×

Iklan


Pelindo Regional 2 Teluk Bayur Tingkatkan Pertumbuhan Industri dan Ekonomi Sumbar

18 September 2023 | 11:24:55 WIB Last Updated 2023-09-18T11:24:55+00:00
    Share
iklan
Pelindo Regional 2 Teluk Bayur Tingkatkan Pertumbuhan Industri dan Ekonomi Sumbar
Pelabuhan Teluk Bayur (dok: RG-Drone)

Oleh : Nuswirsyah (Iwin SB)

 

Indonesia sebagai negara kepulauan, peranan pelabuhan sangat vital dalam perekonomian Indonesia. Kehadiran pelabuhan yang memadai berperan besar dalam menunjang mobilitas barang dan manusia di negeri ini. Pelabuhan menjadi sarana paling penting untuk menghubungkan antar pulau maupun antar negara.

    Pelabuhan sebagai infrastruktur transportasi laut mempunyai peran yang sangat penting dan strategis untuk pertumbuhan industri dan perdagangan serta merupakan segmen usaha yang dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian dan pembangunan nasional karena merupakan bagian dari mata rantai dari sistem transportasi dan logistik.

    Hal ini membawa konsekuensi terhadap pengelolaan segmen usaha pelabuhan tersebut agar pengoperasiannya dapat dilakukan secara efektif, efisien dan profesional, sehingga pelayanan pelabuhan menjadi lancar, aman dan cepat dengan biaya yang terjangkau.

    Maka dari itu berbagai kepentingan saling bertemu di pelabuhan, seperti perbankan, perusahaan pelayaran, bea cukai, imigrasi, karantina, syahbandar dan pusat kegiatan lainnya. Pada dasarnya, pelayanan yang diberikan oleh pelabuhan adalah pelayanan terhadap kapal dan pelayanan terhadap muatan (barang dan penumpang). Secara teoritis, sebagai bagian dari mata rantai transportasi laut.

    Fungsi pelabuhan adalah tempat pertemuan (interface) dua moda angkutan atau lebih serta interface berbagai kepentingan yang saling terkait. Barang yang diangkut dengan kapal akan dibongkar dan dipindahkan ke moda lain seperti moda darat (truk atau kereta api). Sebaliknya barang yang diangkut dengan truk atau kereta api ke pelabuhan bongkar akan dimuat lagi ke kapal.

    Dapat dikatakan bahwa pelabuhan sebagai salah satu infrastruktur transportasi yang dapat membangkitkan kegiatan perekonomian suatu wilayah karena merupakan bagian dari mata rantai dari sistem transportasi maupun logistik. Pelabuhan adalah tempat yang terdiri dari daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan Pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, berlabuh, naik turun penumpang dan atau bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi.

    Peranan penting pelabuhan bagi perekonomian suatu negara. Maka dari itu terdapat salah satu fungsi dari pelabuhan yaitu sebagai pintu gerbang untuk bisa memasuki suatu negara. Kapal yang berlabuh pasti bertujuan untuk mengantarkan barang atau muatan lain ke kota lain bahkan negara lain.

    Seperti halnya Pelabuhan Teluk Bayur merupakan pelabuhan samudera yang terbuka untuk kegiatan perdagangan Internasional di Provinsi Sumatera Barat. Pelabuhan ini terletak kurang lebih berjarak 7 km dari selatan Kota Padang yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan memiliki beberapa kawasan yang merupakan sentra kegiatan ekonomi di Sumatera Barat meliputi Muara Padang dan Air Bangis.

    Provinsi Sumatera Barat banyak menghasilkan dari perkebunan, pertanian, tambang batu bara, maka dari itu pelabuhan ini melayani berbagai jenis komoditas seperti batu bara, semen, clinker, minyak kelapa sawit, kayu manis, teh, moulding, furniture, dan karet, yang merupakan komoditas ekspor unggulan untuk benua Amerika, Eropa, Asia, Australia dan Afrika. Saat ini, kontribusi utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Barat berasal dari Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor; serta Transportasi dan Pergudangan.

    Menurut sejarahnya dilansir dari laman shipsapp.co.id, Pelabuhan Teluk Bayur adalah salah satu pelabuhan yang terdapat di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Pelabuhan Teluk Bayur sebelumnya bernama Emmahaven yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda antara tahun 1888 sampai 1893.

    Nama Emmahaven itu diambil nama seorang ratu di Belanda, yaitu Ratu Emma. ibu dari Ratu Wilhelmina yang berkuasa di Belanda pada saat Perang Dunia I dan II. Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang antar pulau serta pintu gerbang arus keluar masuk barang ekspor-impor dari dan ke Provinsi Sumatera Barat.

    Pelabuhan itu sudah mulai dirintis pada tahun 1850 dengan jalur Batavia-Padang dengan kapal uap saat itu Belanda menilai Padang sangat berpotensi kopi dan rempah-rempah. Sebelum pembangunan Teluk Bayur, pelabuhan pertama di Kota Padang ini adalah Pelabuhan Muaro Padang yang berjarak 9 kilometer ke arah utara, karena kapasitas yang kurang serta aliran sungai yang dangkal akhirnya memindai pelabuhan tersebut ke Teluk Bayur.

