penuntasan proses pendataan di lapangan.

    "Jadi sama-sama kita segerakan, kami upayakan percepatan pencairan bantuan dan Pemprov percepat pendataan lahannya," ujar Prihasto.

    Kedatangan gubernur beserta rombongan diterima langsung oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dan jajarannya. Usai pertemuan, Mahyeldi didaulat menjadi Khatib Jumat di Masjid Nurul Iman, Komplek Kementrian Pertanian oleh Menteri Pertanian. Gubernur Mahyeldi mengangkat tema khutbah tentang pentingnya persatuan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. (devi/adpsb)