×

Iklan


Pelaku Curanmor di Limapuluh Kota Dibekuk di Padang, Motor Curian Dijual di Padang Panjang

20 Juli 2020 | 18:41:56 WIB Last Updated 2020-07-20T18:41:56+00:00
    Share
iklan
Pelaku Curanmor di Limapuluh Kota Dibekuk di Padang, Motor Curian Dijual di Padang Panjang
Ketiga tersangka (duduk di lantai) saat berada di Mapolres Limapuluh Kota, didampingi Kasat Reskrim, AKP Nofrizal Chan (berdiri di tengah).

´╗┐Limapuluh Kota, Khazminang-- Tim Opsnal Satreskrim Polres Limapuluh Kota membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus dua penadah motor hasil curian yang terjadi beberapa waktu lalu di Jorong Sipingai, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Ketiga tersangka itu yakni AA (28 tahun), yang merupakan pelaku curanmor dan dua pelaku lainnya sebagai penadah motor hasil curian. Tak sulit bagi polisi untuk melacak keberadaan tersangka curanmor berinisial AA tersebut.

Betapa tidak, sebelah sandal jepit tersangka sempat tercecer, sehingga menjadi salah satu petunjuk Tim Opsnal Satreskrim Polres Limapuluh Kota dalam mengungkap kasus curanmor Jenis RX King milik korban. Sebab, usai melakukan pencurian, tersangka yang belakangan diketahui berasal dari daerah setempat melarikan diri ke rumah sang istri di Kota Padang.

    Selain petunjuk sebelah sandal milik tersangka AA, informasi dari warga juga ikut membantu polisi dalam mengungkap identitas pelaku. Terungkapnya identitas dua penadah hasil 'petikan' tersangka AA itu, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan polisi, sehingga ketiganya berhasil dibekuk.

    Namun untuk barang bukti sepeda motor RX King, hingga kini masih dicari, sebab dari dua tersangka penadah, hasil curian itu dijual kembali secara online kepada seseorang di Kota Padang Panjang.

    Kepada polisi, saat menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolres Limapuluh Kota, tersangka AA mengaku nekat beraksi karena kerap melihat sepeda motor itu berada di luar rumah hingga malam hari. Karena merasa ada kesempatan, ia nekat mencuri dengan cara memanjat bagian belakang rumah.

    Setelah berhasil masuk rumah, AA dengan leluasa mengincar target curian, namun karena melihat sepeda motor jenis RX King dengan kuncinya, AA langsung membawa pergi motor itu. Ia tak lagi menghiraukan sebelah sandalnya yang tertinggal saat memanjat rumah korban. 

    Perlahan, tersangka AA membuka pintu samping rumah untuk mendorong motor hasil curian itu. Berhasil keluar rumah, AA lansung 'tancap gas'. Rupanya ia tak sadar, aksinya membawa kabur sepeda motor itu dilihat warga, beruntung ia tak dihakimi massa.

    Sampai di Kota Padang Panjang, sepeda motor itu dijualnya dengan harga 'miring' sehingga dengan mudah mendapatkan uang. Rupanya, dari tangan pembeli pertama, sepeda motor itu dijual hingga pindah tangan sebanyak tiga kali.

    "Saya panjat lewat pintu belakang. Usai berhasil mencuri motor itu, saya bawa ke Padang Panjang untuk dijual. Saya tak lagi hiraukan sebelah sandal yang tertinggal," sebut tersangka AA saat menjalani pemeriksaan, Senin siang (20/7).

    Sementara Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim, AKP Nofrizal didampingi KBO Satreskrim, Iptu Army Ariosa menyebutkan, tersangka AA dibekuk di Kota Padang pada Jumat (17/7) lalu sekitar pukul 10.30 WIB.

    Tersangka dibekuk di rumah istrinya di Kawasan Bungus Timur, Kota Padang, setelah sebelumnya polisi melakukan pencarian di sejumlah tempat di Kota Padang. 

    "Pelaku melakukan pencurian terhadap sepeda motor RX King warna hitam dengan nomor polisi B 6206 tanggal 31 Maret 2020 lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Dari penyelidikan yang kita lakukan akhirnya kita berhasil membekuk tersangka AA dan dua orang penadah. Sementara untuk barang bukti (BB) sepeda motor masih kita cari," ucapnya. 

    Hingga kini, ketiga tersangka masih ditahan di Mapolres Limapuluh Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Lili Yuniati)