    Karena saat itu pelabuhan Teluk Bayur merupakan pelabuhan tertua kedua setelah Sunda Kelapa, Pelabuhan Teluk Bayur juga merupakan pelabuhan yang terbesar kedua setelah Tanjung Priok. Bahkan pada masa itu, Pelabuhan Teluk Bayur menjadi pusat perdagangan Indonesia ke negara-negara seperti Samudra Hindia, Eropa dan Amerika.

    Pelabuhan Teluk Bayur saat ini telah memiliki standar prosedur pelayanan berdasarkan ISO 9002. Selain itu, Pelabuhan Teluk Bayur juga telah dilengkapi dengan berbagai peralatan modern yang mampu melayani berbagai jenis barang antara lain barang curah seperti batubara, semen, klinker, CPO serta komoditas yang menggunakan peti kemas seperti kayu manis, teh, moulding, furniture dan karet, yang merupakan komoditas ekspor unggulan ke Amerika Serikat, Eropa, Asia, Australia dan Afrika.

    Dikutip dari laman Mimbarmaritim.com, Branch Manager PTP Teluk Bayur Fauzi, menjelaskan Pelindo Regional 2 Teluk Bayur sejak September 2020 mengoperasikan Terminal Curah Gaung, untuk saat ini menjadi primadona pengguna jasa dalam penanganan kargo CPO (Crude Palm Oil) di pelabuhan Teluk Bayur-Padang, Sumatera Barat.

    Awal tahun 2023 sampai dengan bulan Juli, capaian trafik keseluruhan sebesar 3.172.862 ton, mengalami kenaikan sebesar 9,18% jika dibandingkan pada periode yang sama realisasi sampai dengan Juli tahun 2022 sebesar 2.906.139 ton. Khusus untuk komoditi CPO dan turunannya untuk periode sampai dengan Juli 2023 telah tercapai sebesar 1.765.031 ton, capaian ini mengalami kenaikan sebesar 8,91 % dibandingkan realisasi sampai dengan Juli di tahun 2022 sebesar 1.505.057 ton, kata Fauzi.

    Sedangkan Ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sumatera Barat, H.M.Tauhid sebagai narasumber Focus Group Discussion (FGD) Penguatan dan Penerapan Kebijakan Standar Pelayanan Pelabuhan yang bertajuk “Sinergitas dan Optimalisasi Kinerja Operasional Pelabuhan Teluk Bayur Tahun 2023" di Kota Padang, hari Rabu tanggal 12 September 2023, mengatakan dalam rangka mendorong konektivitas ekosistem yang baik serta meningkatkan kompetensi penyelarasan arus lalu lintas kapal dan barang di Pelabuhan Teluk Bayur, perlu Penguatan dan Penerapan Kebijakan Standar Pelayanan Pelabuhan.

    H.M.Tauhid juga membeberkan berbagai aturan, serta menegaskan jangan ada lagi nepotisme dan koncoisme, sehingga menjadi penguasa mutlak yang menghilangkan hak masyarakat dalam melakukan aktifitas di pelabuhan, dimana akan merugikan kehidupan banyak orang. (Jer,Khazanah,2023).

    Lain halnya dengan Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rusma Yul Anwar, menjelaskan, sebagai penyangga Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Kementerian Perhubungan mendukung perluasan dan pengembangan Pelabuhan Panasahan Painan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat yang akan mulai dikerjakan pada 2024. Menurutnya, pengembangan pelabuhan tersebut akan mendorong perekonomian pada daerah pesisir yang memiliki panjang garis pantai 264 kilometer, membujur dari utara ke selatan itu. “Pengembangan pelabuhan ini turut mendukung program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, ujarnya.

    Dikutip dari laman jurnalsumbar.com, menurut Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Koperbam) Pelabuhan Panasahan Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Rudi Hartono, pengembangan Pelabuhan Panasahan Painan tentu akan memberikan dampak positif pada masyarakat, dalam segi ekonomi. Karena, aktivitas bongkar muat dan aktivitas Pelabuhan akan dilakukan di Pelabuhan Panasahan ini.

    “Pengembangan pembangunan kawasan Pelabuhan Panasahan Painan, menjadi Pelabuhan penyangga pelabuhan Teluk Bayur, kita sangat dukung hal itu, “ kata Rudi belum lama ini.

    Dia menjelaskan, Pelabuhan Panasahan Painan kini sudah mengalami perkembangan, serta naik kelas dari status pengumpan meningkat menjadi pengumpulan dibawah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur.

    “Kalau banyak aktivitas bongkar muat, secara otomatis akan terjadi perputaran ekonomi di lokasi Pelabuhan Panasahan Painan, dan masyarakat akan merasakan dampaknya. Begitu juga pada PAD, “ ujar Rudi Hartono.

    Ia berharap komitmen dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam pengembangan Pelabuhan Panasahan Painan mendapat juga dukungan dari semua pihak terkait. Untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.

    Sebagai negara maritim, pelabuhan menjadi kunci dalam transportasi Nusantara dan mancanegara. Fungsinya untuk menghubungkan antar pulau maupun antar negara dan kelancaran ekonomi daerah-daerah.

    Berlayar dengan kapal pesiar phinisi, Menikmati indahnya alam ciptaan tuhan. Pelindo dengan misi visi, Pelindo tetap sejahtera. Dua Tahun Merger Pelindo, Semoga Pelindo Tetap Jaya Selalu. Selamat Hari Pelindo 1 Oktober 2023.