×

Iklan


Pemilu 2024 Makin Kompleks, Ini Penyebabnya

02 Jun 2021 | 19:15:51 WIB Last Updated 2021-06-02T19:15:51+00:00
    Share
iklan
Pemilu 2024 Makin Kompleks, Ini Penyebabnya
PELAKSANAAN Pemilu 2024 akan semakin semakin kompleks, karena juga bertepatan dengan helat Pilkada bupati, walikota dan gubernur. IST

Jakarta, Khazminang.id-- Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) meminta seluruh jajaran Bawaslu di tingkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, untuk bersiap menghadapi kompleksitas Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Segera persiapkan diri menghadapi tantangan Pemilu 2024 lebih kompleks dibanding sebelumnya. Kita pernah alami pemilu serentak Pilpres, DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten/kota dan DPD. Pada 2024 semua ditambah pilkada bupati, wali kota dan gubernur," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Abhan, Rabu (2/6).

Dia mengatakan di antara bentuk kesiapan menghadapi kompleksitas Pemilu dan Pilkada 2024 dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di jajaran Bawaslu.

    Selain itu juga terus meningkatkan peran masyarakat agar semakin aktif dalam partisipasi pengawasan pemilu dan pilkada, sehingga pemilu jujur dan adil, aman serta berkualitas semakin tercipta.

    "Maka kegiatan ini bentuk dorongan untuk masyarakat meningkatkan partisipasi dalam pengawasan. Selain itu kami juga mendirikan sekolah kader pengawasan partisipatif," kata Abhan saat membuka acara Pengawasan Partisipatif dalam menghadapi tahapan Pemilu/Pemilihan Serentak tahun 2024 di "Kota Cantik".

    Menurut dia, dengan segala keterbatasan yang dimiliki Badan Pengawas Pemilu peran masyarakat dalam pengawasan partisipatif sangat diperlukan dalam setiap tahapan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.

    Namun, menurut Abhan, berdasar pelaksanaan pemilu dan pilkada sebelumnya tingkat partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan masih kurang dan harus terus dipacu.

    "Salah satu indikatornya dalam tahapan pemilu dan pilkada lebih banyak temuan Bawaslu langsung dari pada laporan masyarakat terkait pelanggaran di setiap tahapannya," kata Abhan.

    Siapkan SDM

    Komisioner Bawaslu RI lainnya, Rahmat Bagja juga meminta jajaran Bawaslu di tingkat daerah kota/kabupaten untuk mempersiapkan sumber daya manusianya (SDM) guna menghadapi tahapan Pemilu 2024 yang segera berlangsung pada pertengahan tahun depan.

    "Yang perlu diperbaiki ke depan dalam Pemilu 2024 adalah kesiapsiagaan SDM. Pengetahuan tentang aturan, dan skill dalam penerimaan permohonan maupun melayani protes dari masyarakat. Itu sangat penting," ujar Bagja dalam kunjungannya ke Bawaslu Kota Madiun guna memberikan motivasi dan arahan pelaksanaan Pemilu 2024, Senin.

    Menurut dia, SDM di Bawaslu daerah harus benar-benar disiapkan untuk mendukung proses dan tahapan Pemilu 2024. Kondisi SDM yang mumpuni merupakan solusi jika kemungkinan terjadi permasalahan atau sengketa pemilu. Hal itu mendasar pada evaluasi Pemilu 2019 lalu.

    "Dengan kondisi seperti ini seharusnya Bawaslu bisa mencarikan solusi sehingga bisa diperbaiki pada Pemilu 2024 nanti," kata dia. ryn/ant