×

Iklan

MELESTARIKAN DAN MEMAJUKAN KEBUDAYAAN
Pemprov Sumbar akan Gelar Anugerah Kebudayaan Tahun 2021

27 Juli 2021 | 09:55:41 WIB Last Updated 2021-07-27T09:55:41+00:00
    Share
iklan
Pemprov Sumbar akan Gelar Anugerah Kebudayaan Tahun 2021

Padang, KhazMinang - Memperingati Hari Lahir Provinsi Sumatera Barat yang ke-72, Dinas

Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat menggelar Anugerah Kebudayaan Tahun 2021, yang

diberikan kepada individu, kelompok, dan/atau lembaga yang melestarikan dan memajukan

    kebudayaan di bidang adat dan tradisi, kesusasteraan, cagar budaya, kesenian, permuseuman,

    perfilman, sejarah, kuliner, dan sebagainya..

    Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Dra. Gemala Ranti, M.Si mengungkapkan

    bahwa tahun ini ada empat kategori calon penerima anugerah yang dapat diusulkan, yakni

    pertama kategori pencipta, pelopor, dan pembaru, kategori pelestari, kategori komunitas, dan

    katogori maestro seni.

    Penyelenggaraan anugerah Kebudayaan ini melanjutkan kegiatan tahun sebelumnya. Hanya saja

    karena minimnya anggaran yang tersedia, maka tahun ini akan diberikan kepada sembilan calon

    penerima.

    Kategori Pencipta, Pelopor dan Pembaru diberikankepada seseorang yang menciptakan karya

    seni di bidang: seni rupa, seni tari, seni musik/karawitan, seni teater/perdalangan, seni sastra, seni

    film/multimedia, seni arsitektur, dan mode busana (fashion).Prestasinya memperlihatkan

    pembaruan penciptaan karya seni yang memiliki nilai-nilai kemanusiaan, menunjukkan nilai

    kepeloporan yang menjadi inspirasi monumental bagi masyarakat, serta berkontribusi pada

    konteks kemajuan bidang seni yang ditekuninya dan menunjukkan konsistensi,

    komitmen/loyalitas, dan kontinuitas di bidang seni yang ditekuni sekurang-kurangnya 10 tahun,

    khusus untuk pelaku seni berusia anak/remaja sekurang-kurangnya 5 tahun;

    Kategori Pelestari diberikan kepada tokoh atau beberapa orang yang memiliki integritas

    (personalitas dan kreativitas) untuk menggali, mengkaji, menjaga,mendokumentasikan,

    mengembangkan, dan melindungi karya budaya.Prestasinya memperlihatkan dedikasi dalam

    konteks pelestarian: menjaga, melindungi, menggali, mendokumentasikan, dan mengkaji karya

    budaya yang telah ada, serta mempertahankan, membina dan mengembangkan keberadaannya

    sehingga mendorong pelibatan masyarakat.

    Kategori Komunitas diberikan kepada komunitas yang memiliki visi dan misi (cita-cita) untuk

    memajukan kebudayaan di daerahnya (Sumatera Barat) dan/atau antar daerah, berbasis

    komunitas yang berorientasi pada upaya merekatkan dan memadukan kebudayaan bangsa yang

    heterogen, dan nilai-nilai komunitasnya mencerminkan semangat revolusi mental, yaitu

    integritas, etos kerja, dan gotong royong.

    Persyaratan lainnya adalah mempunyai program yang mendukung pengembangan dan

    pelestarian kebudayaan yang sudah diwujudkan dalam beberapa kegiatan konkret secara

    berkesinambungan, berperan aktif mendorong terciptanya iklim kondusif bagi pengembangan

    kreativitas dan pelestarian kebudayaan, baik dalam lingkup lokal, nasional, dan internasional,

    memberikan manfaat bagi komunitasnya dan atau lingkungannya melalui proses partisipasi dan

    pemberdayaan yang bersifat inklusif, dan memiliki konsistensi dalam menjalankan program

    pelestarian dan pengembangan di bidang kebudayaan minimal selama 10 (sepuluh) tahun.

    Kategori Maestro Seni diberikan kepada individu yang secara tekun dan gigih mengabdikan diri

    pada jenis seni tradisi (Sumatera Barat) dan nontradisi.Persyaratannya adalah telah berusia di

    atas 60 tahun dan telah berkiprah di bidangnya sekurang-kurangnya 25 tahun, melakukan alih


    pengetahuan atau mewariskan keahliannya kepada generasi muda, memiliki kontinuitas di

    bidang pelestarian seni tradisi dan non tradisi, dan memiliki prestasi di bidang seni tradisi dan

    non tradisi.

    Pengusulan calon penerima anugerah kebudayaan dilakukan oleh orang yang bersangkutan atau

    melalui pihak lain dengan mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di

    https://bit.ly/AnugerahKebudayaanSumbar2021. Formulir yang telah diisi disertai dokumen

    pendukung kiprah/ kekaryaan/ prestasi seperti foto, video, fotokopi piagam penghargaan, buku,

    dan lain-lain diserahkan kepada Panitia Anugerah Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Tahun

    2021 di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat Lantai 2 (UPTD Taman Budaya) atau

    mengirimkan dalam bentuk softcopy (file) ke email [email protected] paling lambat

    tanggal 20 Agustus 2021. Narahubung panitia: 08126747973 (Sexri Budiman), 085263492089

    (Ade E).

    Pengusulan calon penerima anugerah ini juga berlaku bagi tokoh yang telah meninggal dunia.

    Namun, tertutup untuk tokoh yang telah pernah mendapatkan anugerah kebudayaan. Empat belas

    nama yang telah menerima Anugerah Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 adalah

    Alm. Syahrul Tahrun Yusuf, Alm. Gusmiati Suid, Alm. Pirin Asmara, Alm. Chairul Harun,

    Jamaluddin Umar, Alm. Ibenzani Usman, dan Alm. Sjafrial Arifin pada kategori

    pencipta/pelopor/pembaru, Musra Dahrizal, Puti Reno Raudhatul Thaib, Mas’oed Abidin, dan

    Fadlan Maalip pada kategori pelestari, Nan Jombang Dance Company dan Paguyuban Tionghoa

    Padang pada kategori komunitas, dan Sofyani Yusaf pada kategori maestro seni. (*)